inibaru indonesia logo
Beranda
Foto Esai
Minggu, 10 Jan 2021 10:50
Kondisi Terkini Stadion Jatidiri Semarang, Bisakah PSIS 'Pulang' Sekarang?
Penulis:
Bagikan:
Kondisi di beberapa sudut stadion Jatidiri memang masih belum sempurna. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)<br>
Namun, pembangunan proyek ini sudah selesai seenggaknya 80 persen.&nbsp;(Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)<br>
Lapangan sepak bola juga sudah memenuhi standar untuk dipakai latihan.&nbsp;(Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)<br>
Ada beberapa ruangan yang belum diselesaikan.&nbsp;(Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)<br>
Besi-besi sisa pembangunan masih dibiarkan berserakan.&nbsp;(Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)<br>
Lintasan lari di pinggir lapangan sudah siap diapakai.&nbsp;(Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)<br>
Area sekeliling stadion juga belum dibenahi.&nbsp;(Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)<br>
Beberapa bangku penonton belum disempurnakan.&nbsp;(Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)<br>
Membayangkan para suporter mendukung PSIS Semarang di tribun ini. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)<br>
Jajaran Pemprov Jateng dan Asprov PSSI Jateng meninjau Stadion Jatidiri. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)<br>

Seruan memulangkan PSIS Semarang ke kandangnya yang lama yakni Stadion Jatidiri menggema di mana-mana akhir tahun lalu. Tagar #2021BaliJatidiri pun menggema di mana-mana. Namun, gimana sebetulnya kondisi stadion kebanggaan masyarakat Kota Lunpia itu sekarang? Inilah foto-fotonya!<br>

Inibaru.id - Pemprov Jawa Tengah mendapat kado spesial dari suporter PSIS Semarang akhir 2020 lalu. Nggak hanya poster dan seruan mengembalikan PSIS Semarang ke Stadion Jatidiri yang bertebaran di mana-mana, Kantor Gubernuran juga dikirimi karangan bunga dengan keinginan sama: #2021BaliJatidiri.

Seruan itu sempat membuat Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menghubungi Yoyok Sukawi, sosok penting dalam jajaran pemimpin PSIS Semarang. Yoyok mengelak. Dia menolak disebut sebagai bilang "penyerangan" ke pemprov.

Drama itu berujung damai. Namun, gimana dengan Stadion Jatidiri Semarang? Sebetulnya, bisakah PSIS Semarang pulang kandang sekarang? Snex, Panser Biru, dan seluruh penggila bola asal Kota Lunpia tentu sudah menantikan tim kesayangannya kembali ke rumahnya.

Ehm, ada kabar baik, tapi ada kabar buruk. Kabar baiknya, Pemprov Jateng akhirnya memberi lampu hijau kepada PSIS untuk menggunakan Stadion Jatidiri sebagai tempat latihan. Kabar buruknya, stadion tersebut kemungkinan belum bisa dipakai untuk laga home Laskar Mahesa Jenar untuk saat ini.

Proyek yang telah menelan biaya ratusan miliar itu belum paripurna, baru sekitar 80 persen menuju kesempurnaan. Beberapa hal masih harus dilakukan, antara lain menggarap tribun penonton barat, memperbarui rumput, dan membenahi sejumlah detail lain.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Jateng Sinoeng N Rachmadi mengungkapkan, Pemprov Jateng saa ini masih fokus menyelesaikan atap tribun penonton barat. Stadion tersebut, imbuhnya, bisa dipakai latihan, tapi belum layak untuk menggelar kompetisi.

“Mohon doanya saja!” kata Sinoeng ketika ditanya kapan stadion bisa dipakai untuk kompetisi.

Sementara, Ketua Asprov PSSI Jateng Edi Sayudi mengungkapkan, unguk menguji kelayakan Stadion Jatidiri, pihaknya akan berkomunikasi dengan PSSI pusat selaku pemegang otoritas kelayakan stadion.

“Untuk event resmi harus ada verifikasi dari PSSI Pusat atau FIFA. Setelah tribun barat dan perbaikan lain selesai, mungkin pisa dipakai," terang Edi. "Kalau sekadar latihan, sudah sangat layak.”

Hm, sepertinya para pencinta bola di Semarang harus menunggu lebih lama, ya! Namun, suka nggak suka, kembali menunggu sepertinya memang menjadi keputusan yang paling masuk akal. Jangan memaksakan diri, demi keselamatan dan mencegah kemungkinan buruk terjadi. (Triawanda Tirta Aditya/E03)

inibaru indonesia logo

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

Social Media

Copyright © 2024 Inibaru Media - Media Group. All Right Reserved