BerandaHits
Selasa, 2 Des 2024 18:21

Akhir Kuartal Ketiga 2024, Ada 1.295 kasus HIV/AIDS di Kabupaten Semarang

Pada Januari hingga Agustus 2024 ditemukan 79 kasus baru pengidap HIV/AIDS di Kabupaten Semarang. (via Radar Bontang)

Hingga akhir kuartal ketiga 2024 terdapat 1.295 kasus HIV/AIDS di Kabupaten Semarang. Tiga wilayah yang potensi penyebarannya tinggi adalah Bergas, Bawen, dan Bandungan.

Inibaru.id - Ketua Komisi Penanggulangan AIDS Kabupaten Semarang, Puguh Wijoyo Pakuwojo melaporkan hingga akhir kuartal ketiga 2024 terdapat 1.295 kasus HIV/AIDS di wilayah tersebut. Komisi terus menjalin kerja sama dengan Puskesmas dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) untuk menjaring potensi pengidap baru.

Laporan tersebut diutarakan Puguh pada peringatan Hari AIDS Sedunia oleh Forum Pencegahan dan Pengendalian (P2) HIV Perusahaan se-Kabupaten Semarang, di ruang terbuka hijau (RTH) Desa Klepu, Kecamatan Pringapus, Sabtu (30/11/2024) siang.

Menurutnya, dibutuhkan kerja sama untuk menjaring orang-orang yang rentan terkena AIDS. “Jika ada temuan kasus, maka itu hasil kerja sama semua pihak. Kita terus berupaya mencegah, agar pada 2030 mendatang tidak ada lagi penularan, kematian, dan diskriminasi pengidap,” jelasnya.

Puguh juga melaporkan, dari Januari hingga Agustus 2024 ditemukan 79 kasus baru. Sebanyak 41 kasus berasal dari karyawan swasta, sembilan ibu rumah tangga, sembilan buruh, enam wanita pekerja seksual (WPS), empat wiraswasta, tiga petani, tiga pengangguran, serta masing-masing satu kasus dari kelompok sopir, guru, pelajar, dan tukang ojek.

Pemeriksaan Voluntary Counselling and Testing (VCT) terus dianjurkan, terutama di lingkungan perusahaan.

Penyerahan penghargaan kepada tiga perusahaan yang dinilai aktif dalam edukasi AIDS. (Dinkominfo Kab. Semarang)

Pada kesempatan yang sama, Bupati Semarang melalui Kepala Dinas Kesehatan, Dwi Saiful Noor Hidayat, mengajak seluruh pihak untuk bekerja sama dalam mencegah dan mengendalikan penyebaran HIV/AIDS. Dia mengingatkan bahwa kasus HIV/AIDS ibarat fenomena gunung es. Saat satu pengidap ditemukan, hampir dipastikan ada seratus orang lain yang telah tertular.

“Kita semua sadar tidak mungkin menghilangkan seratus persen penyakit ini. Namun sangat perlu pencegahan, agar tidak meningkat jumlah kasusnya,” tegasnya.

Dwi juga mengungkapkan bahwa banyak pengidap HIV/AIDS yang enggan mengakui kondisinya dan nggak memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan. Dia menyebut wilayah Bergas, Bawen, dan Bandungan sebagai daerah yang memiliki potensi penyebaran tinggi.

“Kita terus pererat kerja sama untuk menekan penyebarannya,” katanya lagi.

Mengingat banyak pengidap yang merupakan pekerja, Kepala Bidang Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Semarang, Endung Sulistiono mengingatkan para pimpinan perusahaan untuk memenuhi kewajiban menjaga kesehatan dan keselamatan pekerja sesuai Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003. Salah satunya dengan mencegah penyebaran HIV/AIDS di tempat kerja.

Dalam acara tersebut, ada tiga perusahaan yang diberikan penghargaan lantaran dinilai aktif dalam edukasi dan pencegahan HIV/AIDS, yaitu PT Apac Inti Corpora, PT USG, dan PT Sumber Bintang Rejeki.

Semoga kerja sama ini makin erat dan meluas sehingga banyak orang yang teredukasi tentang HIV/AIDS ya, Millens! (Siti Zumrokhatun/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: