BerandaHits
Jumat, 14 Des 2023 09:00

Lithium dan Boron, Harta Karun Terbaru dari Bledug Kuwu

Di Bledug Kuwu terdapat harta karun berupa lithium dan boron. (Mongabay/Nuswantoro)

Nggak hanya lumpur dan garam, di Bledug Kuwu juga terdapat harta karun berupa lithium dan boron. Khusus untuk lithium, bakal sangat dicari seiring dengan meningkatnya kebutuhan kendaraan listrik.

Inibaru.id – Selain lumpur cair yang sering meletup, di Bledug Kuwu yang ada di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah juga ada garam yang bisa dipanen para petani. Nah, belakangan ini, para peneliti menemukan harta karun lainnya dari Bledug Kuwu, yaitu lithium dan boron, Millens.

Fakta ini diungkap oleh Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Kalau menurut Koordinator Mineral Pusat Sumber Daya Mineral, Batu Bara, dan Panas Bumi Badan Geologi Kementerian ESDM Moehammad Awaluddin, pihaknya terus melakukan kajian terkait dengan temuan dari lithium di Bledug Kuwu yang potensinya sangat besar.

“Memang menarik ini temuan di Bledug Kuwu. Sebenarnya kajian terkait hal ini sudah ada sejak 2020 lalu. Tapi karena Covid-19 terputus dan baru bisa kita teliti lagi. Ternyata hasil labnya menggembirakan. Makanya sekarang kita fokus di sana,” ujar Awaluddin saat berada di acara Badan Geologi yang ada di Hotel Jayakarta, DKI Jakarta sebagaimana dilansir dari Cnn, Senin (11/12/2023).

Kadar Lithium 10 Kali Lipat

Lithium dari Bledug Kuwu. (AFP/Jens Schlueter)

Kok bisa daerah Bledug Kuwu yang selama ini hanya dikenal penuh lumpur ini ternyata mengandung lithium? Kalau soal ini, Awaluddin menyebut di Bledug Kuwu terdapat bryne system. Artinya, pada sampel air dan lumpur yang dikeringkan beberapa hari, terdapat kadar lithium sampai 10 kali lipat.

Dia juga menyebut potensi lithium di Bledug Kuwu sampai 1.000 PPM Lithium. Awaluddin pun yakin jika dalam satu cekungan saja, sepertinya ada banyak lithium yang bisa didapatkan dari Bledug Kuwu.

Nggak hanya lithium, Awaluddin juga menyebut Bledug Kuwu punya harta karun lainnya, yaitu Boron yang bisa digunakan dalam teknologi bahan bakar hidrogen.

Tapi, khusus untuk lithium, unsur ini punya nilai jual yang cukup tinggi karena dipakai dalam sejumlah aplikasi industri. Kalau kamu sering mengecek ponsel, pasti tahu kalau banyak baterai ponsel yang memakai bahan lithium. Nah, karena belakangan produksi kendaraan listrik meningkat, kebutuhan baterai untuk kendaraan-kendaraan juga meningkat. Hal ini juga berdampak pada semakin tingginya kebutuhan lithium, deh.

Hm, jadi makin penasaran ya seperti apa nantinya jika ternyata lithium dari Bledug Kuwu bisa diproduksi dalam jumlah banyak dan akhirnya memberikan keuntungan bagi negara. Tapi, apakah nanti hal ini bisa memberikan efek buruk bagi lingkungan sekitarnya? Kalau menurutmu, gimana, Millens? (Arie Widodo/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Kok Bisa Sih Cadangan Minyak Indonesia Cuma 20 Hari?

6 Mar 2026

'Bom Nuklir' dan 'Perdamaian' yang Viral di Tengah Eskalasi Konfik Timur Tengah

6 Mar 2026

Saking Bekunya Musim Dingin, Warga Laut Baltik Berseluncur dari Satu Pulau ke Pulau Lain

6 Mar 2026

Bukan Emas Lagi; MUI Jateng Ubah Patokan Nisab Zakat Profesi

6 Mar 2026

Duduk Perkara Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip versi Polrestabes Semarang

6 Mar 2026

Oksigen Banyak dari Laut, Terus Kenapa Masih Ribut Soal Hutan?

6 Mar 2026

Tiket Mudik Ludes 400 Ribu! Cek Tanggal Favorit dan Kereta Pilihan di Daop 4 Semarang Ini

6 Mar 2026

Wisata Alam Kalikesek Semakin Ramai, Warga Desa Sriwulan Dapat THR

7 Mar 2026

Masjid Fujikawaguchiko, Tempat Salat dengan Latar Spektakuler Gunung Fuji di Jepang

7 Mar 2026

Sahur Tanpa Nasi Cuma Makan Lauk, Beneran Bikin Kuat Puasa Seharian?

7 Mar 2026

Ikan Air Tawar vs Ikan Laut: Siapa yang Paling Tahan Lawan Pemanasan Global?

7 Mar 2026

Aman Nggak Ya Mudik dengan Mobil Listrik?

8 Mar 2026

Membedah Mitos Minum Air Hangat Bisa Turunkan Berat Badan

8 Mar 2026

Restorative Justice Akhiri Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip Semarang

8 Mar 2026

Berburu Baju Bekas sekaligus Bantu Korban Kekerasan di Bazar Preloved Sintas

8 Mar 2026

Sarung Tangan Karet Bekas Ternyata Bisa Jadi 'Penyedot' Polusi

8 Mar 2026

Srikandi Ojol Jateng Kini Punya Aplikasi Khusus Anti-Pelecehan

8 Mar 2026

Musim Mudik, Pengendara Diimbau Istirahat di Rest Area Maksimal 30 Menit

9 Mar 2026

Menilik Keseruan Momen Membeli Kebutuhan Lebaran

9 Mar 2026

PDAM Semarang Gelar 'Operasi Ketupat', 14 Ribu Penunggak Jadi Sasaran

9 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: