BerandaAdventurial
Rabu, 16 Jul 2019 15:11

Di Desa Manding Yogyakarta, Kamu Bisa Bergaya dengan Kerajinan Kulit yang Indah

Tas kulit dari Desa Manding. (Tribunnews)

Desa Manding menghasilkan kerajinan kulit berkualitas tinggi. Kamu yang sedang pengin memiliki pakaian, tas, atau sepatu kulit dengan harga yang murah bisa mendapatakannya di sana, lo.

Inibaru.id – Sebagian orang menyukai kulit sebagai perlengkapan fesyen mereka. Nggak sedikit yang beralasan fesyen dari kulit memberi kesan mewah, bersih, sekaligus elegan.

Kalau kamu termasuk yang menyukai fesyen dari kulit, Desa Manding sebaiknya masuk dalam daftar tujuanmu. Desa yang berada di Kecamatan Sabdodadi, Kabupaten Bantul, Yogyakarta ini menyediakan pelbagai kerajinan kulit yang berkualitas.

Nggak hanya berkualitas, kamu bisa mendapatkan kerajinan kulit dengan harga yang lebih murah jika jago menawar. Mulai dari sepatu, jaket, dompet, hingga ikat pinggang bisa kamu dapatkan dengan harga sekitar Rp 70.000-Rp 2.000.000. Harga barang-barang itu tentu bakal lebih mahal jika kamu membelinya di mall.

Sepatu-sepatu produksi desa ini cantik kan? (Tribunnews.com)

Kalau kamu punya desain sepatu atau sepatu sendiri, jangan ragu untuk meminta pengrajin membuatkannya. Harga dengan desain sendiri ini tentu lebih mahal, jadi siapkan dana lebih. Selain berbelanja, kamu juga bisa menyaksikan proses pembuatan kerajinan di sana, lo.

O ya, untuk mencapai Desa Manding, kamu membutuhkan waktu sekitar 45 menit jika berangkat dari pusat kota. Akses jalan menuju ke sana sudah mudah, kamu bisa naik kendaraan pribadi atau transportasi umum. Sentra kerajinan kulit yang berada di Jalan Dr. Wahidin Sudiro Husodo ini biasanya dibuka pukul 09.00-21.00.

Sudah tahu tempatnya kan? Yuk, borong kerajinan ini supaya industri kreatif kita makin berjaya di negeri sendiri. (IB15/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: