BerandaIndie Mania
Jumat, 5 Des 2019 11:00

Keterkaitan Rempah-Rempah, Geografis, dan Tradisi di Indonesia

Rempah-rempah. (Inibaru.id/ Audrian F)

Dalam acara Eksplo Rasa, saya mendapati banyak informasi menarik seputar rempah-rempah. Informasi ini bahkan saling berkaitan. Wah, apa saja ya?

Inibaru.id - Penjajahan yang dialamatkan kepada Indonesia di masa lampau bukanlah tanpa sebab. Kekayaan alam Indonesialah alasannya; rempah-rempah. Sejarah menyebut, rempah-rempah ini seharga emas. Inilah yang membuat VOC, perusahaan dagang Belanda menjajah negeri ini berabad-abad lamanya.

Riza Amala, sales marketing Javara Culture menjelaskan banyak hal mengenai rempah-rempah pada peserta acara “Eksplo Rasa”, yang diselenggarakan di Javara Culture, Taman Srigunting, Semarang, Rabu (17/9) sore.

Dari acara ini saya mendapat pencerahan terutama soal rempah-rempah. Sebenarnya, hal ini sedikit banyak sudah disinggung di buku sejarah. Tapi karena itu sudah lama, nggak ada salahnya saya mengingat kembali dengan ikut acara ini.

Jadi, daerah yang mulanya dieksplor VOC untuk mengumpulkan rempah-rempah adalah Pulau Banda. Saat itu, biji pala merupakan komoditas terbesar. Dari sana, barulah VOC merembet ke daerah-daerah lainnya.

Hal yang nggak saya sadari adalah hubungan letak geografis dengan keanekaragaman rempah-rempah. Contohnya, kemiri yang tumbuh di Jawa dan di Flores berbeda. Hal ini disebabkan unsur mineral dalam tanah Flores lebih tinggi dibanding di Jawa. Akibatnya, kemiri Flores lebih mencolok.

Baca juga: Kamu Wajib Tahu, Khasiat Rempah-Rempah Ini Menakjubkan

"Beberapa kalangan mengatakan sampai hampir mirip macadamia lokal. Yakni sejenis kacang-kacangan dengan harga selangit," kata Riza. Sebenarnya saya nggak terlalu paham bagamana rasa kemiri ini karena belum pernah mencobanya sendiri. He 

Dalam acara "Eksplo Rasa" peserta diminta menebak jenis rempah-rempah yang telah disiapkan. (Inibaru.id/ Audrian F)

Sesi semakin menarik ketika Riza memberi tip paling gampang membedakan jenis rempah-rempah yang ada di nusantara. Pertama dia menjelaskan kalau "rasa" adalah aspek yang paling utama untuk membedakan.

Baca juga: Eksplo Rasa Ajak Masyarakat untuk Lebih Kenal Rempah-Rempah Asli Indonesia

“Terutama adalah rasa, ya. Nggak bisa dibohongi. Kalau sudah terkena lidah pasti akan berbeda. Misalnya seperti lada hitam. Lada hitam yang paling terkenal berasal dari Lampung. Lada di Lampung itu rasa pedasnya sangat menonjok. Beda kalau di Jawa lebih ramah. Di Jawa dan Lampung jelas memiliki unsur tanah yang berbeda. Nah, seperti itu contohnya. Unsur tanah sangat menentukan,” terang Riza Amala yang berdomisili di ibu kota Jakarta.

Ternyata perbedaan rasa nggak cuma mempengaruhi masakan tapi juga tradisi setempat. Misalnya seperti tradisi minum jamu yang cukup kental di daerah Jawa namun nggak demikian di Sumatera.

“Polanya adalah kenapa Sumatera nggak ada tradisi minum jamu karena mereka sudah kaya akan rempah-rempah yang terkandung di dalam masakannya. Jadi suplai ke tubuh nggak terlalu dipikirkan. Tapi kalau di Jawa, masakannya nggak sekompleks di Sumatera, maka kebutuhan akan rempah-rempahnya diperoleh lewat minum jamu,” tandasnya.

Nah, jadi begitulah, Millens, bagaimana pemetaan rempah-rempah di Indonesia. Kamu sendiri tahu banyak nggak soal rempah-rempah? (Audrian F/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Jemparingan, Seni Panahan Khas Mataram yang Mengajarkan Fokus dan Keteguhan Hati

1 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: