BerandaTradisinesia
Minggu, 6 Okt 2018 14:40

Dhahar Kembul, Tradisi Makan Bersama Bikin Makin Intim

Menu yang biasa disajikan saat dhahar kembul. (cookpad.com)

Pernah lihat pengantin suap-suapan di pelaminan? Ternyata ada maknanya, lo. Yuk, simak ulasannya.

Inibaru.id – Dalam rangkaian upacara pernikahan, ada yang namanya dhahar kembul. Itu, lo suap-suapan sepasang pengantin. Dalam bahasa Jawa dhahar artinya makan, sementara kembul artinya bersama.

Hidangan yang biasa disajikan saat dahar kembul terdiri dari sayuran gudangan, nasi, dan lauk. Lauk ini diantaranya telur dadar, kedelai goreng, rempeyek, kerupuk, tempe goreng, ayam goreng, abon, dan pindang antep atau hati ayam kampung yang dipindang.

Pengantin saling menyuapi sambil duduk di pelaminan. (fotokita.net)

Pengantin laki-laki yang mendapat giliran pertama untuk menyuapi. Pada pelaksanaannya, pengantin pria menyuapkan nasi dan lauk menggunakan tangan kosong. Kemudian dilanjutkan dengan pengantin perempuan. Namun, kini sendok lebih sering digunakan untuk ritual dhahar kembul.

Nah, makna dari interaksi ini adalah harapan bahwa pasangan tersebut akan menikmati hidup bahagia bersama. Selain itu, pasangan pengantin diharapkan mampu bekerja sama dalam membina rumah tangga.

Hidangan yang disajikan nggak hanya asal pilih, Millens. Masing-masing memiliki makna untuk pernikahan. Kacang panjang jadi simbol panjangnya kasih sayang pengantin. Harapan akan rejeki dan makanan yang melimpah disimbolkan oleh lauk pauk dan sayur yang beragam. Lauk pindang hati memiliki makna kemantapan hati pengantin dalam memilih pasangan dan berumah tangga.

Bukan hanya untuk prosesi pernikahan, dhahar kembul juga diterapkan dalam kegiatan makan sehari-hari. Untuk meningkatkan rasa kebersamaan dan keakraban, kembulan dilakukan bersama keluarga atau teman. Komunikasi jadi lebih intim dengan posisi duduk yang rapat.

Makan beramai-ramai juga meningkatkan nafsu makan. (hipwee.com)

Wah, jadi lapar deh. Eh tapi kamu kapan dhahar kembul di pelaminan? He-he (MG13/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Belajar dari Burung Dodo: Ketika Dunia Berubah, Bertahan Saja Tidak Cukup

1 Mei 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: