BerandaHits
Minggu, 16 Des 2023 17:00

Masuk Masjid saat Azan, Haruskah Kita Berdiri Menunggu?

Ketika kita masuk masjid saat azan dikumandangkan, perlukah kita berdiri menunggu hingga selesai? (Islampos)

Saat azan dikumandangkan ketika kita tiba di masjid, apa yang sebaiknya kita lakukan? Segera duduk, berdiri menunggu selesai, atau bisa langsung menunaikan salat sunah?

Inibaru.id – Kamu yang sering salat berjemaah di masjid pasti sering melihat pemandangan ini saat azan: orang yang memilih mematung berdiri menunggu hingga azan berakhir alih-alih duduk atau menunaikan salat sunah. Sebenarnya, apakah aturan khusus terkait hal ini?

Ulama terkemuka Buya Yahya pernah membahas hal tersebut di kanal YouTube Al-Bahjah TV. Menurutnya, siapa saja nggak perlu bingung dengan kebiasaan berdiri dan menunggu saat azan dikumandangkan di masjid. Kalau pengin duduk juga nggak apa-apa.

“(Ketika azan), kalaupun kamu langsung duduk dan nggak tahiyyatul-masjid (salat masuk masjid), nggak dosa kok. Pengin melaksanakan salat sunah juga nggak dosa,” jelasnya dalam video Masuk Masjid Sedang Adzam, Langsung Sholat atau Duduk?–Buya Yahya Menjawab pada 31 Maret 2020.

Namun, manakah yang lebih baik; langsung duduk, melaksanakan salat sunah, atau menunggu sambil berdiri? Untuk hal ini, Buya menyarankan, sebaiknya kita mendengarkan azan sembari berdiri dulu. Setelah selesai, barulah melaksanakan salat sunah sembari menunggu ikamah.

Ilustrasi: Azan dikumandangkan di masjid. (Getty Images/Tamer Soliman)

“Yang terbaik adalah kamu mendengarkan azan dulu, dapat pahala mendengar azan dan menjawabnya. Lalu, dalam posisi berdiri menunggu, nggak duduk. Kemudian, setelah azan selesai barulah kamu melaksanakan salat sunah tahiyyatul-masjid,” saran Buya Yahya.

Berdasarkan penuturan tersebut, nggak perlu ragu apakah sebaiknya berdiri menunggu, duduk, atau bahkan langsung melakukan salat sunah seandainya kamu memasuki masjid saat azan berkumandang. Nggak ada yang salah atau membuatmu berdosa.

“Nggak masalah kalau ada orang yang langsung duduk atau salat tahiyyatul-masjid. Namun, orang yang salat sunah nggak mendapatkan keutamaan mendengar dan menjawab azan,” jelasnya.

Jadi, penekanannya pada mendengar dan menjawab azan atau tidak ya, Millens. Ehm, tapi pembahasan ini kayaknya nggak berlaku untuk kamu yang terbiasa memasuki masjid mepet dengan ikamah, deh! Ha-ha. (Arie Widodo/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

HP Gratis dengan Rekening Digital Diusulkan untuk Penyaluran Bansos

15 Okt 2026

Dari Jepara ke Sarajevo, Merawat Ukiran dan Diplomasi yang Tak Selesai di Meja Pertemuan

16 Okt 2026

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: