BerandaFoto Esai
Senin, 13 Des 2020 08:27

Mentari yang Ingin Terus Menari Rote untuk Tanah Nusa Lontar

(Ekspedisi Bakti Untuk Negeri/Arya Manggala)

Menthary, penari muda asal Kabupaten Rote Ndao memanfaatkan internet untuk mempromosikan tarian asli Rote. Berawal dari iseng, kini dirinya pengin Tari Rote dikenal dunia.

Inibaru.id – Tarian Rote merupakan salah satu budaya asli Rote, Nusa Tenggara Timur. Kini tarian ini kerap muncul dalam acara nasional maupun internasional. Salah seorang penari yang hingga kini masih aktif yaitu Lerthy Menthary Suek. Dia berasal Kabupaten Rote Ndao.

Nggak cuma menari, perempuan yang akrab disapa Tari ini juga aktif mempromosikan tarian Rote lewat media sosial. Sejak kelas 4 SD, dia telah aktif aktif menari. Namun, gadis murah senyum itu mulai menyeriusi tarian tradisional di daerahnya itu sewaktu memasuki SMA.

Kendati sudah mengenal Tari Rote sejak SD, menari bukanlah keinginan awalnya. Keputusan nyemplung ke dunia tari bahkan dimulai dengan ketidaksengajaan.

“Iya, tidak sengaja, karena harus mewakili lomba," buka Tari, mengenang lomba menari yang diikutinya pada 2012. "Tapi keputusan ikut sanggar adalah keputusan sendiri.”

Keikutsertaan pada lomba sekitar sewindu lalu itu pun kemudian menuntunnya untuk turut serta dalam lomba tari tingkat kecamatan, lalu kabupaten. Dia juga pernah tampil dalam Hari Aksara Internasional dan Pembukaan Wonderful Indonesia pada 2013 yang selalu dikenangnya.

“Yang pasti (saat menari di) Wonderful, karena pertama kali di panggung yang besar dan keluar dari NTT, jadi akan diingat terus” ujar Tari.

Semangat Lestarikan Budaya

Kini, Tari ingin terus menari. Perempuan yang mengaku pe-de menari setelah menang lomba menari di gereja setempat ini pengin turut melestarikan budaya di tempatnya. Menurutnya, menari membuatnya dilihat generasi muda yang mulai abai budaya sendiri.

Dengan perantara Youtube, berbekal tripot dan ponsel sederhana, dia merekam aktivitas menari Tarian Rote agar tersiar ke seluruh dunia. Tari yakin, dengan cara itu, masyarakat akan bisa mengenal tarian di daerahnya.

Semangat menari ini tentu saja sangat terbantu dengan akses internet di tempat tinggalnya yang kian mudah sekarang. Dulu, ungkapnya, perlu usaha ekstra untuk dapat berkomunikasi. Kemudahan internet baru diperolehnya sekitar 2014-2015.

“Orang-orang (di tempatnya) sekarang sudah aktif menggunakan sosmed,” jelasnya.

Hal ini diamini Bupati Rote Ndao Paulina Haning Buluu. Menurutnya, program Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) dari Kemenkominfo cukup memengaruhi promosi budaya di kabupatennya tersebut.

“Sudah dua tahun ada BAKTI memang cukup memengaruhi di dalam promosi tarian, bersyukur anak-anak yang punya bakat ditampung di sanggar dan lebih aktif mengembangkan bakat mereka sebagai penari,” ungkap Paulina.

Tari sadar, lingkungannya turut memengaruhi kesukaannya dalam menari. Untuk itu, dia berkomitmen untuk menjadi salah satu orang yang akan terus menari agar dapat memengaruhi orang-orang di sekitarnya.

“Untuk itu saya ingin menjadi salah satu orang yang terus menari agar dilihat, agar anak-anak di daerah sini juga suka dengan tarian daerah,” tutupnya.

Internet terbukti memberikan dampak yang positif jika digunakan dengan bijak. Buktinya, keberadaan internet di Kabupaten Rote Ndao membuat budaya eksotis mereka semakin di kenal oleh masyarakat luas. Kamu setuju, Millens? (IB27/E03)

(Ekspedisi Bakti Untuk Negeri/Arya Manggala)
(Ekspedisi Bakti Untuk Negeri/Arya Manggala)
(Ekspedisi Bakti Untuk Negeri/Arya Manggala)
(Ekspedisi Bakti Untuk Negeri/Arya Manggala)
(Ekspedisi Bakti Untuk Negeri/Arya Manggala)
(Ekspedisi Bakti Untuk Negeri/Arya Manggala)
(Ekspedisi Bakti Untuk Negeri/Arya Manggala)
(Ekspedisi Bakti Untuk Negeri/Arya Manggala)
(Ekspedisi Bakti Untuk Negeri/Arya Manggala)
(Ekspedisi Bakti Untuk Negeri/Arya Manggala)
(Ekspedisi Bakti Untuk Negeri/Arya Manggala)
(Ekspedisi Bakti Untuk Negeri/Arya Manggala)
(Ekspedisi Bakti Untuk Negeri/Arya Manggala)
(Ekspedisi Bakti Untuk Negeri/Arya Manggala)
(Ekspedisi Bakti Untuk Negeri/Arya Manggala)
(Ekspedisi Bakti Untuk Negeri/Arya Manggala)
(Ekspedisi Bakti Untuk Negeri/Arya Manggala)
(Ekspedisi Bakti Untuk Negeri/Arya Manggala)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Kok Bisa Sih Cadangan Minyak Indonesia Cuma 20 Hari?

6 Mar 2026

'Bom Nuklir' dan 'Perdamaian' yang Viral di Tengah Eskalasi Konfik Timur Tengah

6 Mar 2026

Saking Bekunya Musim Dingin, Warga Laut Baltik Berseluncur dari Satu Pulau ke Pulau Lain

6 Mar 2026

Bukan Emas Lagi; MUI Jateng Ubah Patokan Nisab Zakat Profesi

6 Mar 2026

Duduk Perkara Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip versi Polrestabes Semarang

6 Mar 2026

Oksigen Banyak dari Laut, Terus Kenapa Masih Ribut Soal Hutan?

6 Mar 2026

Tiket Mudik Ludes 400 Ribu! Cek Tanggal Favorit dan Kereta Pilihan di Daop 4 Semarang Ini

6 Mar 2026

Wisata Alam Kalikesek Semakin Ramai, Warga Desa Sriwulan Dapat THR

7 Mar 2026

Masjid Fujikawaguchiko, Tempat Salat dengan Latar Spektakuler Gunung Fuji di Jepang

7 Mar 2026

Sahur Tanpa Nasi Cuma Makan Lauk, Beneran Bikin Kuat Puasa Seharian?

7 Mar 2026

Ikan Air Tawar vs Ikan Laut: Siapa yang Paling Tahan Lawan Pemanasan Global?

7 Mar 2026

Aman Nggak Ya Mudik dengan Mobil Listrik?

8 Mar 2026

Membedah Mitos Minum Air Hangat Bisa Turunkan Berat Badan

8 Mar 2026

Restorative Justice Akhiri Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip Semarang

8 Mar 2026

Berburu Baju Bekas sekaligus Bantu Korban Kekerasan di Bazar Preloved Sintas

8 Mar 2026

Sarung Tangan Karet Bekas Ternyata Bisa Jadi 'Penyedot' Polusi

8 Mar 2026

Srikandi Ojol Jateng Kini Punya Aplikasi Khusus Anti-Pelecehan

8 Mar 2026

Musim Mudik, Pengendara Diimbau Istirahat di Rest Area Maksimal 30 Menit

9 Mar 2026

Menilik Keseruan Momen Membeli Kebutuhan Lebaran

9 Mar 2026

PDAM Semarang Gelar 'Operasi Ketupat', 14 Ribu Penunggak Jadi Sasaran

9 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: