BerandaAdventurial
Senin, 12 Apr 2020 15:10

Wajah Baru Museum Mandala Bhakti Pasca Direnovasi

Lukisan 3D Pangeran Diponegoro ini merupakan bagian dari mural di dinding Museum Mandala Bhakti pasca direnovasi. (Inibaru.id/ Sitha Afril)

Apa yang ada dibenakmu tiap kali mendengar kata museum? Angker, seram, atau membosankan? Hmmm, sepertinya tiga kata itu nggak akan cocok buat disematin ke Museum Mandala Bhakti. Soalnya, museum perjuangan yang ada di pusat Kota Semarang ini justru keren dan ciamik.

Inibaru.id – Berlokasi di kawasan Tugu Muda, Kota Semarang, Museum Mandala Bhakti ini sempat ditutup dalam waktu yang cukup lama. Bukan karena minim pengunjung, penutupan dilakukan untuk keperluan pemugaran dan renovasi. Tenang, meski direnovasi, nilai dan koleksi yang ada di museum ini nggak kehilangan nyawanya kok, Millens! Malah jadi terawat dan tentu saja makin oke!

Gimana nggak oke, coba? Kisah perjuangan Pangeran Diponegoro yang ada dalam museum tersebut divisualisasikan secara epik melalui mural. Yap, lukisan di dinding dengan gaya realis dan warna yang oke akan membuatmu takjub. Anak-anak pasti suka kalau diajak main ke sini. Serius!

Selain jauh dari kesan angker, museum ini juga nggak pengap dan justru terasa sejuk karena hampir di setiap sudut ada AC yang membuat nyaman pengunjung.

Lorong ini menghubungkan area dinding bermural ke ruang yang berisi barang peninggalan Pangeran Diponegoro (inibaru.id/ Sitha Afril)<br>

Nggak hanya itu, untuk menuju ke ruang koleksi barang-barang peninggalan Pangeran Diponegoro, pengunjung akan melewati semacam gua. Eitss, bukan gua asli, ya! Tapi semacam lorong dengan ornamen kece ala-ala stalagmit dan stalaktit gitu. Saat melewatinya, kita akan merasakan sensasi masuk ke dalam lorong waktu ke masa lalu. Keren lah untuk foto-foto, Millens!

Oh ya, satu lagi, untuk masuk ke Museum Mandala Bhakti ini, kita masih nggak perlu membayar alias gratis. Status ini masih berlaku hingga waktu yang belum ditentukan. Kabarnya, pengelola akan memberlakukan tiket masuk, tapi sampai sekarang belum diterapkan.

So, buat kamu yang bingung nyari spot foto kece yang anti mainstream nih, bisa langsung cusss ke Museum Mandala Bhakti. Tapi, jangan sekarang ya, Millens! Ingat, lagi musim pandemi corona nih! Jadi, ditahan dulu hasrat melancongnya, oke? (Sitha Afril/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Kok Bisa Sih Cadangan Minyak Indonesia Cuma 20 Hari?

6 Mar 2026

'Bom Nuklir' dan 'Perdamaian' yang Viral di Tengah Eskalasi Konfik Timur Tengah

6 Mar 2026

Saking Bekunya Musim Dingin, Warga Laut Baltik Berseluncur dari Satu Pulau ke Pulau Lain

6 Mar 2026

Bukan Emas Lagi; MUI Jateng Ubah Patokan Nisab Zakat Profesi

6 Mar 2026

Duduk Perkara Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip versi Polrestabes Semarang

6 Mar 2026

Oksigen Banyak dari Laut, Terus Kenapa Masih Ribut Soal Hutan?

6 Mar 2026

Tiket Mudik Ludes 400 Ribu! Cek Tanggal Favorit dan Kereta Pilihan di Daop 4 Semarang Ini

6 Mar 2026

Wisata Alam Kalikesek Semakin Ramai, Warga Desa Sriwulan Dapat THR

7 Mar 2026

Masjid Fujikawaguchiko, Tempat Salat dengan Latar Spektakuler Gunung Fuji di Jepang

7 Mar 2026

Sahur Tanpa Nasi Cuma Makan Lauk, Beneran Bikin Kuat Puasa Seharian?

7 Mar 2026

Ikan Air Tawar vs Ikan Laut: Siapa yang Paling Tahan Lawan Pemanasan Global?

7 Mar 2026

Aman Nggak Ya Mudik dengan Mobil Listrik?

8 Mar 2026

Membedah Mitos Minum Air Hangat Bisa Turunkan Berat Badan

8 Mar 2026

Restorative Justice Akhiri Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip Semarang

8 Mar 2026

Berburu Baju Bekas sekaligus Bantu Korban Kekerasan di Bazar Preloved Sintas

8 Mar 2026

Sarung Tangan Karet Bekas Ternyata Bisa Jadi 'Penyedot' Polusi

8 Mar 2026

Srikandi Ojol Jateng Kini Punya Aplikasi Khusus Anti-Pelecehan

8 Mar 2026

Musim Mudik, Pengendara Diimbau Istirahat di Rest Area Maksimal 30 Menit

9 Mar 2026

Menilik Keseruan Momen Membeli Kebutuhan Lebaran

9 Mar 2026

PDAM Semarang Gelar 'Operasi Ketupat', 14 Ribu Penunggak Jadi Sasaran

9 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: