BerandaAdventurial
Senin, 8 Des 2024 17:40

Dekat dengan Candi Prambanan, Begini Keindahan Candi Sojiwan

Candi Sojiwan di perbatasan Klaten dan DIY. (Arkadewi)

Pengin piknik di kompleks candi yang masih asri dan nyaman? Datang saja ke Candi Sojiwan.

Inibaru.id – Perbatasan DIY dan Klaten memang dikenal kaya akan begitu banyak candi indah nan bersejarah. Salah satu di antara candi-candi tersebut adalah Candi Sojiwan yang hanya berjarak kurang lebih 2 kilometer ke arah selatan dari Candi Prambanan.

Meski dekat dengan Candi Prambanan yang bercorak Hindu, nyatanya Candi Sojiwan yang belokasi di Desa Kebon Dalem Kidul, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, ini bercorak Buddha. Hal ini dibuktikan dengan bentuk stupanya pada bagian atap yang mengingatkan kita dengan candi-candi Buddha yang lebih populer seperti Candi Borobudur.

Candi dengan warna abu-abu gelap ini ditemukan oleh salah seorang utusan Thomas Stamford Raffles bernama Collon Mackenzie pada 1813. Tapi, setelah ditemukan, candi ini nggak kunjung direstorasi dengan baik hingga Indonesia merdeka. Bisa dikatakan, pemugaran baru bisa selesai dilakukan saat candi ini akhirnya dibuka untuk umum pada 10 Desember 2011, Millens.

Dari proses pemugaran yang membutuhkan waktu sangat lama ini, para peneliti pun menemukan sejumlah fakta menarik. Meski nggak ditemukan bukti tertulis terkait dengan candi, diperkirakan Candi Sojiwan dibangun pada abad ke-9. Lebih dari itu, pada kaki candinya, terdapat relief yang menceritakan kisah Pancatantra dan Jataka yang sangat menarik. Penjelasan terkait dengan relief tersebut bisa kamu cek langsung di Museum Arsitektur Candi yang ada di kompleks yang sama.

Omong-omong, meski ukurannya lebih kecil dari Candi Prambanan, kompleks Candi Sojiwan cukup luas, lo, yaitu 8.412 meter persegi. Khusus untuk bangunan candinya saja, tingginya mencapai 27 meter dan luasnya mencapai 401,3 meter persegi.

Kompleks Candi Sojiwan masih asri dan nyaman untuk dijadikan tempat piknik. (Harindabama)

Selain bangunan candi yang cantik, terdapat sejumlah bongkahan batu yang ada di sekitarnya. Terdapat juga padang rumput cantik yang bisa kamu jadikan tempat piknik di bawah bayangan pepohonan yang sudah cukup besar.

Untuk mencapai candi ini, kamu bisa memakai kendaraan sendiri dan memarkirkannya di area yang sudah tersedia di dekat candi. Kalau memakai kendaraan umum, kamu bisa berhenti di Stasiun kereta api Brambanan atau di Halte Terminal Brambanan. Dari sana, kamu bisa memakai jasa ojek ke Candi Sojiwan.

Soal harga tiket, candi yang buka setiap hari dari pukul 08.00 sampai 18.00 WIB ini cukup murah, Millens, yaitu Rp8 ribu untuk orang dewasa dan Rp2 ribu untuk anak-anak. Harga tiket untuk wisatawan asing juga hanya Rp25ribu.

“Pemandanganannya cantik sekali. Aku menyarankan siapa saja untuk datang ke sini pas pagi saat matahari belum terik,” saran salah seorang pengulas di Google yang pernah mengunjungi Candi Sojiwan Antonius Chandra Swastika Buana.

Wah, sepertinya menarik banget ya kalau bisa piknik ke Candi Sojiwan. Yuk kapan kita ke sana, Millens? (Arie Widodo/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Jemparingan, Seni Panahan Khas Mataram yang Mengajarkan Fokus dan Keteguhan Hati

1 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: