BerandaTradisinesia
Sabtu, 23 Mei 2025 14:22

Tradisi Ziarah Kubur, Upaya Para Pejabat Daerah Meminta Restu jelang Grebeg Besar Demak

Bupati Demak Eistianah tabur bunga di Makam Raja Demak Sultan Fatah beberapa waktu lalu. (Inibaru.id/ Sekarwati)

Para pejabat daerah Kabupaten Demak melakukan ziarah kubur ke makam Raja Demak Sultan Fatah dan Sunan Kalijaga untuk meminta restu sebelum acara Grebeg Besar.

Inibaru.id – Pemimpin dan pejabat daerah di Kabupaten Demak terbiasa melakukan ziarah kubur ke Makam Raja Demak Sultan Fatah dan Sunan Kalijaga sebelum acara Grebeg Besar. Tradisi ini dilakukan setiap tahun dengan harapan agar mendapatkan restu dari para leluhur dan keberkahan selama berlangsungnya acara.

Ziarah kubur dimulai dengan mengunjungi Makam Raja Demak Sultan Fatah yang berada di sebelah utara Masjid Agung Demak. Para pejabat daerah, mulai dari bupati, wakil bupati, kapolres, dandim, dan kepala dinas mengikuti kegiatan tersebut.

Acara dimulai dengan tahlil, kemudian doa untuk para leluhur. Setelah itu, bupati diikuti jajarannya menaburkan bunga di atas makam para Raja Demak terdahulu. Makam yang dikunjungi termasuk di dalamnya Sultan Fatah, Raden Patiunus, dan Dewi Murthosimah.

Bupati Demak Eistianah mengatakan, ziarah ke makam Raja Demak dan Sunan Kalijaga sudah menjadi tradisi yang nggak bisa ditinggalkan. Menurutnya, sejarah berdirinya Demak dimulai dari kiprah para leluhur; sehingga, penting untuk meminta restu kepada mereka.

Memohon Kelancaran Grebeg Besar

Selain itu, ziarah juga mengajarkan untuk tawakal kepada Tuhan yang Maha Esa atas ikhtiar dari kelancaran acara Grebeg Besar yang akan diselenggarakan pada 7 Juni mendatang. Grebeg Besar adalah tradisi yang digelar sebagai bagian dari perayaan Iduladha.

“Kami tadi meminta doa restu agar acara Gebeg Besar berjalan lancar, begitu juga mendoakan masyarakat makmur sejahtera,” katanya beberapa waktu lalu.

Bupati Demak Eistianah tabur bunga di makam Raja Demak Sultan Fatah ditemani suami.

Eisti menerangkan, sebelum ziarah jajaran pejabat daerah Kabupaten Demak telah menggelar acara pisowanan. Kegiatan ini berupa kunjungan atau bertamu ke Ndalem Kadilangu trah Sunan Kalijaga.

Setelah itu, mereka juga menerima pisowanan balik dari pihak Kadilangu sebagai makna menerima dan keselarasan dalam menjaga tradisi Grebeg Besar.

“Kami juga meminta restu kepada mereka agar Grebeg Besar berjalan lancar,” imbuhnya.

Momen yang Ditunggu

Grebeg Besar menjadi momentum paling ditunggu oleh seluruh masyarakat Demak. Eisti menjelaskan akan ada serangkaian acara menarik dalam tradisi tersebut. Di antaranya Abon-abon, Ancaan, Tumpeng Songo, hingga Prajurit Patang Puluhan.

Dia berharap, acara itu bisa menjadi daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke Demak. Selain itu, ritual tahunan ini juga bisa menjadi upaya pemerintah Demak dalam menjaga dan mendukung kelestarian budaya lokal.

“Kami juga memberikan inovasi acara yang menarik agar bisa menjadi magnet untuk wisatawan supaya berkunjung ke Demak,” ungkapnya.

Momen yang cukup menarik ya, Millens? Di tempatmu, adakah tradisi serupa menjelang Iduladha? Kalau ada, jangan lupa ramaikan ya, biar tradisi di daerahmu tetap lestari. (Sekarwati/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

TikTok Jadi Media Sosial Paling Sering Diakses Warganet Indonesia pada 2026

16 Jun 2026

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Warga Jateng Diminta Sambut Petugas dengan Baik

17 Jun 2026

Keraton Solo Keluarkan 14 Pusaka dan Kebo Bule dalam Kirab Malam 1 Suro

17 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: