BerandaInspirasi Indonesia
Selasa, 21 Mei 2018 19:18

Arfian dan Arie, Ahli Desain Mekanik Kelas Dunia Tanpa Gelar Sarjana

Arfian Fuadi dan Arie Kurniawan (detik.com)

Perjalanan karir Arfian Fuadi dan Arie Kurniawan kini menjumpai titik terang. Meski tanpa gelar sarjana, kakak beradik itu berhasil menjadi desainer engineering kelas dunia.

Inibaru.id – Impossible is nothing! Mungkin istilah itulah yang paling tepat untuk menggambarkan kesuksesan Arfian Fuadi dan Arie Kurniawan, kakak beradik asal Salatiga, Jawa Tengah. Ya, meski hanya lulusan SMA dan SMK, keduanya memiliki prestasi luar biasa dan mampu mengalahkan banyak insinyur dunia.

Perlu kamu tahu, mengutip Kompas.com (28/7/2014) Arfian dan Arie pada 2014 berhasil menyabet juara pertama dalam "3D Printing Challenge" yang diadakan oleh General Electric (GE), perusahaan global asal Amerika yang reputasinya sudah mendunia.

Mereka mendesain jet engine bracket, yaitu salah satu komponen untuk mengangkat mesin pesawat terbang yang paling ringan dari komponen serupa yang pernah dibuat di dunia. Dalam kompetisi itu keduanya mengalahkan ratusan peserta lainnya. Di antara mereka, banyak lo yang bergelar doktor dari universitas terkemuka dunia. Wah, hebat sekali ya?

Sontak, nama mereka mencuat dan dikenal dalam dunia desain engineering. Tentunya kesuksesan mereka nggak lepas dari perjuangan yang panjang nih, Sobat Millens. Ketertarikan kedua pemuda ini sudah dimulai sejak kecil, lo. Sayangnya, mereka harus berhenti pada jenjang SMA karena masalah ekonomi.

Apa boleh buat, Arfian sang kakak harus puas dengan lulus dari SMA Negeri 7 Semarang pada 2005 dan adiknya Arie lulus dari SMK Negeri 3 Salatiga pada 2009.

Pantang Menyerah

Kendati nggak pernah berkesempatan mendalami bidang desain engineering secara formal, bukan berarti mereka putus asa dan berhenti belajar. Arfian kerap kali meminjam komputer sepupunya untuk mengasah kemampuan desain. Nggak jarang juga, dia menjelajahi dunia maya untuk belajar mengenai teknik desain. Kemampuan Arfian itu ditularkannya pada Arie, sang adik.

Melansir tribunnews.com (24/7/201), kedua bersaudara itu bermimpi untuk memiliki perusahaan desain engineering sendiri. Tekad mereka untuk membangun bisnis sendiri patut diacungi jempol. Mereka nggak segan bekerja serabutan, mulai dari keliling berjualan susu, menjadi tukang tambal ban hingga bekerja di Kantor Pos Salatiga sebagai penjaga malam.

Yang menarik, di tengah kesibukannya bekerja, keduanya masih menyempatkan diri memperdalam kemampuan desain mereka. Wah! Beberapa komputer bekas bisa terbeli dari jerih payah mereka. Setelah dirasa cukup modal, mereka pun mendirikan perusahaan Dtech Engineering, sebuah perusahaan desain mekanik, pada 2009.

Kini, perusahaan mereka sudah berskala internasional, tepatnya setelah keduanya memenangkan kompetisi dari GE. Kemenangan tersebut merupakan langkah awal untuk menjajarkan reputasi perusahaan yang mereka dirikan. Ratusan klien dari berbagai belahan dunia sudah mereka layani. Beragam produk juga berhasil dikerjakan, mulai dari gantungan kunci, bolpoin, hingga ultralight aircraft.

Mengutamakan kualitas membuat banyak klien puas dan melakukan repeat order. Bahkan, mereka seringkali terpaksa menolak order lantaran order yang datang bersamaan. Tim mereka hanya delapan orang, sementara untuk mengerjakan satu oder saja mereka butuh berbulan-bulan hingga setahun, tergantung desain yang diinginkan.

Well, prestasi keduanya memang luar biasa, bukan? Meski tanpa gelar sarjana, Arfian dan Arie sukses menembus pasar global. Salute! (IB05/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sirkuit Mandalika Kantongi Homologasi Grade A FIM untuk MotoGP 2026

9 Okt 2026

Mengulik Asal Nama Rondo Royal, Jajanan Tape Goreng Khas Jepara

11 Okt 2026

Penonton MotoGP Mandalika 2026 Tembus 157 Ribu, Cetak Rekor Baru

12 Okt 2026

Gentengisasi Jateng Disiapkan, 1,1 Juta Keping Genteng Dibutuhkan

13 Okt 2026

Pemerintah Tutup Permanen Ekspor Benih Lobster, Penyelundup Bakal Diburu

14 Okt 2026

HP Gratis dengan Rekening Digital Diusulkan untuk Penyaluran Bansos

15 Okt 2026

Dari Jepara ke Sarajevo, Merawat Ukiran dan Diplomasi yang Tak Selesai di Meja Pertemuan

16 Okt 2026

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Pemerintah Tunda Kewajiban Sertifikasi Halal hingga 2028

21 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: