BerandaHits
Minggu, 17 Mei 2025 08:00

Sumanto Rutin Gelar Wayangan, Dorong Anak Muda Lestarikan Budaya

Ketua DPRD Jateng Sumanto menggelar pagelaran wayang di halaman rumahnya di Tasikmadu, Karanganyar. (DPRD Jateng)

Wayang kulit bukan cuma warisan masa lalu. Lewat pementasan rutin dan melibatkan dalang cilik, Ketua DPRD Jateng Sumanto tunjukkan bahwa budaya bisa tetap hidup dan dicintai generasi muda.


Inibaru.id – Malam itu, suasana Desa Suruh di Tasikmadu, Karanganyar, terasa berbeda. Alunan gamelan mengiringi suara wayang yang tampil luwes di layar kelir. Yap, pementasan wayang kulit kembali digelar di halaman rumah Ketua DPRD Jawa Tengah, Sumanto, Jumat (16/5/2025) malam.

Yang menarik, pentas dibuka oleh dalang cilik, Gibran Maheswara, lewat lakon “Kangsa Adu Jago.” Disusul lakon utama “Pendadaran Siswa Sokalima” oleh Ki Anggit Laras Prabowo dan Ki Canggih Tri Atmaja. Komplet dan meriah!

"Wayang bukan sekadar tontonan, tetapi tuntunan yang mengandung nilai-nilai kehidupan,” ujar Sumanto.

Pementasan ini bukan yang pertama. Bahkan, sudah jadi agenda rutin tiap selapan atau 35 hari sekali. Sumanto berharap, lewat acara seperti ini, masyarakat terutama generasi muda bisa kembali dekat dengan budaya sendiri.

"Kami ingin anak-anak mengenal dan mencintai budaya sejak dini,” katanya.

Acara ini bertujuan untuk mendorong regenerasi dalang muda. (DPRD Jateng)

Nggak heran kalau warga dari berbagai daerah datang menyaksikan. Menurut Sumanto, antusiasme itu jadi bukti bahwa wayang kulit belum kehilangan tempat di hati masyarakat.

Ketua Paguyuban Dalang Karanganyar, Sulardiyanto, pun mengapresiasi konsistensi Sumanto. Menurutnya, langkah ini penting di tengah derasnya hiburan digital yang makin menggeser tontonan tradisional.

“Terima kasih Pak Sumanto sudah sedia ruang dan panggung bagi para dalang. Ini penguat semangat kami,” ujarnya.

FYI, tokoh Keraton Surakarta, KGPH Benowo, juga hadir malam itu. Dia menyebut Sumanto sebagai contoh pemimpin yang peduli pada pelestarian seni tradisional.

"Beliau sosok pejabat yang peduli terhadap pelestarian seni tradisional, khususnya wayang kulit,” ucapnya.

Dia mengakui jika sayang kulit sejatinya masih memiliki hati di tengah masyarakat. "Masyarakat dari berbagai daerah datang, ini bukti bahwa wayang masih dicintai,” ungkapnya.

Menurutnya, wayang itu membentuk karakter. Di balik cerita pewayangan, ada nilai-nilai luhur yang masih relevan untuk kehidupan sekarang.

Di sisi lain, kesuksesan pagelaran itu membuat Sumanto optimistis. Dia meyakini, selama ada edukasi budaya sejak dini, wayang kulit akan tetap hidup dan dicintai. "Wayang akan tetap hidup selama kita terus merawatnya bersama,” tutupnya.

Nonton sayang memang seru ya? Kamu juga suka kan, Millens? (Siti Zumrokhatun/E01)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Belajar dari Burung Dodo: Ketika Dunia Berubah, Bertahan Saja Tidak Cukup

1 Mei 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: