BerandaHerbalicious
Sabtu, 15 Des 2017 15:00

Cara Gampang Tangkal Difteri

Jus nanas, minuman segar yang berkhasiat menangkal difteri. (khasiat.co.id)

Ancaman difteri begitu serius sampai-sampai belasan provinsi menyatakan daerah mereka berstastus kondisi luar biasa (KLB) difteri. Ada banyak buah dan tanaman yang mudah diperoleh sebagai obat herbal untuk penyakit tersebut.

Inibaru.id – Difteri ini penyakit lama yang kini muncul lagi dan menjadi ancaman serius bagi kita. Sudah ada orang yang didiagnosis menderita penyakit tersebut. Belasan provinsi memberlakukan status kondisi luar biasa (KLB) difteri.

Perlu kamu tahu dulu, tiingkat kematian dari penderita difteri mencapai 20 % untuk Indonesia dengan kemungkinan menular yang sangat tinggi. Bahkan seorang yang mengalami serangan difteri bisa dengan mudah menularkan penyakitnya pada mereka yang satu rumah dengannya dalam hitungan inkubasi beberapa hari saja.

Kenapa mematikan? Difteri adalah penyakit yang menyerang jaringan dalam saluran pernapasan yang ditimbulkan oleh serangan infeksi bakteri Corynebacterium diphtheriae dan Corynebacterium ulcerans. Penyakit ini memiliki ciri khas terbentuknya membran berwarna kelabu pada area tenggorokan yang berlapis lendir pekat. Membran inilah yang sering menyebabkan pasien mengalami batuk berat dengan rasa sesak yang bisa membawa kematian.

Pengobatan medis sejauh ini ini menggunakan dua sistem, yakni dengan antibiotik dan antitoksin. Antibiotik bertujuan mematikan serangan bakteri, sedangkan antitoksin untuk menetralisasi kadar toksin bakteri dalam darah. Perawatan ini membutuhkan tempo setidaknya 3 minggu sampai 2 bulan untuk pulih kembali. Kadang diperlukan operasi pengangkatan membran bila membran sudah terlalu tebal sehingga mustahil terkelupas dengan sendirinya.

Baca juga:
Mau Lancar Haid, Cari dan Konsumsi Buah Ini
Jangan Tanya Khasiat Takokak

Laman deherba.com menulis, solusi alternatif yang bisa membantu meningkatkan kemungkinan hidup dan penyembuhan adalah dengan obat herbal difteri. Itu berarti memanfaatkan bahan herbal alami yang berkhasiat memperbaiki masalah infeksi dan kerusakan sel area tenggorokan, dengan kadar antibiotik dan antitoksin tinggi. Beberapa obat herbal tersebut antara lain, sebagai berikut.

Jus Nanas

Dalam nanas terdapat kandungan bromelein yang sangat baik untuk antiradang dan membantu mengelupas sel-sel rusak pada area tenggorokan, termasuk baik untuk membantu meluruhkan membran kelabu akibat difteri. Senyawa dalam nanas juga membantu meningkatkan imunitas dan antioksidan yang cukup tinggi.

Bawang Putih Segar

Dalam bawang putih terdapat kandungan minyak atsiri yang bekerja sebagai antibakteri dan antiradang, juga kandungan organosulfida yang secara aktif mampu bekerja meluruhkan membran kelabu karena difteri. Terdapat pula khasiat unik dari saltivine yang terbukti sangat baik memperbaiki kerusakan sel, termasuk mengembalikan fungsi sel dan jaringan di area dinding tenggorokan.

Jeruk Lemon dan Rosella

Perpaduan air rebusan bunga rosella dengan perasan jeruk nipis mampu bekerja sama dalam menyingkirkan racun dari bakteri Corynebacterium diphtheriae dan Corynebacterium ulcerans. Ini berkat perpaduan beragam antitoksin di dalamnya, dan juga sifatnya yang mirip nanas dalam meluruhkan sisa sel-sel rusak karena peradangan pada tenggorokan. Fungsinya ini sangat baik untuk mengatasi difteri.

Baca juga:
Daunnya sih Gatal, tapi Khasiatnya…
Kesemek: Antara Santapan dan Obat

Jus Noni

Dalam buah noni atau mengkudu terdapat kandungan antitoksin xeronine dan flavonoid yang baik untuk mengatasi masalah tumpukan toksin dalam darah. Juga mengandung antibiotik alami yang mampu bekerja aktif melawan bakteri. Terdapat pula kandungan scolopetin dan terpenoid yang efektif meredakan peradangan dan membantu pemulihan sel pada tenggorokan.

Nah, buah dan tanaman itu nggak sulit didapat, bukan? (EBC/SA)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Blok GM, Surga Anak Skena, dan Wajah Baru Kota Semarang saat Malam

9 Apr 2026

Puting Beliung Terjang Banyumanik, Pemkot Semarang Akan Perbaiki Rumah Warga Terdampak

9 Apr 2026

Kembalikan Ruh, Tiket Masuk Resmi Ditiadakan dalam Tradisi Bulusan

9 Apr 2026

Pecinan Semarang Bakal Dikelilingi Arak-arakan 50 Kelenteng Akhir Pekan Ini!

10 Apr 2026

30 Persen Jemaah Haji asal Semarang Masuk Kategori Muda, Puluhan di Antaranya Gen Z

10 Apr 2026

Kolaborasi AMSI dan Meta untuk Dukung Jurnalisme Berkualitas

10 Apr 2026

Jaga Produksi, Pengusaha Tahu Semarang Putar Otak saat Harga Kedelai dan Plastik Naik

10 Apr 2026

Ogah Cuma Jadi Formalitas, Sumanto Pengin Bedah LKPJ 2025 Hasilkan Solusi Nyata buat Jateng

11 Apr 2026

Investasi buat Anak Cucu, Sumanto Ajak Relawan Jaga Kali-Rawat Bumi

12 Apr 2026

Kecelakaan (Lagi) di Silayur Semarang, Mau sampai Kapan?

12 Apr 2026

Bernuansa Spiritual, Tradisi Kirab Kelenteng di Pecinan Semarang

13 Apr 2026

Lansia Dominasi Calhaj Asal Semarang, Kesehatan jadi Tantangan Serius

13 Apr 2026

ASN Jateng WFH Tiap Jumat, Sumanto: Jangan Sampai Pelayanan Publik Malah Libur

13 Apr 2026

Dishub Perketat Akses Masuk ke Silayur, Dua Portal Disiapkan untuk Batasi Truk Tronton

14 Apr 2026

Forbasi Matangkan Struktur Organisasi via Rakernas dan Sertifikasi Juri-Pelatih

14 Apr 2026

Ikhtiar Warga Silayur, Kembalikan Tradisi Ruwatan untuk Keselamatan Pengguna Jalan

14 Apr 2026

Grup Cowok: Batas Tipis antara Bercanda dan Pelecehan Seksual

15 Apr 2026

Menanti Surpres, Nasib RUU PPRT Kini di Tangan Presiden

15 Apr 2026

Temuan Fosil Purba di Bumiayu, Diduga Lebih Tua dari Sangiran

16 Apr 2026

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: