BerandaTradisinesia
Sabtu, 17 Jan 2020 18:00

Batik Tiga Negeri Keluarga Tjoa, Mahakarya Peranakan Tionghoa dengan Pewarnaan dari Tiga Kota

Batik Tiga Negeri. (Bukalapak.com)

Satu hal menarik dari Batik Tiga Negeri adalah proses pewarnaan batik yang dilakukan di tiga daerah berbeda; merah dicelup di Lasem, biru di Pekalongan atau Kudus, sedangkan cokelat di Solo atau Yogyakarta. Kenapa demikian?

Inibaru.id – Pekalongan, Solo, dan Lasem (Rembang) telah lama dikenal sebagai sentra batik Nusantara, jauh sebelum Indonesia berdiri. Akulturasi budaya Jawa, Tiongkok, dan Eropa, di negeri ini pun menjadi corak tersendiri pada batik Jawa. Semuanya dirangkum apik dalam mahakarya Batik Tiga Negeri.

Yap, Batik Tiga Negeri, pernahkah kamu mendengarnya? Pada 1910, Ny Tjoa Giok Tjiam memprodusi batik ini dengan memadukan budaya dari beberapa daerah. Yang paling menarik, demi memperoleh warna terbaik, proses pewarnaan batik dilakukan di tiga kota berbeda.

Generasi ketiga Keluarga Tjoa, Tjoa Siang Swie (kanan) bersama istrinya Sie Hing Kwan. (Kompas/Nabilla Tashandra)

Warna merah dicelup di Lasem, biru di Pekalongan atau Kudus, sedangkan cokelat di Solo atau Yogyakarta. Bagi Nyonya Tjoa, pewarnaan kain memang harus dilakukan di daerah yang semestinya, agar mendapatkan warna yang khas dan sesuai.

Tiga warna di tiga tempat itu bukannya tanpa pesan. Merah getih pitik (darah ayam) adalah cerminan tradisi Tionghoa di Lasem, biru indigo merupakan ciri khas batik buket (Belanda) asal Pekalongan, sedangkan cokelat soga menjadi unsur utama batik Jawa di Solo dan Yogyakarta.

Akulturasi Tiga Negeri

Pembuatan Batik Tiga Negeri di Lasem dengan unsur utama warna merah <i>getih pitik</i>. (Grid/Sigit Pamungkas)

Berdiri pada masa-masa sulit zaman Kolonial Belanda di Jawa, Batik Tiga Negeri terus bertahan secara turun-temurun. Unsur budaya dari tiga negara, yakni Tiongkok, Belanda, dan Indonesia (Jawa), masih menjadi ciri khasnya hingga produksi batik ini resmi berakhir pada 2014 lalu.

Selama puluhan tahun Keluarga Tjoa terus mengembangkan motif-motif dari tiga negara; burung hong (Tiongkok/Lasem), bunga mawar, tulip, bunga peoni, dan kupu-kupu (Belanda/Pekalongan), menyatu dengan motif parang dari Jawa.

Pembuatan Batik Tiga Negeri di Lasem. (Grid/Sigit Pamungkas)

Batik Tiga Negeri dulunya diproduksi di daerah pesisir Jawa, yakni Lasem (Rembang), Kudus, Pekalongan, Batang, dan Cirebon. Selain itu, ada juga yang diproduksi di Solo. Sayang, pada 2014 lalu, lantaran keterbatasan tenaga kerja dan kesulitan bahan produksi, Batik Tiga Negeri resmi gulung tikar.

Duh, syedih! Kendati demikian, batik ini masih bisa kamu temukan di pedagang-pedagang lawas dan di beberapa toko kain batik, kok, Millens! (IB07/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Seni, Tradisi, dan Ekspresi Keislaman di Festival Takjil Piji Wetan

22 Mar 2026

Menikmati Kesejukan Kebun Teh Sikatok di Wonosobo

22 Mar 2026

Ternyata, Kangkung Nggak Pernah Ada di Menu bagi Pasien Rumah Sakit

22 Mar 2026

Michael Spence, Teori Sinyal, dan Proses Rekrutmen di Perusahaan Modern

22 Mar 2026

Libur Lebaran, Jutaan Wisatawan Diprediksi Serbu Destinasi Wisata di Jateng

22 Mar 2026

Tester Makeup di Toko Bisa Jadi Sarang Bakteri dan Virus

22 Mar 2026

7 Masjid Unik dan Bersejarah di Semarang; Dari 'Kapal Nabi Nuh' Sampai Menara Khas Melayu

22 Mar 2026

Mengapa di Label Informasi Gizi Makanan Ada Tulisan yang Dicetak Tebal?

23 Mar 2026

Segarnya Pemandangan Alam Air Terjun Kembang Soka di Kulon Progo, DIY

23 Mar 2026

Induced Demand dan Paradoks Pembangunan Jalan di Wilayah Urban

23 Mar 2026

Halalbihalal: Tradisi Pemersatu Bangsa yang Lahir dari Diplomasi Politik dan Seruan Pedagang Martabak

23 Mar 2026

Panci Presto Disulap Jadi Alat Sterilisasi Pangan, Solusi Murah buat UMKM Naik Kelas

23 Mar 2026

Menu Kuliner Nusantara saat Halalbihalal di Semarang, Ini Rekomendasinya!

24 Mar 2026

Cantiknya Pemandangan Alam Lembah Manah di Sluke, Kabupaten Rembang

24 Mar 2026

Hangat dan Sederhana; Berlebaran dengan Harira di Maroko

24 Mar 2026

Dehidrasi Bisa Bikin Mood Berantakan dan Otak Lemot

24 Mar 2026

Okupansi 'Hotel Anabul' Pet Central Semarang Full selama Periode Mudik

24 Mar 2026

Lapangan Tanah Liat Hijau Terbukti Lebih Cepat Capai Net Zero

24 Mar 2026

Lebih dari Sekadar Pantai, Begini Serunya Main ke Pantai Balongan Rembang

25 Mar 2026

Rekomendasi Restoran Ramen Halal di Tokyo yang Bisa Kamu Coba

25 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: