BerandaAdventurial
Rabu, 30 Jun 2020 08:00

Relaksasi PKM, Warga Mulai Kunjungi Tempat Wisata Kota Semarang

Pengunjung mengabadikan momen di Sam Poo Kong. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Dua tempat wisata di Kota Semarang yaitu Sam Poo Kong dan Grand Maerokoco sudah mengantongi surat rekomendasi untuk kembali dibuka. Bagaimana kata pengelola dan pengunjung?

Inibaru.id – Dalam Pembatasan Kegiatan Masyarakat ke 4 hingga 5 Juni mendatang, Pemerintah Kota Semarang sudah mengizinkan pelaku tempat hiburan dan wisata untuk beroperasi kembali dengan beberapa syarat. Hingga Jumat (26/7) kemarin, ada sekitar 38 tempat hiburan dan wisata di Kota Semarang yang telah mengantongi rekomendasi untuk kembali beroperasi. Beberapa di antaranya adalah Sam Poo Kong dan Grand Maerakaca.

Risna Aghyuna, Bussiness Development Maerokoco mengungkapkan mereka telah mengantongi surat rekomendasi sehari sebelumnya. Dengan berbagai protokol kesehatan pada hari pertamanya, Sam Poo Kong tampak masih lengang oleh pengunjung. Namun begitu Risna mengungkapkan pengunjung hari itu sudah lumayan banyak meski belum memenuhi target.

Rombongan pengunjung dari luar kota (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

“Jika kapasitas 7000 orang, sekarang kita terima pengunjung di angka 3000,” ungkapnya.

Salah satu pengunjung yang kala itu berkunjung adalah Hari Listira. Dirinya yang datang bersama keluarganya mengaku berkunjung ke situs religi tersebut lantaran suatu kebetulan.

“Kebetulan saudara main ke sini, sekalian ke sini,” ungkap lelaki asal Cirebon tersebut.

Protokol kesehatan oleh pengelola tempat wisata. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)

Selain itu, ada pula Mei Lestari yang datang jauh-jauh dari Pekalongan. Dirinya yang berkeliling dengan pasangannya tersebut mengaku penasaran.

“Saya nggak pernah ke sini, kepo saja sama tempatnya,” tuturnya.

Risna mengungkapkan, kebanyakan pengunjung memang berasal dari luar daerah. Namun dirinya nggak terlalu mengkhawatirkan hal tersebut. Menurutnya pengunjung cukup diperiksa suhu badannya serta diminta mencuci tangan saja. Nggak perlu membawa surat keterangan sehat atau hal yang lebih rumit.

Contoh penerapan jarak oleh pengelola Grand Maerokoco. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)

Selain Sam Poo Kong, tempat wisata lain yang sudah mulai beroperasi adalah Grand Maerokoco. Semenjak surat rekomendasi mereka terima pada Jumat pagi, Titah Listiorini, Direktur PT Pusat Rekeasi dan Promosi Pembangunan langsung mengungkapkan tempat tersebut siap dibuka pada hari itu juga.

“Barusan kami mendapat surat rekomendasi, jadi sekarang sudah resmi dibuka,” ungkapnya.

Dengan memastikan setiap pengunjung mematuhi setiap protokol kesehatan, Titah yakin tempat wisata yang dikelolanya bisa menjadi oase di tengah kejenuhan masyarakat selama di rumah. Selain itu, dirinya juga menerapkan pembayaran nontunai untuk mengurangi kontak langsung dengan pengunjung.

Baik Risna maupun Titah sama-sama siap menerima pengunjung meskipun dengan berbagai batasan. Mereka juga mulai mempromosikan tempat wisata mereka di berbagai platform agar berita tersebut diterima masyarakat secara luas.

Bagimu yang pengin berwisata, jangan lupa patuhi protokol kesehatan dan sebisa mungkin siapkan pembayaran nontunai ya, Millens! (Zulfa Anisah/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Blok GM, Surga Anak Skena, dan Wajah Baru Kota Semarang saat Malam

9 Apr 2026

Puting Beliung Terjang Banyumanik, Pemkot Semarang Akan Perbaiki Rumah Warga Terdampak

9 Apr 2026

Kembalikan Ruh, Tiket Masuk Resmi Ditiadakan dalam Tradisi Bulusan

9 Apr 2026

Pecinan Semarang Bakal Dikelilingi Arak-arakan 50 Kelenteng Akhir Pekan Ini!

10 Apr 2026

30 Persen Jemaah Haji asal Semarang Masuk Kategori Muda, Puluhan di Antaranya Gen Z

10 Apr 2026

Kolaborasi AMSI dan Meta untuk Dukung Jurnalisme Berkualitas

10 Apr 2026

Jaga Produksi, Pengusaha Tahu Semarang Putar Otak saat Harga Kedelai dan Plastik Naik

10 Apr 2026

Ogah Cuma Jadi Formalitas, Sumanto Pengin Bedah LKPJ 2025 Hasilkan Solusi Nyata buat Jateng

11 Apr 2026

Investasi buat Anak Cucu, Sumanto Ajak Relawan Jaga Kali-Rawat Bumi

12 Apr 2026

Kecelakaan (Lagi) di Silayur Semarang, Mau sampai Kapan?

12 Apr 2026

Bernuansa Spiritual, Tradisi Kirab Kelenteng di Pecinan Semarang

13 Apr 2026

Lansia Dominasi Calhaj Asal Semarang, Kesehatan jadi Tantangan Serius

13 Apr 2026

ASN Jateng WFH Tiap Jumat, Sumanto: Jangan Sampai Pelayanan Publik Malah Libur

13 Apr 2026

Dishub Perketat Akses Masuk ke Silayur, Dua Portal Disiapkan untuk Batasi Truk Tronton

14 Apr 2026

Forbasi Matangkan Struktur Organisasi via Rakernas dan Sertifikasi Juri-Pelatih

14 Apr 2026

Ikhtiar Warga Silayur, Kembalikan Tradisi Ruwatan untuk Keselamatan Pengguna Jalan

14 Apr 2026

Grup Cowok: Batas Tipis antara Bercanda dan Pelecehan Seksual

15 Apr 2026

Menanti Surpres, Nasib RUU PPRT Kini di Tangan Presiden

15 Apr 2026

Temuan Fosil Purba di Bumiayu, Diduga Lebih Tua dari Sangiran

16 Apr 2026

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: