BerandaCoffreak
Jumat, 19 Jul 2018 11:15

Starbucks Batasi Penggunaan Sedotan Plastik

Starbucks lakukan upaya kurangi sedotan plastik. (Starbucks.com)

Starbucks menargetkan nggak bakal lagi menggunakan sedotan plastik pada 2020. Untuk menepati target itu, saat ini Starbucks melakukan berbagai upaya untuk membatasi penggunaan sedotan plastik di kedainya.

Inibaru.id – Kedai kopi raksasa dunia Starbucks kini resmi mengumumkan untuk nggak lagi menggunakan sedotan plastik pada 2020 mendatang. Kabar tersebut diumumkan Starbucks lewat akun Twitter resminya. Perusahan kopi yang memiliki 28 ribu kedai kopi di seluruh dunia itu melakukan berbagai upaya pengurangan sedotan plastik itu mulai Senin (9/7/2018).

“Langkah ini adalah jawaban dari mitra kami terkait apa yang bisa kami lakukan untuk mengurangi pemakaian sedotan. Tidak memakai sedotan adalah hal terbaik yang bisa kami lakukan demi lingkungan " ucap Wakil Presiden Starbucks Colleen Chapman seperti ditulis Liputan6.com, Kamis (12/7).

Berdasarkan rencana, penggunaan sedotan plastik ini akan digantikan dengan tutup yang dapat didaur ulang. Tutup tersebut memiliki lubang kecil yang berfungsi sebagai corong yang memungkinkan konsumen menyesap minum mereka. Sebelum diterapkan, Starbucks telah melakukan uji coba selama berbulan-bulan di Inggris, Amerika Serikat, dan Kanada. 

Model ini didesain khusus desainer dari departemen Global Research and Development Emily Alexander. Tutup itu terbuat dari bahan polypropylene yang memungkinkan untuk dimasukkan ke dalam mesin daur ulang. Hal tersebut tentu saja berbeda dibanding sedotan plastik yang sulit didaur ulang karena terlalu ramping untuk dipilah secara efektif.

Desain tersebut secara otomatis akan berlaku untuk minuman-minuman dingin Starbucks, kecuali Frappucino. Kopi dingin khas Starbucks itu akan dihidangkan dengan sedotan kertas atau bahan yang terbuat dari plastik mudah lebur yang dibuat dari pati tanaman yang difermentasi. 

Sedotan kertas. (Thewayfrance.com)

Nah, bagi sobat Millens yang nggak terbiasa minum tanpa sedotan, kau masih bisa meminta sedotan, kok. Namun, upaya pengurangan sedotan plastik tetap dilakukan dengan tujuan mengurangi satu miliar sedotan plastik per tahun.

Selain Starbucks, sejumlah perusahaan besar juga telah bertindak untuk mengurangi pemakaian sedotan plastik. Perusahaan-perusahan itu di antaranya McDonalds, KFC, dan Hotel Marriot International. Semoga upaya ini berhasil ya, Millens. (IB07/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Blok GM, Surga Anak Skena, dan Wajah Baru Kota Semarang saat Malam

9 Apr 2026

Puting Beliung Terjang Banyumanik, Pemkot Semarang Akan Perbaiki Rumah Warga Terdampak

9 Apr 2026

Kembalikan Ruh, Tiket Masuk Resmi Ditiadakan dalam Tradisi Bulusan

9 Apr 2026

Pecinan Semarang Bakal Dikelilingi Arak-arakan 50 Kelenteng Akhir Pekan Ini!

10 Apr 2026

30 Persen Jemaah Haji asal Semarang Masuk Kategori Muda, Puluhan di Antaranya Gen Z

10 Apr 2026

Kolaborasi AMSI dan Meta untuk Dukung Jurnalisme Berkualitas

10 Apr 2026

Jaga Produksi, Pengusaha Tahu Semarang Putar Otak saat Harga Kedelai dan Plastik Naik

10 Apr 2026

Ogah Cuma Jadi Formalitas, Sumanto Pengin Bedah LKPJ 2025 Hasilkan Solusi Nyata buat Jateng

11 Apr 2026

Investasi buat Anak Cucu, Sumanto Ajak Relawan Jaga Kali-Rawat Bumi

12 Apr 2026

Kecelakaan (Lagi) di Silayur Semarang, Mau sampai Kapan?

12 Apr 2026

Bernuansa Spiritual, Tradisi Kirab Kelenteng di Pecinan Semarang

13 Apr 2026

Lansia Dominasi Calhaj Asal Semarang, Kesehatan jadi Tantangan Serius

13 Apr 2026

ASN Jateng WFH Tiap Jumat, Sumanto: Jangan Sampai Pelayanan Publik Malah Libur

13 Apr 2026

Dishub Perketat Akses Masuk ke Silayur, Dua Portal Disiapkan untuk Batasi Truk Tronton

14 Apr 2026

Forbasi Matangkan Struktur Organisasi via Rakernas dan Sertifikasi Juri-Pelatih

14 Apr 2026

Ikhtiar Warga Silayur, Kembalikan Tradisi Ruwatan untuk Keselamatan Pengguna Jalan

14 Apr 2026

Grup Cowok: Batas Tipis antara Bercanda dan Pelecehan Seksual

15 Apr 2026

Menanti Surpres, Nasib RUU PPRT Kini di Tangan Presiden

15 Apr 2026

Temuan Fosil Purba di Bumiayu, Diduga Lebih Tua dari Sangiran

16 Apr 2026

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: