BerandaAdventurial
Sabtu, 2 Jan 2026 15:01

Jadi Magnet, Lawang Sewu dan Stasiun Tuntang Catatkan Ratusan Ribu Kunjungan pada 2025!

Potret wisatawan saat memadati area Stasiun Tuntang di Kabupaten Semarang. (Dok KAI Wisata)

Lawang Sewu dan Stasiun Tuntang tetap menjadi magnet wisata edukasi sepanjang 2025, dengan ratusan ribu wisatwan yang datang untuk berlibur sekaligus mengenal sejarah perkeretaapian.

Inibaru.id - Wisata edukasi berbasis sejarah perkeretaapian masih menjadi magnet kuat bagi masyarakat. Sepanjang 2025, Lawang Sewu Semarang dan Stasiun Tuntang atau Museum Kereta Api Ambarawa dipadati ratusan ribu wisatawan yang ingin berlibur sekaligus belajar sejarah transportasi Indonesia.

Dua destinasi heritage yang dikelola PT Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata) itu mencatat angka kunjungan cukup tinggi sepanjang tahun 2025. Lawang Sewu dikunjungi 620.517 wisatawan, sedangkan Museum Kereta Api Ambarawa atau Stasiun Tuntang sekitar 180.938 pengunjung.

Tingginya kunjungan tersebut menegaskan bahwa wisata sejarah perkeretaapian tak hanya relevan sebagai tujuan rekreasi, tetapi juga sebagai ruang edukasi publik yang diminati lintas generasi.

Secara keseluruhan, KAI Wisata menutup tahun 2025 dengan capaian positif. Anak usaha PT Kereta Api Indonesia (KAI) ini tercatat melayani 1.517.926 pelanggan sepanjang tahun, mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan wisata berbasis perkeretaapian.

Direktur Utama KAI Wisata, Hendy Helmy menyebut, periode 2025 menjadi momentum penting bagi perusahaan. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil dari transformasi layanan dan inovasi produk yang terus dilakukan.

"Kepercayaan lebih dari 1,5 juta pelanggan menjadi bukti bahwa upaya kami menghadirkan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman dan berkesan sudah berada di jalur yang tepat," ujar Hendy dalam keterangan tertulis yang diterima Inibaru.id, Jumat (2/1/2025).

Selain destinasi heritage, layanan premium KAI Wisata juga menunjukkan kinerja positif. Sepanjang 2025, layanan Kereta Wisata melayani 23.330 pelanggan, sedangkan Luxury Lounge digunakan oleh 331.780 pelanggan. Layanan tersebut menyasar wisatawan individu maupun korporasi yang menginginkan kenyamanan lebih selama perjalanan.

Transformasi digital turut menopang kinerja perusahaan. KAI Wisata mencatat 51.356 pengguna aplikasi e-Porter dan melayani 162.228 transaksi ticketing sepanjang 2025. Angka ini menunjukkan kepercayaan pelanggan terhadap layanan digital yang praktis dan aman.

Layanan pendukung perjalanan juga mengalami pertumbuhan. Sebanyak 128.983 pelanggan memanfaatkan fasilitas Shower dan Locker serta WISER, sementara 18.794 pelanggan menggunakan Rail Transit Hotel selama 2025.

Hendy menegaskan, sejumlah pencapaian tersebut menjadi modal bagi KAI Wisata untuk terus berbenah. Ke depannya, perusahaan akan memperkuat sinergi, memperluas digitalisasi, dan menghadirkan produk wisata perkeretaapian yang semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat.

"Upaya ini kami lakukan untuk mendukung pengembangan pariwisata nasional yang berkelanjutan," pungkasnya.

Ramainya Lawang Sewu dan Stasiun Tuntang sepanjang 2025 menunjukkan wisata sejarah masih punya tempat di hati masyarakat. Karena bisa berlibur, belajar dan menikmati ruang publik yang tertata. Kamu sudah pernah berkunjung ke dua destinasi wisata heritage tersebut belum, Gez? (Sundara/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Tumpeng, Simbol Syukur dan Harmoni dalam Tradisi Jawa

12 Mei 2026

Dolar AS Sentuh Rp17.500, Apa Dampaknya bagi Masyarakat?

13 Mei 2026

Rahasia Sehat dari Isi Piring Warna-Warni

13 Mei 2026

Jamu, Warisan Leluhur yang Tetap Relevan di Tengah Gaya Hidup Modern

14 Mei 2026

Saat Rupiah Melemah, Apa yang Bisa Kita Lakukan?

15 Mei 2026

Rahasia Matematika di Balik Motif Batik, dari Simetri hingga Pola Fibonacci

16 Mei 2026

ARTOTEL Gajahmada Semarang Hadirkan Pameran Seni Kontemporer “Episentrum”

16 Mei 2026

Nyandhang Tradisi untuk Menjaga Ingatan Batik Kudus

18 Mei 2026

9 WNI dalam Misi Kemanusiaan ke Gaza Dicegat Israel, Ada Wartawan Media Nasional

19 Mei 2026

Margin Kian Tipis, Banyak Seller Mulai Tinggalkan Marketplace

20 Mei 2026

SMA Negeri 1 Kemalang Resmi Berdiri, Anak Lereng Merapi Tak Perlu Sekolah Jauh Lagi

20 Mei 2026

Jateng Media Summit 2026 Bahas Masa Depan Media Lokal di Era Digital

21 Mei 2026

Di Tengah Gempuran AI dan Buzzer, Media Lokal Diajak Kembali ke Jurnalisme Publik

22 Mei 2026

Jejak Panjang Pecel, Lotek, dan Gado-Gado: Saat Salad Nusantara Punya Cerita Peradaban

22 Mei 2026

BI Jateng Ingatkan Bahaya Penipuan Digital di Tengah Tren Transaksi QRIS

23 Mei 2026

Belajar dari Estonia, China, dan Singapura dalam Membangun Infrastruktur Digital

23 Mei 2026

Walkot Semarang Resmi Luncurkan LOFF 2026, Perkuat Ekosistem Perfilman Kreatif

24 Mei 2026

Peluang “Godzilla El Nino” 2026 di Indonesia Relatif Kecil, Ini Kata BRIN

25 Mei 2026

Jadi Wisudawan Terbaik UNRIYO, Pemuda Asal Semarang Ini Ingin Ciptakan Banyak Peluang Kerja

25 Mei 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: