BerandaHits
Minggu, 19 Jan 2019 11:09

Harga Tiket Pesawat dan Akomodasi Naik, Biaya Liburan Selama 2019 Diprediksi Lebih Mahal

Traveling diprediksi lebih mahal tahun ini. (Beer5020)

Menurut laporan tahunan Global Travel Forecast, biaya traveling diprediksi akan mengalami kenaikan pada 2019. Ini karena sejumlah maskapai di beberapa negara menaikkan tarifnya.

Inibaru.id – Sobat Millens yang pengin berlibur ke luar negeri tahun ini tampaknya harus menyediakan bujet eksta. Itu karena biaya liburan pada 2019 diprediksi lebih mahal daripada tahun kemarin. Menurut laporan tahunan Global Travel Forecast, kenaikan biaya liburan merupakan dampak dari kenaikan harga tiket pesawat dan akomodasi.

Laporan yang dipublikasikan dalam Global Business Travel Association (GBTA) and Carlson Wagonlit Travel (CWT) ini memaparkan kenaikan tiket pesawat terjadi hampir di seluruh wilayah dunia. Di Eropa Barat, kenaikan harga tiket pesawat mencapai 4,8 persen, di daerah Asia Pasiik mencapai 3,2 persen, dan Tiongkok sebesar 3,9 persen. Sementara itu, kenaikan tertinggi terjadi di Norwegia dengan kenaikan 11,5 persen.

Kendati demikian, tarif pesawat di beberapa negara justru turun. Penurunan harga tiket pesawat terjadi di Eropa Timur, Timur Tengah, dan negara-negara Afrika dengan nilai sekitar 2,3 persen.

Kompas.com, Kamis (17/1/2019), menulis, banyaknya permintaan tiket pesawat pada 2018 menjadi salah satu faktor kenaikan harga tiket. Faktor lainnya adalah kenaikan harga bahan bakar avtur, kurangnya tenaga pilot, dan kompetisi maskapai yang semakin ketat.

Kendati penerbangan luar negeri banyak yang mengalami kenaikan, harga tiket seluruh maskapai nasional yang tergabung dalam Asosiasi Perusahaan Penerbangan Indonesia (INACA) telah diturunkan per 11 Januari 2019. Penurunan harga tiket itu terjadi di beberapa rute penerbangan seperti Jakarta-Denpasar, Jakarta-Yogyakarta, Jakarta-Surabaya, Bandung-Denpasar, dan akan dilanjutkan dengan rute penerbangan domestik lainnya.

Selain harga tiket pesawat, tarif hotel di sejumlah negara juga mengalami kenaikan. Tarif hotel di daerah Asia Pasifik diprediksi naik 5,1 persen, sedangkan di Selandia Baru mencapai 11,8 persen. Namun, akomodasi di Jepang diprediksi turun sampai 3,2 persen.

Kenaikan tarif hotel diakibatkan oleh banyaknya hotel yang memasang teknologi canggih demi memberikan pengalaman baru bagi para tamu. Teknologi tersebut seperti hiburan dalam kamar, pengenalan wajah, dan aplikasi seluler.

Nah, kalau begitu, mending berlibur di dalam negeri saja Millens yang tiket pesawatnya turun. Toh wisata Indonesia juga banyak yang lebih eksotis dari luar negeri. Bagaimana? (IB07/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Wali Kota Agustina Akui Sempat Kewalahan Menangani Banjir Semarang

21 Feb 2026

Bukan Cantik Berwarna-warni, Anggrek Misterius di Hutan Merapi Ini Justru Beraroma Ikan Busuk!

21 Feb 2026

Statistik Catat Hanya Ada 2.591 Tunawisma di Seluruh Jepang

22 Feb 2026

Boleh Nggak Sih Pulang Setelah Tarawih 8 Rakaat di Masjid Lalu Witir di Rumah?

22 Feb 2026

Bersiap Sambut Pemudik, Jateng Akan Kebut Perbaikan Jalan

22 Feb 2026

Arus Mudik Lebaran 2026 dalam Bayang-Bayang Cuaca Ekstrem di Jateng

22 Feb 2026

Deretan Poster Humor Ramadan di Mijen; Viral dan Jadi Spot Ngabuburit Dadakan

22 Feb 2026

Manisnya Buah Tanpa Biji dan Perampokan Kemandirian

22 Feb 2026

Meriung Teater Ketiga 'Tengul' melalui Ruang Diskusi Pasca-pentas

22 Feb 2026

Ini Dokumen Wajib dan Cara Tukar Uang Baru Lebaran 2026 yang Perlu Kamu Tahu!

22 Feb 2026

Mengapa Orang Korea Suka Minum Alkohol dan Mabuk?

23 Feb 2026

Tren Makanan Kukusan Makin Populer, Sehat bagi Tubuh?

23 Feb 2026

Ratusan Jemaah Tiap Hari, Tradisi Semaan di Masjid Agung Kauman selama Ramadan

23 Feb 2026

Bukan Perlu atau Tidak, tapi Untuk Kepentingan Apa Perusahaan Media Adopsi AI

23 Feb 2026

Menelusuri Jejak Sejarah Intip Ketan, Camilan Warisan Sunan Kudus

23 Feb 2026

Akhir Penantian 8 Tahun Petani Geblog Temanggung Berbuah Embung Manis

23 Feb 2026

Viral, Harga Boneka Monyet Punch Naik Gila-gilaan di Internet!

24 Feb 2026

Negara Mana dengan Durasi Puasa 2026 yang Terlama dan Tersingkat?

24 Feb 2026

Menyusuri Peran Para Tionghoa di Kudus via Walking Tour 'Jejak Naga di Timur Kota'

24 Feb 2026

Antisipasi Banjir, Pemkot Semarang akan Rutin Bersihkan Sedimentasi Sungai

24 Feb 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: