BerandaKulinary
Rabu, 27 Nov 2018 16:11

Soto Triwindu, Kuliner Legendaris di Surakarta yang Bikin Rindu

Soto Triwindu. (Inibaru.id / Verawati Meidiana)

Soto Triwindu telah ada sejak 1939. Karena cita rasanya yang lezat, soto ini bahkan diberikan tempat di area Keraton Mangkunegaran untuk berjualan.

Inibaru.id – Salah satu wisata yang wajib dikunjungi di Kota Solo adalah Pasar Triwindu. Suasana zadoel, klasik, dan tentu saja antik jadi daya tarik pasar klithikan ini. Banyak wisatawan yang terkesan dengan barang-barang yang dijual di sana, termasuk saya.

Menyusuri lorong-lorong Pasar Triwindu bikin saya semakin tertarik dengan gerak kehidupan lampau masyarakat Kota Solo. Karena itu, saya memutuskan untuk mencari tahu lebih dalam lewat budaya kulinernya.

Soto Triwindu. (Inibaru.id / Verawati Meidiana)

Yap, seni berkuliner bukan cuma tentang makan enak, bukan? Selalu ada budaya dan sejarah dari setiap proses pembuatannya, bahkan dari setiap taburan garam dan gulanya.

Untuk mendapatkan jawaban tersebut saya mengunjungi sebuah warung soto legendaris di belakang Pasar Triwindu. Kelezatan soto tersebut kabarnya pernah jadi bagian dari sejarah Keraton Mangkunegaran. Hm! Begitulah kata Murwani, pewaris generasi ketiga warung soto tersebut. Orang-orang menyebutnya Soto Triwindu.

Nggak sulit untuk menemukan warungnya. Saya hanya perlu masuk ke sebuah gang di Jalan Teuku Umar No 43, Keprabon, di dekat area Pura Mangkunegaran. Di depan gang, sebuah plang berwarna kuning jadi penanda keberadaan warung itu.

Seketika aroma khas kuah soto tercium. Benar saja, nggak jauh dari bibir gang, warung itu sudah bisa saya temukan. Saya bisa melihat seorang pria tengah mengaduk-aduk kuah di sebuah periuk besar.

Soto Triwindu. (Inibaru.id / Verawati Meidiana)

Pada samping bangunan ada kompor dan kuali tanah yang masih mengeluarkan asap. Yap, Soto Triwindu dimasak di sana, masih dengan peralatan zadoel.

Sementara, pada bagian dalam warung, meja-meja kayu berbaris dengan bufet kaca di atasnya. Lauk tambahan seperti gorengan dan satai ditata rapi dalam bufet. Sementara, kaleng-kaleng kerupuk zadoel berada di atasnya. Yeah, pemandangan ini terlihat kuno, tapi istimewa.

Asyik memperhatikan isi warung, pramusaji justru telah sigap menyiapkan semangkuk nasi lengkap dengan tambahan tauge. Kuah berwarna kecoklatan dan potongan daging disiram di atasnya. Terakhir, taburan bawang goreng bikin tampilannya semakin sedap.

Soto Triwindu. (Inibaru.id / Verawati Meidiana)

Porsinya nggak terlalu besar, seukuran dengan mangkuk bubur ayam. Saya memilih menikmatinya dengan perasan jeruk nipis dan sambal, tanpa kecap.

Oya, satu tusuk satai ayam saya ambil untuk lauk tambahannya. Sebenarnya, ada banyak lauk pendamping yang disediakan di sana, mulai dari empal, lidah, paru, otak, limpa, hingga kikil. Sayang, saya datang terlalu siang, jadi semua lauk tambahan itu sudah ludes lebih dulu.

Soal rasa, kita mulai dengan kuahnya, ya! Kuah sotonya sangat segar, Millens. Terasa gurih dari kaldu daging sapi dan rempah-rempahnya. Saya lebih suka kuah soto yang ini. Yap, dibanding soto Kudus dan Semarang yang didominasi bawang putih goreng, kuah Soto Triwindu lebih sesuai dengan selera saya.

Soto Triwindu. (Inibaru.id / Verawati Meidiana)

Dus, dagingnya sangat empuk dan terasa segar seperti baru selesai dimasak. Dipadu dengan tauge mentah yang masih renyah, rasanya sungguh nikmat. Sate ayamnya cenderung manis, tapi cocok dimakan dengan kuah soto yang asin. Wah!

Pengalaman kuliner ini sungguh menarik. Kalau saya ke Surakarta lagi, Soto Triwindu harus masuk daftar wisata kuliner saya. Yap, Soto Triwindu memang selalu bikin rindu! Ha-ha. (Verawati Meidiana/E03)

Soto Triwindu

Kategori      : Warung Makan

Alamat        : Jalan Teuku Umar No. 43, Keprabon, Surakarta, Jawa Tengah.

Jam Buka    : 05.30 - 15.30 WIB

Harga Menu : Rp 3.000 s.d. Rp 16.000

 

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Di Korea Selatan, Siswa Pelaku Bullying Dipersulit Masuk Universitas

19 Jan 2026

Melegenda di Muntilan, Begini Kelezatan Bubur Mbah Gamping

19 Jan 2026

Terdampak Banjir, Warga Wonorejo Mulai Mengeluh Gatal dan Demam

19 Jan 2026

Antisipasi Doomscrolling, Atur Batas Waktu Youtube Shorts Anak dengan Fitur Ini!

19 Jan 2026

Opsi Layanan Kesehatan 'Jemput Bola' untuk Warga Terdampak Banjir Wonorejo

19 Jan 2026

Bijak Kenalkan Gawai dan Media Sosial pada Anak

19 Jan 2026

Bupati Pati Sudewo Kena OTT KPK! Terkait Kasus Apa?

19 Jan 2026

Jalur Pekalongan-Sragi Tergenang, Sebagian Perjalanan KA Daop 4 Semarang Masih Dibatalkan

19 Jan 2026

Cantiknya Pemandangan Air Terjun Penawangan Srunggo di Bantul

20 Jan 2026

Cara Unik Menikmati Musim Dingin di Korea; Berkemah di Atas Es!

20 Jan 2026

Kunjungan Wisatawan ke Kota Semarang sepanjang 2025 Tunjukkan Tren Positif

20 Jan 2026

Belasan Kasus dalam Dua Tahun, Bagaimana Nasib Bayi yang Ditemukan di Semarang?

20 Jan 2026

Ratusan Perjalanan Batal karena Banjir Pekalongan, Stasiun Tawang Jadi Saksi Kekecewaan

20 Jan 2026

Viral 'Color Walking', Tren Jalan Kaki Receh yang Ampuh Bikin Mental Anti-Tumbang

20 Jan 2026

Nggak Suka Dengerin Musik? Bukan Aneh, Bisa Jadi Kamu Mengalami Hal Ini!

20 Jan 2026

Duh, Kata Menkes, Diperkirakan 28 Juta Warga Indonesia Punya Masalah Kejiwaan!

21 Jan 2026

Jika Perang Dunia III Pecah, Apakah Indonesia Akan Aman?

21 Jan 2026

Ki Sutikno; Dalang yang Tiada Putus Memantik Wayang Klithik Kudus

21 Jan 2026

Statistik Pernikahan Dini di Semarang; Turun, tapi Masih Mengkhawatirkan

21 Jan 2026

Kabar Gembira! Tanah Sitaan Koruptor Bakal Disulap Jadi Perumahan Rakyat

21 Jan 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: