BerandaHits
Selasa, 26 Feb 2018 12:55

Banting Tulang Hidupi Bisnis Startup

Bisnis startup menjadi salah satu bisnis yang diminati anak muda dalam beberapa tahun terakhir. (Ilsol24ore.com)

Bisnis startup akhir-akhir ini mulai dilirik pelbagai kalangan. Kendati menggiurkan, mendirikan startup nggak segampang membalikkan telapak tangan lo.

Inibaru.id – Impian Jokowi menjadikan negeri ini sebagai “The Digital Energy of Asia” hampir terwujud. Saat ini Indonesia menempati peringkat keempat dunia dengan jumlah perusahaan startup mencapai 1.715. Jumlah yang cukup fantastis itu tentunya nggak lepas dari ikhtiar pemerintah untuk menginisiasi anak muda membuat perusahaan startup.

Sejumlah program dicanangkan untuk menyukseskan visi tersebut, salah satunya yakni program 1000 startup yang sudah dimulai sejak 17 Juni 2016 lalu. Masyarakat pun akhirnya berbondong-bondong mendirikan bisnis startup dengan beragam ide.

Kendati demikian, mendirikan bisnis startup bukanlah perkara yang mudah. Butuh mental yang kuat dan tentunya ide yang bagus serta modal yang cukup untuk membuat bisnis rintisan ini. Founder Tumbas.in Bayu Mahendra Saubig menuturkan perjuangannya saat mendirikan Tumbas.in. Dengan bekal jutaan rupiah, Bayu bersama ketiga temannya memberanikan diri membuat Tumbas.in.

Baca juga:
Startup di Mata Masyarakat
Mengintip Perjalanan Startup di Indonesia

Nggak berhenti di situ, Bayu juga harus mengenalkan aplikasi besutannya ke masyarakat khususnya Semarang. Beragam cara Bayu lakukan agar masyarakat mengenal Tumbas.in.

“Pas awal dulu saya dan teman-teman susah payah cari pelanggan. Saya promosi lewat Whatsapp, event-event, bahkan ikut pada acara car free day,” ujar Bayu.

Berkat kegigihannya mengenalkan Tumbas.in, pengguna aplikasi belanja daring kebutuhan dapur itu mencapai 1.600 orang. Transaksi yang telah dilakukan pada Tumbas.in juga menyentuh angka 3.400 sejak diluncurkan pada April 2017 lalu. Nggak heran kalau saat ini omzet per bulannya mencapai puluhan juta rupiah. Wah, keren ya, Millens.

Perjuangan yang panjang juga dialami co-founder Madhang.id, Maulana Bayu Samudro. Bayu yang berkolaborasi dengan putra ketiga Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep, merintis Madhang.id sejak Desember 2017 lalu. Mereka menciptakan aplikasi berbasis kuliner ini dengan tujuan memberdayakan UMKM.

Bayu mengungkapkan dirinya beserta tim harus bekerja ekstrakeras untuk mengenalkan Madhang.id ke publik. Dia beberapa kali ikut pertemuan ibu-ibu PKK untuk menyosialisasikan aplikasinya.

“Dulu saya sosialisasi ke ibu-ibu PKK sampai ke ibu-ibu kantoran. Saya promosi ke UMKM juga buat jadi tenant,” ungkap mahasiswa teknologi informasi Universitas Dian Nuswantoro Semarang ini.

Baca juga:
Coworking Space, Tempat Pengganti Kantor yang Asik
Dulu Nggak Ada, Profesi Kekinian Ini Sekarang Banyak Dicari

Kendati demikian, Bayu tetap yakin mengembangkan bisnis ini. Dia mengaku yakin dengan pengaruh Madhang.id yang kuat.

“Saya sangat yakin membuat Madhang.id karena saya sudah mempertimbangkan impact-nya yang cukup luas,” kata Bayu.

Memulai bisnis di dunia startup memang nggak mudah ya, Millens. Kamu harus memiliki strategi yang tepat agar bisnismu dapat bertahan dan berkembang. Namun, pengaruh startup yang besar untuk masyarakat menjadi kebahagiaan tersendiri bagi para founder. Apresiasi masyarakat itu pun jadi alasan kuat untuk mengembangkan produk-produknya. Bravo pegiat startup Indonesia! (IF/GIL)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: