BerandaHits
Rabu, 19 Jan 2021 18:00

Kota-Kota Bebas Bencana di Indonesia: Salatiga, Depok, dan Bekasi?

Ilustrasi: Kota bebas bencana banjir, longsor, gempa, dan erupsi gunung, adakah? (Inibaru/ Triawanda Tirta Aditya)

Banjir di Kalimantan Selatan, gempa besar di Sulawesi Barat, dan longsor di Sumedang, menunjukkan bahwa bencana bisa muncul di mana saja. Namun, ada yang mengatakan bahwa Depok dan Bekasi aman. Ada pula yang mengklaim, Salatiga adalah kota bebas bencana di Indonesia. Mana yang benar?

Inibaru.id – Salah satu alasan ibukota dipindah ke Kalimantan Timur adalah karena wilayah itu dianggap bebas bencana alam seperti banjir, gempa, longsor, atau erupsi. Namun, banjir besar yang melanda Kalimantan Selatan membuat orang bertanya, adakah kota bebas bencana di Indonesia?

Sebagai negara yang dikelilingi cincin api, negeri ini memang hampir dipastikan nggak bisa terbebas dari ketakutan akan erupsi dan gempa bumi. Deretan gunung berapi di Indonesia ibarat bom waktu yang bisa meletus kapan saja.

Sementara, gempa bumi yang nggak terhindarkan juga bisa kapan saja terjadi, salah satunya gempa di Majene, Sulawesi Barat, yang baru saja terjadi. Ini belum termasuk bahaya gelombang tsunami yang beberapa kali terjadi di pesisir selatan Jawa dan Sumatera.

Belum selesai di situ, Kalimantan yang sebelumnya diklaim sebagai pulau paling aman di Indonesia pun setali tiga uang. Belum kering banjir besar di Kalsel, yang konon terjadi karena kerusakan alam akibat pembalakan hutan, alih fungsi lahan, hingga pengelolaan sampah dan aliran sungai yang buruk.

Pantura Jawa Aman?

Banjir rob di pesisir Kota Semarang, Jawa Tengah. Abrasi dan ancaman banjir rob masih terus mengancam masyarakat di sepanjang pesisir utara Jawa. (Inibaru/ Triawanda Tirta Aditya)

Wilayah sepanjang pantai utara (pantura) di Jawa memang cenderung aman dari tsunami lantaran Laut Jawa dikenal cukup kalem dibanding Samudera Hindia. Namun, permukiman padat serta pengelolaan sungai dan sampah yang buruk juga menjadi ancaman di sana.

Selain itu, sudah sejak 1990-an wilayah pesisir utara Jawa terus digerus abrasi. Beberapa wilayah di pantura juga mengalami banjir musiman akibat air pasang atau kerap disebut banjir rob, dengan ketinggian yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Entah sudah berapa desa yang diklaim lautan.

Gimana dengan wilayah perbukitan? Hutan yang terus diberangus menjadi kawasan permukiman juga kini menjadi bumerang di Jawa. Longsor acap terjadi, terlebih saat curah hujan cukup tinggi, karena nggak ada lagi hutan yang menahan laju air dari gunung.

Beberapa wilayah seperti Semarang dan Banjarnegara di Jawa Tengah diyakini paling rentan mengalami longsor. Pada 2018 lalu, Kepala BPBD Jawa Barat Dicky Syahroni menyebutkan, hanya ada dua kota di Jawa Barat yang nggak rawan longsor, yakni Depok dan Bekasi.

Aman dari Satu Bencana, Rentan Bencana Lain

Ilustrasi: Bencana banjir masih mengintai setiap wilayah di Indonesia. (Inibaru/ Triawanda Tirta Aditya)

Depok dan Bekasi boleh jadi aman dari bencana longsor, tapi tetap nggak lepas dari bencana banjir. Kedua wilayah itu tercatat pernah mengalami banjir yang cukup besar. Ironis memang; aman dari satu bencana, tapi rentan pada bencana lain.

Beberapa kota yang tidak berada di cincin api seperti Tanjung Pandan di Belitung, Pekanbaru di Riau, Batam di Kepulauan Riau, serta Pontianak di Kalimantan Barat, pun demikian. Kota-kota itu aman dari gempa, erupsi, dan risiko tsunami, tapi sekali lagi, penduduknya masih terancam oleh bencana banjir.

Di antara semua kota di Jawa, konon hanya Kota Salatiga yang terhitung aman dari semua bencana. Hal ini sempat diklaim oleh Kepala BPBD Jateng Sarwa Pramana pada 2017 silam.

“Bukan berarti Salatiga bebas bencana, tapi memang risikonya paling rendah,” terang Sarwa kala itu.

Kawasan pasar pagi di Kota Salatiga. Kota kecil ini dianggap memiliki risiko bencana paling rendah. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Kota yang berada di tengah-tengah Kabupaten Semarang ini memang jarang dikabarkan mengalami bencana besar seperti banjir dan longsor. Kalau pun ada, biasanya terjadi karena curah hujan yang terlampau tinggi atau drainase yang mampet.

Sedangkan terkait gempa, akun Twitter @Jogja_Uncover pada 4 Oktober 2018 sempat mengunggah data gambar dari PVMBG yang menunjukkan Salatiga masuk dalam zona hijau alias nggak rawan terkena gempa besar. Tercatat, kali terakhir Salatiga mengalami gempa adalah pada 13 Oktober 2015.

Melihat fakta ini, tentu saja nggak ada wilayah yang sangat ideal untuk ditinggali. Mencari kota bebas bencana di Indonesia bukanlah perkara mudah. Namun, mungkin kamu bisa memilih kota dengan risiko bencana terkecil yang risikonya bisa kamu antisipasi, Millens! (Sol/IB09/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

HP Gratis dengan Rekening Digital Diusulkan untuk Penyaluran Bansos

15 Okt 2026

Dari Jepara ke Sarajevo, Merawat Ukiran dan Diplomasi yang Tak Selesai di Meja Pertemuan

16 Okt 2026

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: