BerandaHits
Selasa, 25 Nov 2024 17:23

KPU Jateng Targetkan Kirim 7.540 Unit Logistik Pilgub, Terjauh di Karimunjawa

Ketua KPU Jateng Handi Tri Ujiono tengah diwawancara wartawan. (Istimewa)

KPU Jateng menargetkan pengiriman logistik Pilkada 2024 di lokasi terjauh yakni Karimunjawa. Diharapkan logistik sudah datang di lokasi H-1.

Inibaru.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah telah mengirimkan logistik untuk kebutuhan coblosan Pilgub Jateng 2024 ke sejumlah kabupaten kota. Proses pengiriman perlengkapan logistik terjauh adalah ke Karimunjawa.

"Logistik itu kita men-schedulkan yang jauh, mana yang jauh dan dekat kita schedulkan. Tanggal 23 sampai ke kecamatan. Kita targerkan H-1 sampai di tingkat TPS. Sekarang kalau logistik 100 persen pengadaan sudah selesai," kata Ketua KPU Jateng, Handi Tri Ujiono, Senin (25/11).

Dia menyebut kecamatan Karimunjawa menjadi titik pengiriman logistik yang paling jauh karena laporan BMKG cuaca di sana lebih bagus. Pihak KPU Jateng sudah menjadwalkan pengiriman logistik Pilgub Jateng ke Karimunjawa lebih awal ketimbang daerah lainnya.

"Kalau paling jauh hiitungannya di Kecamatan Karimunjawa. Maka paling awal dikirim ke sana karena cuacanya bagus. Walaupun penyimpanan lebih lama di gudang kecamatan," ungkapnya.

Terdapat sejumlah titik TPS yang perlu dipindahkan lantaran beresiko terkena bencana alam. Evaluasi penempatan TPS dilakukan di Kabupaten Demak dan Kabupaten Purworejo.

Di Kabupaten Purworejo misalnya, terdapat pergeseran lokasi TPS di Kecamatan Bener. Kemudian pergeseran lokasi TPS juga dikerjakan di beberapa titik kecamatan Demak.

"Memang ada beberapa titik yang kita evaluasi yang digeser sedikit. Termasuk di Kecamatan Bener Purworejo, di daerah Demak yang terkena banjir rob. Terus ada beberapa wilayah yang kita evaluasi untuk ditempatkan di tempat yang aman," jelasnya.

Agar logistik Pilgub terhindar dari dampak bencana, dia menghimbau petugas masing-masing kecamatan untuk menutup plastik beberapa lapis. Sebelum dimasukan ke mobil box, kotak suara dan surat suara harus dilapisi dengan plastik. Kemudian dilapisi kembali agar tidak terkena hujan maupun material longsor.

"Seluruh logistik dimasukkan plastik lalu pas dimasukkan mobil box ditutup plastik lagi. Saran kita di wilayah banjir dan rob diminta dipertimbangkan kembali pembuatan TPS," tutupnya. (Danny Adriadhi Utama/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Belajar dari Burung Dodo: Ketika Dunia Berubah, Bertahan Saja Tidak Cukup

1 Mei 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: