BerandaKulinary
Kamis, 18 Mar 2020 18:00

Kue Sagon Wariyanto: Autentik dari Bantul, Menjamin Rasa sejak 1950-an

Kue sagon porduksi Wariyanto. (Soalperut.blogspot)

Pengin menikmati kue sagon autentik yang gurih, manis, dengan sensai juicy pada bagian tengahnya? Datang saja ke rumah produksi kue sagon milik Wariyanto di Bantul.

Inibaru.id - Kue Sagon mulai sulit dicari, meski dulu sempat menjadi salah satu penganan favorit, khususnya sebagai pendamping teh atau kopi, di Yogyakarta. Di antara sedikit yang masih tersisa, kamu mungkin bisa bertemu Wariyanto, pembuat kue sagon dari Kecamatan Baturetno, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta.

Keahlian membuat kue ini didapatkan lelaki paruh baya tersebut dari orang tuanya, yang merintis usaha produksi kue sagon sejak sekitar 1950-an. Salah satu keunggulan kue sagon bikinan keluarga Wariyanto adalah orisinalitas rasa dan ketiadaan bahan pengawet dan pewarna.

Rasanya gurih, manis, dan kenyal. (Tokomesinkelapa)

Lantaran nggak mengandung bahan pengawet, kue sagon ini juga hanya bisa bertahan 2-3 hari. Wariyanto pun enggan memproduksi kue sagon dalam jumlah yang terlampau banyak. Dibantu seorang karyawan, produksi paling banyak mereka lakukan menjelang perayaan hari besar seperti Idulfitri.

Bagi Wariyanto, rasa yang autentik lebih penting ketimbang mengejar kuantitas produksi. Mimpinya itu memang nggak muluk-muluk. Ini tentu menjadi hal yang cukup langka, karena sebagian orang justru memilih membuat berbagai inovasi agar produknya diterima masyarakat.

Kue sagon yang nikmat selagi hangat. (Jogjapedia)

Namun, justru keaslian inilah yang kini menjadi daya tarik tersendiri. Kalau kamu pengin merasakan kue sagon dengan rasa yang nggak banyak berubah sejak dulu, datanglah ke rumahnya karena mereka nggak buka cabang di mana pun.

Gimana, tertarik mencicipi kue sagon? Sebagai gambaran, kue sagon berbahan dasar beras ketan tumbuk yang dicampur dengan kelapa parut. Sebagai penambah rasa, kue tersebut diberi tambahan gula pasir, panili, dan garam. Adonan sagon kemudian dipanggang di atas tungku dengan bara api sedang dan stabil.

Kue sagon. (Travelingyuk/Rizky Nusantara)

Tekstur kue sagon cukup crispy di luar, tapi lembut pada bagian dalamnya. Perpaduan gurih dan manis, dengan aroma kelapa bakar yang khas, dijamin bakal menjadi rasa yang sulit kamu lupakan.

Bagaimana, Millens, tertarik mencoba? Datang langsung yuk ke tempat produksinya! (MG26/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Belajar dari Burung Dodo: Ketika Dunia Berubah, Bertahan Saja Tidak Cukup

1 Mei 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: