BerandaHits
Jumat, 14 Feb 2019 12:30

5 Fakta Unik di Balik Valentine yang Nggak Banyak Orang Tahu

Tanggal 14 Februari adalah Hari Kasih Sayang. (www.hariansejarah.id)

Setiap tanggal 14 Februari, beberapa negara di dunia merayakan Hari Kasih Sayang. Namun, tahu kah kamu fakta unik dibalik perayaan ini? Simak yuk.

Inibaru.id – Valentine’s Day atau biasa disebut hari kasih sayang merupakan hari di mana orang-orang saling bertukar kado kepada pasangan sebagai ungkapan kasih sayang. Nggak hanya kepada pasangan, perayaan yang jatuh setiap tanggal 14 Februari ini juga ditujukan kepada sahabat, saudara, dan keluarga. Hadiah yang diberikan biasanya berupa cokelat, karangan bunga, boneka, bahkan perhiasan.

Namun, ada beberapa fakta unik yang perlu kamu tahu nih Millens, di balik meriahnya perayaan Valentine.

Hari Valentine lahir dari kematian seseorang

St. Valentine. (www.brockbuilt.com)

Tahu kah kamu bagaimana perayaan Valentine muncul? Kisahnya berawal dari seorang pastor Katolik Santo Valentine yang dieksekusi oleh Kaisar Romawi Cladius II pada abad ke-3. Sebab, Santo Valentine sering menikahkan para pasangan muda secara diam-diam. Padahal, saat itu kaisar melarang pria-pria muda menikah karena akan diminta berperang. Santo Valentino dieksekusi dengan tragis dengan cara dipenggal.

Untuk menghilangkan kesialan dan kutukan, pada zaman Romawi Kuno kota tersebut memperingati Valentine pada 14 Februari. Namun, perkembangan zaman saat ini, setiap negara mulai mengubah bentuk tradisi sehingga Valentine dikenal sebagai hari kasih sayang. Alasannya untuk menghormati Santo Valentine yang telah berjuang menyatukan dua hati yang saat itu dilarang.

Alasan mengapa gambar hati sebagai simbol cinta

Daun berbentuk hati. (nyamukgatal.blogspot.com)

Mengetahui asal mula bentuk hati, Kompas.com, Rabu (13/2/2019), menulis bentuk hati menyerupai tanaman silphium yang sudah punah. Tanaman tersebut berada di benua Afrika dan biasanya digunakan sebagai pewarna makanan, sirup obat, dan alat kontrasepsi. Bentuknya yang diasosiasikan dengan seks akhirnya berubah menjadi cinta. Namun, beberapa orang justru menganggap bentuk hati sebagai representasi payudara, bokong, atau organ seksual. Padahal bentuk hati ini merupakan penggambaran hati di tubuh manusia.

Cokelat dan bunga mawar sebagai kado favorit Valentine

Cokelat dan bunga mawar. (id.flitto.com)

Pada tahun 1537, Raja Henry VII dari Inggris mengumumkan bahwa tanggal 14 Februari adalah hari libur nasional untuk merayakan hari kasih sayang. Pada momen yang sama, Richard Cadburry membuat kotak cokelat pertama edisi Valentine pada tahun 1868. Saat itulah orang-orang mulai berasumsi bahwa cokelat adalah hadiah terbaik karena rasanya manis dan lembut, simbol kasih sayang.

Sedangkan mawar merah menjadi hadiah karena pada zaman Victoria, orang menyampaikan emosinya melalui bahasa bunga atau floriografi. Mawar merupakan lambang keromantisan dengan warnanya yang merah. Dewi cinta dalam mitologi Romawi, yakni Dewi Venung juga sangat menyukai bunga mawar.

Alasan Valentine identik dengan warna merah

Cokelat dengan hiasan berwarna merah. (Elitedaily)

Warna merah dianggap sebagai lambang gairah dan seksualitas. Hal ini pun dapat dibuktikan secara ilmiah. Warna merah juga melambangkan percaya diri, spontanitas, dan tekad. Selain merah, warna merah muda juga identik dengan Valentine karena melambangkan kelembutan.

Perayaan Valentine’s Day di beberapa negara

Perayaan Valentine’s Day di negara Italia. (REUTERS / Tony Gentile)

Di beberapa negara Valentine dirayakan dengan perayaan yang berbeda-beda dengan inti yang sama. Di Indonesia, orang memberikan hadiah berupa cokelat, boneka, atau bunga kepada pasangannya sebagai bentuk cinta. Di Jepang, perempuan membuat cokelat spesial untuk orang yang disukainya dan membelikan cokelat untuk sahabat dan teman-temannya. Di Finlandia, Hari Valentine ditujukan kepada sahabat atau mereka menyebutnya dengan Hari Persahabatan. Sementara di Denmark, seseorang akan menulis puisi atau surat pernyataan cinta secara misterius kepada orang yang disukainya.

Nah, itulah beberapa fakta unik tentang Hari Valentine. Nah, Valentine kali ini kamu bakal dapat cokelat dari siapa ya? (IB07/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: