BerandaHits
Kamis, 1 Jun 2022 18:08

Perangi Hoaks Sejak Usia Sekolah, AMSI Ajak Diskusi Para Pelaku Pendidikan

AMSI terus berupaya memerangi penyebaran hoaks atau informasi palsu di Indonesia dengan berbagai kampanye literasi. (AMSI Jateng)

Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) terus berupaya memerangi penyebaran hoaks atau informasi palsu di Indonesia dengan berbagai kampanye literasi. Salah satunya adalah Diskusi Terfokus (FGD) Kurikulum Cek Fakta dan Literasi Berita di Sekolah yang akan digelar di Patra Convention Hotel Semarang pada Kamis-Jumat (2-3/6/2022) mendatang.

Inibaru.id - Bekerja sama dengan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) dan Masyarakat Anti-Fitnah Indonesia (Mafindo) yang tergabung dalam Cekfakta.com, diskusi akan melibatkan pihak-pihak yang bergerak di bidang pendidikan, mulai dari pengampu kebijakan, guru, pengawas sekolah, hingga praktisi pendidikan di Jawa Tengah dan DI Yogyakarta.

Ketua AMSI Jawa Tengah Nur Kholis mengungkapkan, peredaran hoaks di Indonesia memang semakin merajalela. Tidak hanya berbentuk teks, informasi palsu yang banyak beredar di berbagai platform digital seperti media sosial dan grup pesan instan ini juga berbentuk video.

“Tentu saja hal ini tidak bisa terus diabaikan. Selain berdampak pada kualitas informasi publik, hoaks juga akan mempengaruhi pola pikir masyarakat,” ungkap Nur Kholis di kediamannya di Semarang, Rabu (1/6/2022).

Sebagai informasi, riset yang dilakukan Tirto dengan Center for Journalist (ICFJ) pada Februari 2019 menunjukkan, 66,67 persen orang berusia di atas 45 tahun cenderung menyebarkan kembali berita hoaks yang mereka terima. Pada survei Tirto yang lain, sebanyak 41,01 persen responden juga mengaku pernah membagikan informasi palsu dari satu group WhatsApp ke group lainnya.

Nur Kholis mengatakan, kecenderungan membagikan informasi palsu itu dilakukan hampir semua kelompok usia responden survei. Tidak ada perbedaan signifikan antara kelompok usia satu dengan kelompok usia lainnya.

“Itulah kenapa kami (AMSI), AJI, dan komunitas pemeriksa fakta Mafindo yang berkolaborasi dalam Cek Fakta aktif mengampanyekan upaya melawan hoaks ini dalam beberapa tahun terakhir,” akunya.

Lebih lanjut, dia menambahkan, kampanye tersebut dilakukan dengan memberikan pengenalan bentuk informasi palsu, news literacy atau pemahaman bagaimana media bekerja, serta pengetahuan pentingnya pemahaman dua hal tersebut di ranah komunitas kunci.

“Kami memandang perlunya kampanye yang lebih masif di lingkungan pendidikan, khususnya sekolah. Sangat penting memberi pemahaman dis/ misinformasi pada anak-anak sejak dini, agar mereka terbiasa berpikir kritis saat mendapatkan suatu informasi tertentu,” tegas Nur Kholis.

FGD Kurikulum Cek Fakta dan Literasi Berita di Sekolah rencana akan menghadirkan 15 partisipan dari Jawa Tengah dan DI Yogyakarta yang terdiri atas dosen dan pengamat pendidikan, guru dan pengawas sekolah, anggota DPRD dan dinas pendidikan, serta elemen masyarakat lain yang peduli akan pendidikan di Indonesia.

“Dalam FGD, para pihak yang bergerak di bidang pendidikan ini akan menjadi aktor penting untuk mendiskusikan peluang dan langkah yang perlu dilakukan agar Kurikulum Cek Fakta dan News Literacy dapat diadopsi oleh sekolah-sekolah,” pungkasnya. (IB01/E01)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Menjaga Napas Rawa Gambut yang Kian Rentan Terbakar

29 Okt 2026

Poke Wayang, Ketika Pikachu dan Wayang Kulit Bertemu dalam Satu Panggung

30 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: