BerandaAdventurial
Sabtu, 17 Agu 2018 07:04

Anjangsana Kebudayaan, Peserta Kunjungi Tambang Minyak Tradisional di Blora

Salah satu situs penambangan minyak sumur tua di Desa Ledok, Cepu, Blora. (Inibaru.id/Ayu S Irawati)

Di Anjangsana Kebudayaan, para peserta International Gamelan Festival (IGF) diajak "piknik" ke situs tambang minyak tradisional di Desa Ledok, Kecamatan Sambong, Blora. Seperti apa keseruannya?

Inibaru.id - Millens, sudah tahu kan kalau saat ini sedang ada acara International Gamelan Festival (IGF) di Solo, Jawa Tengah? Nah, kendati "panggung" utamanya di Solo, peserta juga diajak untuk berkeliling ke daerah lainnya, lo.

Kegiatan ini bertajuk “Anjangsana Kebudayaan” atau “Site Performance”. Salah satu daerah yang dikunjungi adalah Kabupaten Blora.

Di Kabupaten Blora, 90 peserta IGF berkunjung ke situs tambang minyak tradisional di Desa Ledok, Kecamatan Sambong. Begitu tiba di lokasi, peserta langsung disambut penampilan Tari Barong oleh anak-anak dari kelompok Seni Baromg Cahyo Mudo Budoyo, lo. Keren!

Setelah itu, mereka diajak menuju pertambangan minyak. Jalannya terjal dan berkelok-kelok. Begitu memasuki lokasi, papan larangan terpasang di sejumlah tempat, yang berbunyi, pengunjung nggak boleh menyalakan api atau merokok.

Peserta Anjangsana Kebudayaan melihat situs penambangan sumur tua di Desa Ledok, Kecamatan Sambong, Blora. (Inibaru.id/Ayu S Irawati)

Desa Ledok mempunyai 137 sumur minyak yang berfungsi dari total 196 titik. Jumlah minyak yang dihasilkan berbeda-beda. Salah satu sumur bisa menghasilkan 750 liter minyak per hari.

Arief Rahman, Wakil Bupati Blora mengatakan, di lokasi tersebut, pemerintah daerah pengin menggabungkan potensi wisata dengan potensi alam. Menurutnya, Cepu dan Blora merupakan daerah penghasil minyak.

“Dengan teknologi zaman dulu yang masih tradisional ini, ternyata Blora bisa menghasilkan minyak. Ketika ekonomi daerah bagus, budaya juga ikut terangkat," jelasnya.

Puas “bermain-main” di Desa Ledok, para peserta pun diajak ke Heritage Trainz Loco Tour. Sembari makan siang, mereka disuguhi pertunjukkan gamelan dan Tari Tayub.

Pertunjukkan gamelan di Heritage Trainz Loco Tour di Kabupaten Blora. (Inibaru.id/Ayu S Irawati)

Selesai dengan pertunjukan dan makan siang, peserta kemudian diajak berkeliling ke kawasan Perhutani dengan menaiki kereta wisata.

Rangkaian kegiatan Anjangsana Kebudayaan merupakan gagasan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk menumbuhkan ekosistem kebudayaan dalam masyarakat. Kegiatan ini berlangsung sampai Kamis (16/8) lalu di Kabupaten Boyolali. (Ayu S Irawati/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Jemparingan, Seni Panahan Khas Mataram yang Mengajarkan Fokus dan Keteguhan Hati

1 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: