BerandaAdventurial
Kamis, 19 Feb 2025 13:31

Kapan Musim Terbaik untuk Liburan ke Korea Selatan?

Musim gugur di Korea Selatan. (Korea Tourism Org)

Ada empat musim yang bisa kamu lihat di Korea Selatan. Tapi, kapan waktu terbaik untuk merencanakan liburan ke sana?

Inibaru.id – Beda dengan Indonesia yang hanya mengenal dua musim, yaitu musim hujan dan kemarau, di Korea Selatan kamu bisa menemukan empat musim. Nah, setiap musim punya daya tariknya tersendiri, lo. Tapi, kira-kira kapan ya musim terbaik untuk merencanakan liburan di Korsel?

Perlu kamu tahu, pada pergantian tahun seperti sekarang ini, Korsel sedang mengalami puncak musim dingin. Di sebagian wilayah negara tersebut, salju turun dengan lebat sehingga membuat pemandangannya jadi serba putih.

Meski indah dan hanya bisa dilihat di negara-negara empat musim, bagi orang Indonesia, terkadang liburan pada musim dingin, terlebih saat salju turun sangat lebat hingga berpotensi bada bisa menjadi masalah tersendiri.

Suhu dingin mungkin bisa diatasi dengan memakai jaket tebal. Namun, kelembapan udara yang rendah acap bikin banyak orang tersiksa, karena kulit jadi gatal-gatal dan bibir jadi mudah pecah. Belum lagi jalanan yang licin dan perjalanan yang sering ditunda karena cuaca memburuk.

Jangan Datang pada Musim Dingin

Melihat situasi di atas, berlibur ke Korsel pada musim dingin tentu bukan pilihan tepat, apalagi kalau hari liburmu terbatas. Bisa-bisa malah bete karena nggak bisa ke mana-mana kan? So, untuk makhluk tropis seperti kita, mending jangan datang ke sana pada musim dingin, deh!

Lantas, kapankah waktu yang paling pas? Menurut situs Bamboo Travel, opsi terbaik menyambangi Korsel adalah pada musim semi dan gugur. Saat itu, suhu udara di sana biasanya cukup nyaman. Kondisi alam juga sedang indah-indahnya, Millens.

Musim semi, salah satu musim terbaik untuk liburan di Korea Selatan. (Margaapsari)

Oya, musim semi di sana biasanya jatuh pada Maret-Mei. Hm, sebentar lagi, dong? Yap, pada musim semi, bunga-bunga di sana akan bermekaran, termasuk sakura. Di Korsel banyak hutan yang terawat baik dan taman-taman yang rapi, jadi kamu bisa puas-puas ngelihat bunga bermekaran di mana-mana.

Nggak hanya bunga yang bermekaran, langit musim semi di Korsel juga biasanya tampak lebih cerah berwarna biru. Tentu saja ini menjadi latar yang bagus untuk mengabadikan momen-momen liburan dalam foto atau video.

Selain Musim Semi, Ada Musim Gugur

Pada musim gugur, bunga mulai rontok dan langit nggak lagi secerah musim semi, tapi bukan berarti keindahan Korsel ikut meredup ya. Justru pemandangan yang didominasi warna kuning, cokelat, dan kemerahan pada musim gugur di sana pantang kamu lewatkan.

Musim gugur di Korsel biasanya dimulai pada September hingga pertengahan November. Saat itu, pepohonan mulai meranggas; dedaunan kering pun berguguran lalu terserak di jalanan, membuat pemandangan di sana jauh lebih dramatis untuk kamu abadikan.

Kalau ke Korsel pada musim gugur, cobalah cari pohon ginkgo yang daunnya biasanya sudah menguning, lalu ambillah foto di dekatnya saat angin berembus. Daun-daun yang berguguran dijamin akan bikin fotomu jauh lebih molek.

Lalu, bagaimana dengan musim panas? Meski spot wisatanya lebih terbatas, kamu tetap bisa menikmati Korsel dengan bermain di pantai-pantai di sana yang terkenal indah. Jadi, kalau cuma kesempatan berlibur pada Juli-Agustus, mainlah ke Busan atau Pulau Jeju yang menawarkan keindahan tersebut.

Nah, sudah punya gambaran, bukan? Sekarang waktunya mengajukan surat cuti ke atasan. Semoga dapat lampu hijau ya! Ha-ha. (Arie Widodo/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Istana Kepresidenan Yogyakarta Kini Bisa Dikunjungi Gratis, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

16 Jul 2026

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: