BerandaHits
Kamis, 8 Apr 2026 12:01

Ratusan Gram Sabu hingga Rokok Ilegal Dimusnahkan Kejari Semarang

Kejari Kota Semarang memusnahkan narkotika dengan cara diblender. (Inibaru.id/ Sundara)

Kejari Semarang memusnahkan barang bukti dari 100 perkara inkrah, mulai dari narkotika, ratusan ribu pil, hingga rokok ilegal.

Inibaru.id - Kejaksaan Negeri Kota Semarang mengeksekusi putusan pengadilan dengan memusnahkan barang bukti dari puluhan perkara pidana. Kegiatan tersebut berlangsung di Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) Kota Semarang.

Kepala Kejari Kota Semarang Andhie Fajar Arianto menjelaskan langkah ini merupakan tindak lanjut atas putusan Pengadilan Negeri (PN) Semarang yang menetapkan barang bukti dirampas untuk dimusnahkan.

"Seluruh barang bukti ini telah memiliki kekuatan hukum tetap dan berdasarkan putusan pengadilan dinyatakan dirampas untuk dimusnahkan," kata dia, Selasa (7/4/2026).

Barang bukti yang dimusnahkan berasal dari 100 perkara. Rinciannya, 97 perkara tindak pidana umum yang mencakup 62 kasus narkotika dan zat adiktif serta 35 perkara pidana umum lainnya, ditambah tiga perkara tindak pidana khusus.

Dalam pemusnahan tersebut, Kejari Kota Semarang juga memusnahkan narkotika jenis sabu seberat 859,20919 gram serta tembakau sintetis sebanyak 3,75018 gram.

Tak hanya itu, terdapat pula 253.310 butir pil dari berbagai jenis, seperti alprazolam, trihexyphenidyl, dextromethorphan, clonazepam, hingga pil dengan beragam merek dan logo.

Barang bukti lain yang ikut dimusnahkan meliputi 18 unit telepon seluler, 10 senjata tajam, serta rokok ilegal tanpa pita cukai sebanyak 75 karton, 224 ball, dan 5.520 slop.

"Ini merupakan perkara yang ditangani Kejaksaan Negeri Kota Semarang pada triwulan pertama 2026. Ada juga barang bukti dari perkara 2025 yang baru dieksekusi setelah inkrah pada 2026," ungkap Andhie.

Pemusnahan dilakukan dengan metode yang disesuaikan dengan jenis barang bukti. Rokok ilegal dibakar hingga habis, sementara telepon seluler dihancurkan agar tak bisa digunakan kembali.

"Untuk narkotika dan obat-obatan dimusnahkan dengan cara diblender. Sedangkan senjata tajam dimusnahkan menggunakan alat gerinda," tandasnya.

Pemusnahan tersebut menjadi bagian akhir dari rangkaian penegakan hukum, sekaligus memastikan seluruh barang bukti tidak lagi disalahgunakan, Gez. (Sundara/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Lebih dari Sekadar Pantai, Begini Serunya Main ke Pantai Balongan Rembang

25 Mar 2026

Rekomendasi Restoran Ramen Halal di Tokyo yang Bisa Kamu Coba

25 Mar 2026

Masjid Agung Sang Cipta Rasa dan Bentuk Cinta Sunan Gunung Jati untuk Istri

25 Mar 2026

Lelah Jadi 'Hustle Culture'? Saatnya Beralih ke Soft Living

25 Mar 2026

Tari Serimpi Sangupati; Diplomasi Cantik Keraton Jawa yang Siapkan Peluru buat Penjajah

25 Mar 2026

Tips Mendapatkan Spot Hanami untuk Melihat Bunga Sakura di Jepang

26 Mar 2026

Menilik Keindahan Puncak Gunung Mundri di Kecamatan Jepon, Blora

26 Mar 2026

Stevanus Ming, Juru Bahasa Isyarat yang Selalu Suarakan Teman-Teman Tuli

26 Mar 2026

Festival Balon Udara Kembaran, Daya Tarik Wonosobo Sepekan setelah Lebaran

26 Mar 2026

Raksasa Ritel Pangan Asia Disorot: Jago Jualan Daging, tapi Loyo Tekan Emisi Metana!

26 Mar 2026

Kunjungan Wisata Jateng Naik 5,25 Persen, Kota Lama Semarang Jadi Juara

26 Mar 2026

Mudik Lebaran, Me-refresh Pikiran

27 Mar 2026

Jika Memasang Dashcam Mobil, Apakah Aki Bisa Tekor?

27 Mar 2026

Kesederhanaan Mendiang Bos Djarum yang Terpatri di Dinding Kedai Tahu Pong Karangsaru Semarang

27 Mar 2026

Akhiri Libur Lebaran di Semarang dengan Rangkaian Mahakarya Goa Kreo dan Prosesi Sesaji Rewanda!

27 Mar 2026

Kemarau Panjang 2026; Saat Daratan Kering, Laut Indonesia Justru Panen Raya Ikan!

27 Mar 2026

Besok Gubernur Ahmad Luthfi Lepas Ribuan Perantau Balik Gratis ke Jakarta & Bandung

27 Mar 2026

Manisnya Kecap Kentjana Kebanggaan Kebumen

28 Mar 2026

Apa Saja yang Perlu Dipersiakan Traveler Muslim Sebelum Liburan ke Jepang?

28 Mar 2026

Hati-Hati, 56 Persen Konten Mental Health di Medsos Ternyata Ngawur!

28 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: