BerandaJalan-jalan
Rabu, 29 Agu 2017 08:04

Parak Iwak, Puncak Festival Serayu Banjarnegara Yang Membuat Lebih  Semarak

Festival Parak Iwak di Banjarnegara. (Foto: Inibaru.id)

Mau berwisata paket lengkap? Cuma disini nih, kalian bisa refreshing sembari merasakan sensasi tangkap ikan sendiri, udah gitu dapat bonus uang lagi. Wah!

Inibaru. Id - Tak hanya dikenal dengan arum jeram di Sungai Serayu ataupun dataran tinggi Dieng yang lengkap dengan pemandangan dahsyatnya, Banjarnegara kini juga memiliki daya tarik lain dengan adanya gelaran berbagai festival. Salah satunya adalah Festival Serayu Banjarnegara yang dihelat pada tanggal 5 hingga 27 Agustus 2017 lalu.

Dalam festival ini, setidaknya terdapat 15 rangkaian acara. Dari sekian banyak kegiatan tersebut dibagi menjadi dua kategori, yakni kategori agenda utama dan pendukung. Ribuan wisatawan yang datang nampaknya sangat menikmati gelaran ini, misalnya parade budaya, Banjar Banjir Dawet, Serayu Expo, Banjarnegara Hijau, Ketoprak Jateng Gayeng, Parak Iwak, dan Banjarnegara Berzikir.

Sementara itu, kegiatan pendukung seperti lomba karawitan, Jateng Gayeng, kontes ternak, coffee day, agro expo, pasar lelang, hingga festival dokar wisata juga tak kalah semarak dan membuat para wisatawan merasa puas.

Dari sekian banyak rangkaian kegiatan, Parak Iwak merupakan salah satu kegiatan yang paling diminati wisatawan. Bahkan, Parak Iwah ini juga menjadi primadona dari beberapa kegiatan yang ada.

Budhi Sarwono, Bupati Banjarnegara menyebutkan bahwa kegiatan Parak Iwak sebagai acara puncak yang sekaligus menutup festival ini. Di event Parak Iwak yang diadakan pada hari Minggu, 27 Agustus 2018 lalu, ribuan warga langsung tumpah ruah di Sungai Serayu.

Tak ada satupun dari mereka yang takut terbawa arus sungan yang dikenal cukup deras ini. Di tengah-tengah salah satu sungai paling panjang di Pulau Jawa ini, para warga berusaha untuk menangkap 2.317 kilogram ikan nila yang sebelumnya sudah disebar oleh panitia.

Alat yang dipakai oleh para warga yang mengikuti Parak Iwak dalam menangkap ikan pun sangat beragam. Ada yang memakai jaring dan jala layaknya nelayan, namun ada pula yang memakai peralatan seadanya seperti kaos yang mereka kenakan.

Tak hanya bisa mendapatkan ikan nila, warga yang beruntung juga bisa mendapatkan jakpot jika mereka berhasil menangkap ikan yang memiliki tanda khusus di kepalanya. Ikan yang memiliki tanda khusus ini kemudian bisa diganti dengan uang sebesar Rp 250 ribu atau 1 unit televisi.

Salah seorang warga yang ikut dalam event Parak Iwak ini, Syukur, mengaku sangat menikmati event ini. Ia bahkan sampai membawa jaring agar bisa menangkap ikan yang sudah disebar. Sayangnya, meskipun peralatannya sudah lengkap, ia mengaku tetap kesulitan dalam menangkap ikan tersebut akibat dari derasnya air sungai dan banyaknya warga yang juga ikut berebut ikan bersamanya. Syukur sendiri hanya mampu mendapatkan setengah kilogram ikan selama 3 jam berusaha menangkap ikan di Sungai. Meskipun begitu Ia mengaku senang karena ikut berpartisipasi dalam event yang sangat menarik ini.

Sebagai informasi, Parak Iwak merupakan event dua tahunan yang memang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Banjarnegara yang bertujuan mempromosikan konsumsi ikan kepada warga. Karena pemerintah melihat tingkat konsumsi ikan di Banjarnegara tergolong masih rendah. Tak hanya itu, event ini diharapkan bisa menyadarkan masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, khususnya dalam hal menjaga kebersihan sungai. (AW/IB)

 

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Jemparingan, Seni Panahan Khas Mataram yang Mengajarkan Fokus dan Keteguhan Hati

1 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: