BerandaHits
Selasa, 29 Apr 2019 16:46

Orang Tua Bisa Gunakan 5 Cara Ini untuk Tumbuhkan Literasi Digital pada Anak

Literasi digital di dalam keluarga. (Styfeed)

Perkembangan internet yang pesat hendaknya juga dibarengi dengan literasi digital di kalangan pengunanya. Nah, literasi digital ini bisa dimulai dari lingkungan terkecil yakni keluarga.

Inibaru.id – Sekarang ini internet sudah berkembang pesat bahkan menjadi kebutuhan pokok bagi sebagian orang. Dari anak-anak hingga orang tua kini mudah mengakses internet di mana saja dan kapan saja. Sayang, kemudahan itu nggak serta merta dibarengi dengan literasi digital bagi para penggunanya.

Hal ini dapat dilihat dari masih banyaknya hoaks yang bertebaran di media sosial. Lebih ironis lagi karena banyak pula yang menelan mentah-mentah informasi bohong tersebut tanpa mengonfirmasi terlebih dulu.

Ini tentu sangat berisiko bila digunakan anak-anak tanpa adanya pengawasan. Nah, alangkah lebih baiknya kalau diimbangi dengn litersi digital. Langkah ini bisa dimulai dari keluarga, kok. Berikut beberapa caranya seperti yang ditulis dalam Forum Sahabat Keluarga Kemendikbud.

Pengetahuan Orang Tua Harus Lebih Banyak

Orang tua sudah semestinya lebih tahu situs-situs apa yang memberi manfaat dansebaliknya. Berbekal pengetahuan itu, orang tua dapat mengarahkan anggota keluarga yang lain untuk menggunakan internet dengan baik dan positif. Ini berarti orang tua dituntut mampu mengikuti perkembangan zaman dan memahami teknologi digital secara terus menerus.

Komitmen dalam Penggunaan Teknologi Digital

Membuat komitmen bersama keluarga mengenai tata cara penggunaan teknologi digital juga patut dilakukan. Aturan itu bisa berisi perjanjian untuk nggak menggunakan ponsel di saat-saat tertentu seperti ketika sedang makan, berekreasi, atau acara keluarga. Orang tua juga dapat memberikan batasan waktu bagi anak bermain ponsel.

Selain itu, orang tua juga mesti mengingatkan dan memberi penjelasan bila anaknya mengakses situs-situs yang nggak diizinkan. Orang tua juga sebaiknya memberi contoh yang baik terkait penggunaan ponsel di depan anak-anak.

Penyediaan Wahana Rekreasi di Rumah

Salah satu alasan seseorang ketergantungan bermain ponsel adalah mereka  butuh rekreasi. Bermain gim, bercakap dengan temannya lewat chat atau video call merupakan bagian dari hiburan. Nah, bila kamu nggak pengin anggota keluargamu kecanduan internet, cobalah siapkan wahana rekreasi lain dan ciptakan forum santai bersama keluarga.

Meningkatkan Kepedulian Masyarakat

Sebagai tempat berinteraksi, dunia maya juga punya norma dan etika yang berlaku. Namun, norma dan etika yang berlaku di dunia maya terkadang diabaikan karena para pengguna merasa nggak saling berhadapan langsung. Seseorang kemudian merasa lebih bebas menyerang pribadi orang lain di dunia maya tanpa memikirkan dampaknya di dunia nyata. Kendati secara hukum sudah diberlakukan UU ITE, akan lebih baik bila semua pengguna internet sadar dengan norma dan etika dalam mengakses media sosial itu.

Memperhatikan dan Mngawasi Anak di Bawah Umur

Konten-konten yang ada di Youtube, Instagram, Google, dan Facebook sangat berpengaruh bagi para penggunanya. Dalam hal ini, lagi-lagi fungsi orang tua sebagai pengawas sangat dibutuhkan. Sesekali, anak-anak terutama yang ada di bawah umur boleh mengakses internet tapi intensitasnya terbatas.

Itulah hal-hal yang perlu diperhatikan untuk membangun literasi digital yang sehat dalam keluarga.  Yuk, gunakan internet dan gawai dengan bijak, Millens! (IB07/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: