BerandaHits
Minggu, 17 Mei 2025 15:56

Ajak Petani Jateng Beralih ke Pupuk Organik, Sumanto: Tanah Juga Perlu Dijaga!

Ketua DPRD Jateng Sumanto mengajak petani untuk turut menjaga tanah dengan beralih ke pupuk organik. (DPRD Jateng)

Ketua DPRD Jateng Sumanto mengajak petani untuk beralih ke pupuk organik demi keberlanjutan.


Inibaru.id – Tanah subur itu nggak datang begitu saja, apalagi kalau terus-menerus “disuapi” pupuk kimia. Lama-lama tanah bisa rusak dan mempengaruhi kualitas tanaman pangan. Sehubungan dengan itu, Ketua DPRD Jawa Tengah, Sumanto, mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan tanah demi ketahanan pangan. Salah satu caranya? Ya, mulai beralih ke pupuk organik, Millens.

"Pupuk organik harus terus digalakkan karena lebih aman bagi tanah dan lingkungan,” tegas Sumanto, tak lama ini.

Sumanto melihat penggunaan pupuk ramah lingkungan sebagai langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan, baik di tingkat lokal maupun nasional. Apalagi, makin hari kebutuhan pangan terus meningkat seiring bertambahnya jumlah penduduk.

Masalahnya, selama ini banyak petani yang terlalu bergantung pada pupuk anorganik. Padahal, pemakaian berlebihan bisa bikin tanah rusak, bahkan bisa mencemari lingkungan dan membahayakan kesehatan manusia akibat residu bahan kimia.

"Kalau penggunaan pupuk kimia tidak dikendalikan, tanah akan kehilangan kualitasnya, dan itu membahayakan ekosistem pertanian,” jelasnya.

Sumanto yakin jika petani sudah paham tentang manfaat pupuk organi, mereka bakal lebih siap menjaga kualitas tanah. ( DPRD Jateng)

Sumanto pun mendorong agar para petani mendapat edukasi tentang manfaat pupuk organik dan cara membuatnya sendiri. Dia yakin, kalau petani paham dan terampil, mereka akan lebih siap menjaga kualitas tanah tanpa bergantung pada bahan kimia.

Pupuk organik sendiri berasal dari bahan-bahan alami seperti kompos, kotoran ternak, atau sisa tanaman. Selain lebih ramah lingkungan, cara ini juga dianggap lebih tahan lama dan cocok untuk pertanian jangka panjang.

"Ketahanan pangan tidak bisa hanya mengandalkan produksi tinggi, tapi juga harus memperhatikan kesehatan tanah,” tambah Sumanto.

Sumanto berharap pemerintah daerah lebih aktif dalam memberikan pelatihan dan memperluas akses petani terhadap pupuk organik. Menurutnya, pertanian berkelanjutan harus terus diperjuangkan agar generasi mendatang masih bisa menikmati tanah yang subur dan sehat.

Kalau menurutmu apakah petani kita sudah siap untuk beralih ke pupuk organik? (Siti Zumrokhatun/E01)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Belajar dari Burung Dodo: Ketika Dunia Berubah, Bertahan Saja Tidak Cukup

1 Mei 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: