BerandaAdventurial
Kamis, 17 Jan 2018 00:29

Bala Balakang: Pulau yang Memanjakan Mata

Panorama Kepulauan Bala Balakang. (Beritagar.id)

Kepulauan Bala Balakang memiliki pemandangan cantik nan indah. Dari atas akan tampak belasan gugusan pulau menyembul di tengah lautan berair biru kehijauan. Dijamin kamu betah berlama-lama di sana

Inibaru.id – Millens tentu tahu Indonesia adalah negara kepulauan. Nah, Kepulauan Bala Balakang di Selat Makassar menyajikan pemandangan yang so beautiful. Sejauh mata memandang akan tampak belasan pulau yang menyembul di tengah laut biru. Ikan hias dan terumbu karang bisa kamu lihat dengan mata telanjang. Wow, ini sangat memanjakan mata wisatawan.

Mengutip Beritagar.id (16/1/2018), Kepulauan Balakang sempat diperebutkan dua wilayah. Nama resmi kepulauan ini Bala Balakang. Tetapi kebanyakan orang mengenalnya dengan sebutan Balabalagan.

Kepulauan yang berada di wilayah Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat ini lebih dekat dengan Kalimantan Timur lo, Millens. Perjalanan wisata ke Bala Balakang akan memakan waktu sampai delapan jam dari Kalimantan Timur.

Meskipun perjalanannya lama, sesampainya di tempat tujuan, kamu bakal dimanjakan oleh gugusan pulau dengan masing-masing keunikannya. Kamu bisa lihat ikan hias berwarna-warni.

Baca juga:
Taman Ujung Soekasada, Tempat Singgah Keluarga Kerajaan
Berkunjung ke "Pulau Awet Muda" di Sumenep

Tapi di kepulauan ini nggak ada hotel, so kamu bisa bermalam di rumah penduduk atau kapal nelayan. Cocok sekali untuk yang suka bertualang.

Adapun akses untuk menuju ke lokasi bisa bertolak dari lima titik. Empat di Kalimantan Timur adalah Kampung Baru Balikpapan, Penajam, Desa Lori Tana Grogot, dan Desa Tanjung Aru Tana Grogot. Titik satunya dari Mamuju di Sulawesi Barat.

Untuk sampai ke tempat luar biasa ini transportasi yang digunakan bergantung atas jumlah orang yang bepergian. Jika hanya sendiri atau berdua, Millens bisa pertimbangkan untuk menumpang kapal nelayan. Biasanya mereka bertolak dari Manggar, Kampung Baru, Pelabuhan Tanjung Batu Penajam, dan Tanjung Aru Tana Grogot.

Perlu kamu ketahui, kamu tak sekadar menumpang sampai tujuan, melainkan juga menumpang tidur dan makan, dan menjelajah pulau sesuai rute nelayan. Biasanya mereka menyambangi Pulau Sabakattang, Pulau Saboyang, Pulau salissingan, dan Pulau Samataha dan Pulau Popongan.

Di situ kamu bisa menikmati kehangatan sinar matahari di tepi pantai dan bermain dengan penyu laut pada siang hari.

Selain Pulau Popongan, ada beberapa pulau berpenghuni lain yang juga bisa dijadikan tempat bermalam, termasuk Pulau Samataha, Pulau Saboyang, Pulau Lamudaan, dan Pulau Sabakatang.

Baca juga:
Cape Town, Kota Ramah Muslim di Afrika Selatan
Yuk Nikmati Keindahan Titik Nol Citarum!

Selama berada di Balabalagan, sempatkan juga menyambangi pulau-pulau tak berpenghuni seperti Pulau Sumanga Besar, Pulau Lalungan, dan Pulau Kamariyang Besar dan Kecil. Ketika di kedalaman satu sampai tiga meter saja, Millens sudah bisa menikmati keindahan teurmbu karang dan berbagai ikan hias.

Bolehlah kapan-kapan jalan-jalan ke Kepulauan Bala Balakang untuk menghilangkan rasa penat. (LAM/SA)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: