BerandaHits
Jumat, 31 Jan 2019 12:47

Awan Panas Mulai Keluar dari Puncak Merapi

Guguran lava pijar dari Puncak Gunung Merapi. (AP/Slamet Riyadi)

Gunung Merapi mulai mengeluarkan awan panas pada Selasa (29/1/2019). Kendati begitu, status Gunung Merapi masih waspada atau Level II.

Inibaru.id – Gunung Merapi sudah beberapa kali mengeluarkan guguran lava pijar termasuk pada Selasa (29/1/2019) malam. Namun, setelah dianalisis pada visual kejadian dan deposit, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyatakan guguran itu adalah awan panas.

“Berdasarkan analisis visual kejadian serta deposit, kami bisa menyimpulkan bahwa guguran pada tanggal 29 Januari 2019 pukul 20.17, 20.53, dan 21.14 WIB sebagai guguran awan panas,” terang Kepala BPPTKG Hanik Humaida seperti ditulis Detik.com, Rabu (30/1).

Guguran pertama yang teramati pada 20.17 WIB memiliki jarak luncur hingga 1.400 meter dengan durasi sekitar 141 detik atau lebih dari 2 menit. Guguran awan panas kedua terjadi pada pukul 20.53 WIB berlangsung selama 135 detik dengan jarak luncur mencapai 1.350 meter. Sementara itu, guguran ketiga yang terjadi pukul 21.14 WIB meluncur selama 11 detik dengan jarak luncur sekitar 1.100 meter.

“Semua guguran awan panas ini mengarah ke hulu Kali Gendol,” jelas Hanik.

Setelah terjadi guguran awan panas, beberapa wilayah yang ada di Kabupaten Klaten dan Boyolali mengalami hujan abu tipis. Hal ini sesuai dengan arah angin yang memang menuju ke timur Gunung Merapi.

Status Masih Waspada

Kendati telah terjadi guguran awan panas, pihak BPPTKG memutuskan untuk tidak menaikkan status Gunung Merapi.

“Terkait dengan kejadian guguran awan panas, jarak luncurnya masih dianggap pendek. Jadi aktivitas Gunung Merapi masih di level II atau waspada,” kata Hanik.

Sobat Millens yang tinggal di dekat Gunung Merapi sebaiknya tetap waspada, ya. Jangan lupa siapkan tas darurat dan amankan surat-surat berharga sebagai antisipasi bila sewaktu-waktu ada imbauan untuk mengungsi. (IB09/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Lezatnya Mi Ayam Ceker Pak Kawit yang Melegenda di Pusat Kota Semarang

16 Jan 2026

Rupiah Masuk Daftar 5 Besar Mata Uang Terlemah di Dunia

16 Jan 2026

Kembali Didera Banjir, Warga Desa Wonorejo Memilih Bertahan di Rumah

16 Jan 2026

Bertahan dalam Banjir; dari Alasan Merawat Ternak hingga Menjaga Anggota Keluarga

16 Jan 2026

Yuk, Intip Tradisi Leluhur 'Nabung' Air Hujan yang Mulai Terlupakan

16 Jan 2026

Jateng Nol Desa Sangat Tertinggal, Kini Ribuan Berstatus Mandiri dan Maju!

16 Jan 2026

Viral Buku 'Broken Strings, Begini Tanggapan Orang Tua yang Memiliki Anak Remaja

17 Jan 2026

Lebih dari Merajut Kerukunan, Tradisi Nyadran Perdamaian di Temanggung Digelar Demi Menjaga Alam

17 Jan 2026

Perselingkuhan dan Judol, Pemicu Ribuan Istri Gugat Cerai Suami di Semarang

17 Jan 2026

Perbarui Eksonim, Indonesia Revisi Penulisan Nama Sejumlah Negara Asing

17 Jan 2026

Begini Pola Pelaku Child Grooming di DIY Menguasai Korbannya

17 Jan 2026

Menyisir Jejak Pangeran Samudra, Bangsawan Majapahit yang Abadi di Puncak Kemukus

17 Jan 2026

Trik Menyimpan Pisang Biar Nggak Cepat Membusuk

18 Jan 2026

Enak dan Mengenyangkan, Begini Cerita Warung Pecel dan Brongkos Mbok Teguh Pakis, Magelang

18 Jan 2026

Ratusan Ribu Keluarga Belum Punya Rumah, Apa Rencana Pemkot Semarang?

18 Jan 2026

Ketika Wayang Klithik Menolak jadi 'Artefak' Budaya

18 Jan 2026

Gawat! Dijajah Spesies Asing, Jumlah Serangga Lokal Anjlok

18 Jan 2026

Parenting Tipe C, Gaya Asuh Fleksibel yang Bikin Anak dan Orang Tua Lebih Bahagia

18 Jan 2026

Di Korea Selatan, Siswa Pelaku Bullying Dipersulit Masuk Universitas

19 Jan 2026

Melegenda di Muntilan, Begini Kelezatan Bubur Mbah Gamping

19 Jan 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: