BerandaTradisinesia
Kamis, 18 Sep 2019 17:26

Memenangkan Permainan Kelereng: Sebuah Tutorial!

anak-anak sedang bermain Kelereng (Brainly.com)

Indonesia memang negara yang beragam. Bahkan dalam permainan kelereng, Indonesia memiliki berbagai cara untuk memainkannya. Mau tahu salah satunya?

Inibaru.id – Terbuat dari marmer, kaca, atau tanah liat, kelereng nggak hanya dijadikan barang koleksi yang ciamik. Si mungil bermotif unik ini juga sudah sejak lama menjadi bagian dari dolanan tradisional yang banyak dimainkan anak-anak di tanah lapang. Pernah mencoba permainan tersebut?

Untuk memainkan dolanan yang biasa disebut gundu atau setinan ini, kamu nggak bisa sendirian. Kamu butuh minimal satu "lawan" untuk bisa bermain kelereng. Namun, tentu saja, seperti kebanyakan permainan tradisional, main kelereng lebih seru kalau dilakukan lebih banyak orang.

Kelereng yang terbuat dari kaca. (Pixabay)

Permainan kelereng umumnya membutuhkan cukup banyak gundu atau bola kelereng. Jadi, silakan bawa sebanyak-banyaknya kelerengmu ya, Millens. Lalu, carilah tempat terbuka, bisa halaman rumah yang cukup luas atau lapangan kalau memungkinkan.

Di Indonesia, setidaknya ada empat cara main kelereng yang popular, yaitu permainan kelereng lingkaran, panah, lubang, dan kubah. Di antara keempatnya, permainan kelereng lingkaran adalah cara paling sering dilakukan orang Indonesia.

Bermain Kelereng Dalam Lingkaran

Nah, kalau sudah ada tempat dan teman bermain, saatnya memainkan kelereng ini! Persiapkan kelerengmu dan kelereng teman-temanmu, lalu letakkanlah di tengah lingkaran. Setelah itu, bikin garis batas lempar yang cukup jauh. Eits, tapi jangan terlalu jauh, nanti Milea rindu! Ha-ha.

Oya, selain kelereng yang diletakkan di tengah lingkaran, jangan lupa pula mengambil satu bola kelereng sebagai gaco, yang nantinya digunakan sebagai pembidik. Setelah semua siap, lempar gacomu! Ajak teman-temanmu melakukan hal yang sama, ya!

Gaco terdekat dengan lingkaran berhak memainkannya lebih dulu. Permainan dimulai dengan menyentil kelereng gaco ke dalam lingkaran seperti pada permainan biliar, tapi jangan sampai gacomu berada di dalam lingkaran itu. Nah, kelereng yang keluar dari lingkaran berhak menjadi milikmu.

Anak-anak yang sedang bermain kelereng lingkaran. (Triptus)

Kamu bisa melanjutkan permainan jika mampu membuat kelereng di dalam lingkaran keluar. Selain membidik bola kaca di dalam lingkaran, kamu juga boleh membidik gaco lawan untuk mengeliminasi dia dari permainan sekaligus "merampas" kelereng yang dia punya pada permainan itu.

Namun, jika gagal, kamu harus merelakan giliran bermain ke pemain lain. Urutan membidik selanjutnya ditentukan berdasarkan hasil bidikan yang terdekat dengan lingkaran. Begitulah seterusnya, hingga seluruh kelereng di dalam lingkaran habis.

Nah, sudah tahu cara bermainnya, bukan? Kuy coba sendiri di rumah! (MG27/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Cantiknya Pemandangan Air Terjun Penawangan Srunggo di Bantul

20 Jan 2026

Cara Unik Menikmati Musim Dingin di Korea; Berkemah di Atas Es!

20 Jan 2026

Kunjungan Wisatawan ke Kota Semarang sepanjang 2025 Tunjukkan Tren Positif

20 Jan 2026

Belasan Kasus dalam Dua Tahun, Bagaimana Nasib Bayi yang Ditemukan di Semarang?

20 Jan 2026

Ratusan Perjalanan Batal karena Banjir Pekalongan, Stasiun Tawang Jadi Saksi Kekecewaan

20 Jan 2026

Viral 'Color Walking', Tren Jalan Kaki Receh yang Ampuh Bikin Mental Anti-Tumbang

20 Jan 2026

Nggak Suka Dengerin Musik? Bukan Aneh, Bisa Jadi Kamu Mengalami Hal Ini!

20 Jan 2026

Duh, Kata Menkes, Diperkirakan 28 Juta Warga Indonesia Punya Masalah Kejiwaan!

21 Jan 2026

Jika Perang Dunia III Pecah, Apakah Indonesia Akan Aman?

21 Jan 2026

Ki Sutikno; Dalang yang Tiada Putus Memantik Wayang Klithik Kudus

21 Jan 2026

Statistik Pernikahan Dini di Semarang; Turun, tapi Masih Mengkhawatirkan

21 Jan 2026

Kabar Gembira! Tanah Sitaan Koruptor Bakal Disulap Jadi Perumahan Rakyat

21 Jan 2026

Ternyata Bumi Kita Nggak Seburuk Itu, Simak Kabar Baik Pemulihan Alam Belakangan Ini!

21 Jan 2026

Kata Pakar Soal Makanan yang Bisa Bertahan Lebih dari 12 Jam

22 Jan 2026

Apakah Indonesia Sudah Memasuki Puncak Musim Hujan?

22 Jan 2026

Tradisi Unik jelang Ramadan; Nyadran 'Gulai Kambing' di Ngijo Semarang

22 Jan 2026

Bukan Cuma Rokok, Tekanan Finansial Juga Jadi Ancaman Serius buat Jantung

22 Jan 2026

Pantura 'Remuk' Pasca-Banjir, Pemprov Jateng Mulai Hitung Kerugian dan Siapkan Strategi Baru

22 Jan 2026

Menurut PBB, Dunia Sudah Memasuki Fase Kebangkrutan Air Global!

23 Jan 2026

Waktu-waktu Terburuk untuk Liburan ke Jepang pada 2026

23 Jan 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: