BerandaAdventurial
Jumat, 4 Apr 2019 15:30

Nggak Cuma Muncak, Kamu Juga BIsa Berperahu di Bukit Tampomas

Menikmati keindahan Bukit Tampomas dari perahu. (Instagram/exploretampomas)

Di bukit tapi ada danaunya? Kamu bisa menikmati wisata indah tersebut di Bukit tampomas Banjarnegara, Jawa Tengah.

Inibaru.id – Bukit dan pegunungan didambakan wisatawan karena menawarkan keindahan alam khas ketinggian yang sejuk dan umumnya dipenuhi tanaman hijau. Jika ada bonus mengarungi telaga, tentu akan lebih menyenangkan. Yap, ini bisa dilakukan di Bukit Tampomas, Banjarnegara.

Berlokasi di Desa Gentansari, Kecamatan Pagedongan, bukit yang merupakan bagian dari barisan pegunungan kapur tersebut memang memiliki ceruk besar sedalam tiga meter yang digenangi air. Jadi, selain "muncak". kamu juga bisa mengarungi ceruk itu karena pengelola menyediakan perahu sewa.

Wisatawan sedang berswafoto dengan latar keindahan Bukit Tampomas (Liputan6)

Di sana, kamu bisa berkeliling ceruk dengan berperahu. Cukup membayar seharga Rp 5.000 saja, kamu sudah bisa menikmati keindahan Bukit Tampomas dari atas perahu. Tampak menarik?

Jika nggak pengin berkeliling dengan perahu, ada pula kuda lengkap dengan pendampingnya yang siap mengajakmu berjalan-jalan di bukit kapur tersebut.

Mengarungi ceruk di Tampomas. (Instagram/katenk63)

Nggak hanya itu, usai berkeliling, kamu bisa istirahat di beberapa saung sambil menikmati makanan atau minuman yang dijajakan di sana.

Semilir angin dan barisan bukit yang memagari cerukan air akan jadi pemandangan indah yang nggak terlupakan saat berada di Bukit Tampomas.

Berawal dari Lokasi Penambangan

Bukit Tampomas. (Tribunnews)

Dikutip dari Liputan6 (5/7/2018), gunung batu ini sejatinya merupakan area tambang pada 1984. Penambangan dilakukan untuk proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Waduk Mrican, Banjarnegara.

Nah, penambangan batu itu meninggalkan lubang menganga seluas 1,8 hektare yang jika hujan dipenuhi air.

Berperahu di pegunungan, tampak menyenangkan, bukan? (Instagram/lovebanjarnegara)

Selesai pembangunan waduk waduk dibangun, alih-alih ditutup, penambangan batu tetap berjalan. Penambang legal dengan alat berat digantikan para penambang batu liar dari luar desa yang bekerja dalam kelompok-kelompok kecil.

Namun, di mana ada air, di situ selalu ada ikan. Para pemancing menyadarinya. Tempat tersebut pun menjadi tempat memancing yang baru. Tak hanya memancing, alam yang kembali asri juga dimanfaatkan warga setempat untuk bertamasya.

Wisatawan sedang berswafoto dengan latar keindahan Bukit Tampomas (Dreamgedejogja.blogspot)

Awal 2018, pemerintah setempat, bekerja sama dengan dan pemuda karang taruna Desa Gentasari, mulai memoles tempat ini. Tempat peristirahatan dan pelbagai fasilitas dibangun di sekitar ceruk Tampomas untuk melayani wisatawan yang berkunjung.

Prewed di sini? Boleh juga. (Instagram/hunt_photowork)

Sebagian besar pengelolanya adalah bekas penambang yang sebelumnya menggantungkan nasib dengan mengayun godam dan mengangkut batu-batu. Mereka membuka warung atau membantu di pekerjaan lain di lokasi tambang yang kini dibuah menjadi destinasi wisata ini.

Kini, tiada lagi lokasi tambang, berganti menjadi danau yang cantik di tengah bukit kapur bertebing tinggi yang menarik untuk diarungi. Berminat ke sini? (IB06/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

TikTok Jadi Media Sosial Paling Sering Diakses Warganet Indonesia pada 2026

16 Jun 2026

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Warga Jateng Diminta Sambut Petugas dengan Baik

17 Jun 2026

Keraton Solo Keluarkan 14 Pusaka dan Kebo Bule dalam Kirab Malam 1 Suro

17 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: