BerandaHits
Selasa, 7 Mei 2018 18:23

Aksi Mengusir Kapal Tongkang untuk Selamatkan Terumbu Karang di Karimunjawa

Berlabuhnya kapal-kapal tongkang di wilayah konservasi tersebut merusak terumbu karang yang menjadi rumah sekitar 400 spesies fauna laut.

Greenpeace bersama beberapa organisasi peduli lingkungan adakan aksi untuk penangkapan tongkang batu bara. Aksi tersebut guna melindungi dan menjaga terumbu karang yang ada di Taman Nasional Karimunjawa.

Inibaru.id – Kerusakan parah pada terumbu karang di Taman Nasional (TN) Karimunjawa yang diduga dilalui tongkang-tongkang menggerakkan organisasi lingkungan nirlaba Greenpeace untuk melakukan aksi pengadangan. Bersama para aktivis lingkungan lain dan kapal Greenpeace, Rainbow Warrior, mereka menangkap kapal tongkang tersebut.

Seperti ditulis CNN Indonesia, Selasa (2/5/2018), ketika kapal Greenpeace Rainbow Warrior tiba di perairan TN Karimunjawa, ada satu tongkang batu bara yang terparkir di area taman nasional berserta kapal tunda (tug boat). Setelah sebelumnya memberikan peringatan kepada tug boat, para aktivis Greenpeace pun langsung menyerbu tongkang dan tug boat dengan meggunakan enam perahu karet.

Kapal Rainbow Warrior. (Viva.co.id/Muhammad Ali Wafa)

Dalam menjalankan aksinya, pihak Greenpeace melakukan aksi mengecat lambung kapal dengan cat ramah lingkungan bertuliskan beberapa pesan seperti "Coral Not Coal", "#BreakFreeFromCoral", dan "Coal Kills".

Aksi Greenpeace. (Viva.co.id/Muhammad Ali Wafa)

Menurut Juru Kampanye Perubahan Iklim Greenpeace Indonesia, Didit Haryo, pihak Greenpeace membangun komunikasi dengan para kru tongkang dan kapal tunda. Mereka beralasan mengalami kerusakan para pada mesin dan kekurangan logistik. Nggak lama setelah itu, para kru tersebut sepakat untuk segera meninggalkan taman nasional.

Mengusir kapal tongkang demi keselamatan terumbuk karang di Karimunjawa. (tirto.id)

Selain menggaet kapal Rainbow Warrior, Greenpeace juga mendatangi Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dalam melancarkan aksinya tersebut. Pihak KLHK kemudian menghubungi Balai Taman Nasional untuk mengusir kapal-kapal yang tidak seharusnya berlabuh sembarangan di kawasan tersebut.

Untuk memperkuat aksi gabungan itu, Greenpeace mengaku akan bekerja sama dengan Alam Karimun (Akar) serta komunitas lingkungan lainnya untuk menyelamatkan terumbu karang serta menjaga kelestarian di kawasan TN Karimunjawa.

Wah, semoga dari aksi tersebut, kamu bisa belajar untuk menjaga kelestarian lama ya,  Millens. (IB11/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: