BerandaHits
Minggu, 14 Apr 2018 16:05

Lima Pemain Persija Dihukum Komdis PSSI, Gede Widiade Lakukan Banding

Segenap pemain Persija meminta maaf terkait menyebarnya video yang menghina suporter Persib Bandung, Viking. (Tribunnews.com)

Direktur Utama Persija Gede Widiade ajukan banding terkait hukuman Komdis terhadap lima pemainnya. Pihak Persija masih ingin mengetahui apakah pemainnya benar salah atau tidak.

Inibaru.id – Komisi Disiplin (Komdis) PSSI menjatuhkan sanksi kepada lima pemain Persija Jakarta terkait video penghinaan pada suporter Persib Bandung, Viking. Kelima pemain yang dihukum Komdis PSSI itu adalah Gunawan Dwi Cahyo, Ahmad Syaifullah, Jaimerson Xavier, Asri Akbar, dan Riko Simanjuntak.

Hukuman tersebut berupa denda Rp 15 juta dan kerja sosial mengampanyekan antirasial baik di media sosial pribadi maupun klub Persija. Namun, rupanya Direktur Utama Persija Jakarta Gede Widiade pengin melakukan banding terkait hukuman tersebut.

"Saya menerima, tetapi akan melampirkan banding karena tanpa dasar hukuman. Kalau si pengadil tidak bisa membuktikan siapa yang melakukan, lalu dasar denda Rp 15 juta itu apa? Jadi, hal ini jangan dijadikan alat untuk memutuskan secara sepihak. Tidak bagus" kata Gede seperti ditulis Kompas.com, Sabtu (14/4/2018).

Gede juga mengatakan, hukuman tersebut dirasa kurang adil, terutama denda uang yang nggak sedikit. Hal ini karena ada pemain Persija yang gajinya nggak sebesar denda tersebut.

Masalah perkataan rasial, Gede mengaku nggak hanya pemain Persija yang seharusnya menghilangkan kata-kata tersebut tapi seluruh masyarakat Indonesia. Dia juga masih pengin mengetahui bukti autentik yang dijadikan dasar untuk menghukum pemainnya.

"Kalau faktanya video, saya bisa saja menyampaikan kalau Persija (Jakmania) juga sering dijelek-jelekkan dan ada rekamannya. Namun, saya tidak mau, makanya saya kemarin menyampaikan permintaan maaf secara terbuka selaku pimpinan tertinggi di Persija," ujar pengusaha asal Surabaya ini.

Kelima pemain Persija dihukum Komdis PSSI setelah video mereka yang dianggap menghina pendukung Persib Bandung tersebar di media sosial. Dalam video yang berdurasi 24 detik tersebut, Gunawan Dwi Cahyo dan Riko Simanjuntak menjadikan Viking sebagai bahan candaan seperti yang ditulis Cnnindonesia.com (28/3).

Hm, semoga masalah ini cepat selesai ya, Millens. (IB07/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Belajar dari Burung Dodo: Ketika Dunia Berubah, Bertahan Saja Tidak Cukup

1 Mei 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: