BerandaHits
Kamis, 29 Sep 2021 16:29

Sesuaikan Kebutuhan dan Situasi Konsumen Masa Kini dengan Go Digital

Direktur Pemasaran Kapten Semar, D Kristoko Tri Pancoro, hadir secara langsung di acara Jateng Digital Conference 2021. (Dok AMSI Jateng)

Tiga pelaku usaha atau entrepreneur turut hadir dalam zoom webinar Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) bertajuk Jateng Digital Conference 2021 di Studio TA TV Solo, Rabu (29/9/2021).

Inibaru.id - Direktur Pemasaran Kapten Semar, D Kristoko Tri Pancoro, hadir secara langsung di studio. Sedangkan dua pembicara lainnya hadir secara virtual.

Mereka masing-masing Deputy Director of E-Commerce PT Victoria Care Indonesia (Herborist) William Budiarsa dan Direktur PT Alga Bioteknologi Indonesia (Albitec) Falasifah.

Kepada lebih dari 1.300 peserta webinar baik yang hadir secara langsung maupun virtual melalui Zoom Meeting, ketiga pelaku usaha itu membagikan pengalaman bertahan dan menjadi tangguh di era digital.

Caranya dengan go digital menyesuaikan kebutuhan dan situasi konsumen, seperti yang dilakukan PT Victoria Care yang terkenal dengan brand mereka, Herborist.

Awalnya, Herboris lebih banyak hadir di pasar secara konvensional atau offline dengan membuka gerai atau bekerja sama dengan toko-toko dan marketplace offline.

Namun seiring perkembangan situasi, terutama setelah pandemi melanda Indonesia pada Maret 2020 lalu, perusahaan ini mau tak mau juga harus go digital.

“Tentunya kami melihat situasi. Pandemi memaksa kita pakai teknologi, termasuk dalam pemasaran. Kenapa harus go digital? Pelaku usaha harus berpikir, kami awalnya konvensional, offline, lalu pada 2020 mulai berpikir digital,” jelas William.

Ditambah lagi, lanjutnya, kondisi pandemi memaksa masyarakat lebih banyak di rumah. Ada penerapan work from home (WFH). Otomatis pemenuhan kebutuhan juga lebih banyak dilakukan secara digital.

Menjawab pertanyaan moderator Zuhlifar Arissandy mengenai perbedaan dan keuntungan saat mulai go digital dibanding pada 1998 misalnya, William menjawab digitalisasi sangat mendukung dan mempermudah pemasaran. Distribusi produk bisa dilakukan sangat cepat dan tepat sesuai kebutuhan konsumen.

Sedangkan untuk menjawab pertanyaan peserta tentang cara mmempertahankan Herborist di tengah serbuan produk kosmetik asing, William menilai justru karena Herborist adalah produk lokal ada kekuatan lebih dibanding produk asing.

“Sebagai produk lokal, ketika kita ada kedekatan dengan konsumen, kita bisa lebih mudah membaca tren, tren ini cepat sekali berubah,” ujarnya.

Sementara itu, Kritoko Tri Pancoro dari Kapten Semar mengungkapkan perusahaannya menyediakan platform marketplace untuk mewadahi kalangan pelaku usaha ultramikro, mikro, dan kecil untuk go digital.

Cara pendaftarannya pun dibuat mudah. Semua orang bisa join dan bisa melihat pula apa yang ada di dalamnya. “Untuk menjadi mitra Kapten Semar mudah sekali, tinggal download aplikasinya terus mendaftar. Tidak perlu harus terdaftar di Google dulu,” ujar Kristoko.

Kristoko menambahkan Kapten Semar memfasilitasi pemasaran tidak hanya di bidang pariwisata tapi juga produk-produk unggulan desa, menghubungi Badan Usaha Milik Desa (Bumndes), produk industri rumah tangga, dan lainnya.

Hanya, Kristoko menekankan dalam hal ini yang penting adalah komunitas atau usahanya ada dan aktif dulu baru bisa difasilitasi oleh Kapten Semar. “Kami menawarkan transparansi, bagaimana UMKM bisa tumbuh dan bertahan,” jelasnya.

Ia menjelaskan tantangan terbesar Kapten Semar sebagai platform marketplace untuk UMKM menyadarkan masyarakat bahwa peran serta mereka tidak hanya memamerkan produk tapi juga menjalankan produk mereka. “Ketika komunitas sudah jalan, kami tinggal menghubungkan,” katanya.

Direktur PT Albitec, Falasifah, melakukan hal serupa agar bisa bertahan yakni dengan go digital. Albitec memproduksi makanan dan produk perawatan kulit (skincare) dengan bahan dasar alga spirulina.

“Harapannya bisa membantu masyarakat untuk lebih sehat karena 1 gram spirulina setara 1 kg sayur dan buah. Produk makanan kami ada yang dalam bentuk candy untuk anak-anak. Kemudian pewarna alami,” ujarFalasifah.

Falasifah menambahkan Albitec mengelola pemasaran produk digital melalui media sosial, website, dan media lainnya. “Di masa pandemi mau enggak mau memang kita harus pakai digital,” ujarnya.

Ia menambahkan dengan go digital, pemasaran produknya jadi lebih fokus, iklan juga lebih murah. Iklan tidak hanya memasarkan produk tapi sekaligus membangun brand awarness.

“Bertahan di era digital dengan banyaknya pesaing? Kami mengawali dengan riset pasar, memanfaatkan Google Trend untuk melihat apa yang tengah disukai masyarakat. Semakin banyak data semakin mudah kita menentukan sasaran pasar kita,” tandasnya. (IB01/E01)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

HP Gratis dengan Rekening Digital Diusulkan untuk Penyaluran Bansos

15 Okt 2026

Dari Jepara ke Sarajevo, Merawat Ukiran dan Diplomasi yang Tak Selesai di Meja Pertemuan

16 Okt 2026

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: