BerandaHits
Jumat, 15 Jan 2026 13:01

Peninggian Jalan, Hindari Kaligawe pada Jam Sibuk; Pakai Jalur Alternatif Ini!

Potret adanya proyek peninggian jalan di kawasan Pantura Semarang-Demak atau Jalur Kaligawe Semarang. (Inibaru.id/ Sundara)

Peninggian jalan di Kaligawe yang dimulai sejak Sabtu (10/1/2026) membuat arus lalu lintas Semarang-Demak tersendat. Maka, untuk menghindari kemacetan, hindarilah rute tersebut dengan memakai jalur alternatif ini!<br>

Inibaru.id - Pengerjaan proyek peninggian jalur pantura Semarang-Demak, tepatnya di Jalan Kaligawe Raya, Kota Semarang, yang dimulai sejak Sabtu (10/1/2026) mulai terasa dampaknya. Pada jam-jam sibuk, arus lalu lintas tampak tersendat, bahkan memicu kemacetan.

Terkait hal ini, kepolisian mengimbau pengendara untuk memilih jalur alternatif pada jam sibuk. Mengingat jalur tersebut merupakan rute utama menuju Kabupaten Dmak, kepadatan arus diperkirakan terjadi pada pagi dan sore hari, bertepatan dengan orang-orang yang berangkat dan pulang kerja.

Berdasarkan pantauan Inibaru.id pada Rabu (12/1/2026) sore, aktivitas peninggian tanah tampak tengah dilakukan di depan SMA Islam Sultan Agung Semarang yang mengarah ke timur. Badan jalan yang menyempit di jalur itu membuat arus kendaraan tersendat.

Jalur menuju Demak yang didominasi kendaraan besar tampak lebih padat. Sejumlah truk beberapa kali terlihat harus berhenti menunggu antrean. Selama jam sibuk, kemacetan sempat mengular hingga depan kantor PLN Indonesia Power.

Rampung Awal Maret

Kapolsek Genuk Kompol Rismanto mengatakan, proyek peninggian Jalan Kaligawe Raya dilakukan dari arah Semarang menuju Demak. Pekerjaan itu sudah dimulai sejak 10 Januari 2026 ini direncanakan rampung pada 10 Maret 2026.

"Untuk meminimalisasi kemacetan, kami sejauh ini telah melakukan pengaturan arus serta menyiapkan rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi proyek. Kami juga telah memasang imbauan agar pengendara bisa memanfaatkan jalur alternatif jika antrean kendaraan mulai memanjang," papar Rismanto, Rabu (14/1).

Sebagian jalan pantura arah Demak tertutup urukan tanah dan membuat jalan menjadi menyempit. (Inibaru.id/ Sundara)

Dia mengungkapkan, rekayasa lalu lintas yang diterapkan di jalur tersebut bersifat situasional. Apabila antrean sampai mendekati palang perlintasan kereta api Kaligawe, polisi siap memberlakukan sistem contraflow untuk mengurai kemacetan sekaligus mengurangi risiko kecelakaan.

"Kalau ekor kemacetan sudah sampai palang kereta api itu potensi kecelakaan. Maka, kami akan lakukan contraflow," jelas Rismanto.

Rute Alternatif Semarang-Demak

Proyek peninggian jalan di Jalan Kaligawe Raya nantinya akan dilakukan di kedua sisi. Namun, untuk ruas jalan di seberangnya atau dari arah Demak ke Semarang, baru akan dikerjakan setelah Lebaran. Rismanto memprediksi, peninggian tersebut akan membuat jalur itu sering macet.

Maka, buat kamu yang harus menempuh perjalanan Semarang-Demak pada jam sibuk, untuk menghindari kemacetan, Rismanto menyarankan, pengendara dari arah Semarang menuju Demak bisa menggunakan jalur alternatif melalui Pedurungan, menelusuri Jalan Wolter Mongonsidi hingga tiba di pertigaan Genuk.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang Suwarto menyatakan bahwa proyek ini merupakan wewenang Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN), yang dikerjakan sebagai upaya penanganan banjir di kawasan tersebut.

Jalur Pantura Kaligawe dikenal rawan terendam banjir rob maupun genangan saat hujan deras. Data terakhir menyebutkan bahwa jalur tersebut sempat digenangi air selama lebih dari sepekan akibat curah hujan tinggi pada Oktober 2025.

Supaya perjalananmu lancar, pastikan pilih jalur alternatif saat jam-jam sibuk. Jangan lupa sedia minum biar nggak dehidrasi andaikan terjebak macet; serta stok kesabaran yang banyak jika kemacetan nggak kunjung terurai! Ha-ha. (Sundara/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

HP Gratis dengan Rekening Digital Diusulkan untuk Penyaluran Bansos

15 Okt 2026

Dari Jepara ke Sarajevo, Merawat Ukiran dan Diplomasi yang Tak Selesai di Meja Pertemuan

16 Okt 2026

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: