BerandaTradisinesia
Sabtu, 27 Sep 2019 19:47

Serupa tapi Tak Sama: Pagar Ayu, Pagar Bagus, Bridesmaid, dan Groomsmen

Dari penampilan, bridesmaid memiliki kemiripan dengan pagar ayu karena sama-sama terlihat anggun menggunakan pakaian dan riasan seragam. (Pixsbay/hitro4aka)

Pagar Ayu dan Pagar Bagus merupakan salah satu elemen penting dalam resepsi pernikahan adat Jawa. Adakah kesamaan keduanya dengan Bridesmaid dan Groomsmen?

Inibaru.id - Jauh sebelum interaksi perempuan dengan laki-laki dianggap wajar, masyarakat Jawa sangat membatasi gerak perempuan muda, yakni nggak lebih dari urusan domestik. Ini membuat perempuan nggak punya kesempatan mencari jodoh.

Nah, konon, dari situlah Pagar Ayu dan Pagar Bagus pada pernikahan adat Jawa bermula.

Untuk bisa dilihat, para perempuan muda umumnya "dipajang" pada gelaran pernikahan dan hajatan. Pada perempuan, dan laki-laki, yang dipinang itu disebut Pagar Ayu dan Pagar Bagus. Nantinya, setelah acara selesai, para orang tua akan bertemu dan membahas perihal pinang-meminang untuk anak-anak mereka.

Pada tradisi Eropa, pagar ayu dan pagar bagus mungkin tak ubahnya Bridesmaid dan Groomsmen, yakni sebagai pengiring pengantin. Kendati begitu, keduanya punya sejumlah perbedaan.

Pagar bagus dan pagar ayu mengiringi pengantin. (Alexandra.bridestory)

Bridesmaid dan groomsmen biasanya dipilih berdasarkan hubungan kedekatan dengan mempelai pengantin. Bahkan, mereka juga mengenal istilah Maid of Honor dan Matron of Honor. "Jabatan" itu disematkan untuk orang yang dirasa paling dekat dengan pengantin, yang bertugas sebagai pemimpin.

Sementara, pagar ayu dan pagar bagus nggak dipilih berdasarkan kedekatan, tapi bisa siapa saja yang bersedia dan "tersedia", dengan syarat belum menikah, meski syarat itu kini mulai nggak berlaku lagi.

Punya Tugas yang Berbeda

Pagar ayu atau bridesmaid mengenakan pakaian seragam untuk membedakan mereka dengan para tamu undangan. (Pinterest)

Selain kriteria pemilihan yang berbeda, tugas pagar ayu dan pagar bagus juga berbeda dengan tugas bridesmaid dan groomsmen. Umumnya, pagar ayu dan pagar bagus hanya bertugas membawa bunga, mengiringi pengantin memasuki tempat resepsi, dan menerima tamu.

Ini jauh berbeda dengan bridesmaid dan groomsmen yang telah bertugas jauh sebelum resepsi. Mereka turut berperan dalam membantu calon pengantin memilih gaun, menjadi wedding organizer, mengadakan bridal shower, hingga hari resepsi membawakan bunga, dan mendampingi pengantin memasuki gedung resepsi.

Seperti pengantin, untuk membedakan mereka dengan tamu undangan, pagar ayu, pagar bagus, bridesmaid, dan groomsmen biasanya memiliki kostum spesial. Menjelang hari resepsi, mereka umumnya bakal mendapat kain dari pengantin.

Nah, itulah perbedaan dan persamaan tradisi itu ya, Millens. Hm, kalau kamu ngebet pengin nikah, nggak ada salahnya jadi pendamping pengantin, lo! Siapa tahu, dengan menjadi pagar ayu atau pagar bagus, kesempatan untuk ketemu jodohmu lebih besar! Ha-ha. (MG28/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Jemparingan, Seni Panahan Khas Mataram yang Mengajarkan Fokus dan Keteguhan Hati

1 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: