BerandaHits
Jumat, 10 Des 2020 09:02

Kabar Paslon Bupati Kendal Terlibat Korupsi Bansos Sepenuhnya Hoaks

Debat Publik Putaran Pertama Pilkada Kendal 2020. Kontestasi pemilihan bupati di Kendal diwarnai isu bernada hoaks di media sosial hingga hari pemilihan 9 Desember kemarin. (Krjogja/Unggul Priambodo)

Menjelang pilkada yang dilaksanakan 9 Desember 2020 lalu, muncul kabar buruk yang menimpa Calon Bupati dan Wakil Bupati Kendal nomor urut 3 Tino Indra Wardoyoo dan Mukh Mustamsikin. Katanya, kedua calon itu terlibat korupsi bansos Kemensos. Benarkah?<br>

Inibaru.id - Isu nggak sedap sempat menimpa Kontestan Pilkada Kendal 2020 nomor urut 03 Tino Indra Wardoyoo dan Mukh Mustamsikin. Isu ini dipicu adanya pesan berantai melalui Whatsapp yang menyebut pasangan calon nomor urut 3 ini terlibat kasus suap yang menimpa Mensos Juliari Batubara.

Pesan berantai tersebut berisi sebuah tangkapan layar unggahan Facebook milik akun Supri Yanto. Terdapat sebuah foto pamflet acara TVOne "Indonesia Lawyers Club (ILC)" dan disertai caption seperti berikut:

“Kabar gembira untuk kita semua, paslon no 3 ada ekstraknya (emoticon menutup mulut), lagi genting gentingnya di masa tenang, banyak kasus OTT para pejabat oleh KPK. Yang menohok sekali Pak Mensos yang kabarnya ada sangkut pautnya sama cakada Kendal, betulkah itu? Saksikan hanya di ILC, Selasa 8 Desember 2020, hanya di TV one.”

Bukti sebaran pesan berantai di Whatsapp. (Istimewa)

Di pamflet acara ILC tersebut juga terdapat judul “Korupsi Bansos Kemensos: Mengalir sampai Pilkada Kendal?”

Kabar miring tersebut kemudian ditelusuri lebih jauh. Untuk no WA 081213285XXX pengirim pesan berantai tadi sudah nggak bisa dihubungi. Selain itu nama akun Facebook Supri Yanti juga sudah nggak dapat ditemukan.

Bahkan untuk acara ILC yang tadi disebut akan menyiarkan acara korupsi bansos mensos ternyata hanya editan belaka. Di akun Twitter @tvonenews judul yang asli adalah “Dana Bansospun Dipungli”.

Berdasarkan penelusuran ini, bisa ditarik kesimpulan bahwa kabar yang menimpa Tino Indra Wardoyoo dan Mukh Mustamsikin bisa dipastikan sepenuhnya hoaks.

Pamflet palsu dan asli. (Istimewa)<br>

Nah, untuk warga Kendal, jangan asal percaya dengan hoaks semacam ini ya. Kalau kamu menemukan isu lain yang mungkin bernada hoaks, silakan hubungi Inibaru.id untuk penelusuran lebih lanjut ya, Millens! (IB28/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Statistik Catat Hanya Ada 2.591 Tunawisma di Seluruh Jepang

22 Feb 2026

Boleh Nggak Sih Pulang Setelah Tarawih 8 Rakaat di Masjid Lalu Witir di Rumah?

22 Feb 2026

Bersiap Sambut Pemudik, Jateng Akan Kebut Perbaikan Jalan

22 Feb 2026

Arus Mudik Lebaran 2026 dalam Bayang-Bayang Cuaca Ekstrem di Jateng

22 Feb 2026

Deretan Poster Humor Ramadan di Mijen; Viral dan Jadi Spot Ngabuburit Dadakan

22 Feb 2026

Manisnya Buah Tanpa Biji dan Perampokan Kemandirian

22 Feb 2026

Meriung Teater Ketiga 'Tengul' melalui Ruang Diskusi Pasca-pentas

22 Feb 2026

Ini Dokumen Wajib dan Cara Tukar Uang Baru Lebaran 2026 yang Perlu Kamu Tahu!

22 Feb 2026

Mengapa Orang Korea Suka Minum Alkohol dan Mabuk?

23 Feb 2026

Tren Makanan Kukusan Makin Populer, Sehat bagi Tubuh?

23 Feb 2026

Ratusan Jemaah Tiap Hari, Tradisi Semaan di Masjid Agung Kauman selama Ramadan

23 Feb 2026

Bukan Perlu atau Tidak, tapi Untuk Kepentingan Apa Perusahaan Media Adopsi AI

23 Feb 2026

Menelusuri Jejak Sejarah Intip Ketan, Camilan Warisan Sunan Kudus

23 Feb 2026

Akhir Penantian 8 Tahun Petani Geblog Temanggung Berbuah Embung Manis

23 Feb 2026

Viral, Harga Boneka Monyet Punch Naik Gila-gilaan di Internet!

24 Feb 2026

Negara Mana dengan Durasi Puasa 2026 yang Terlama dan Tersingkat?

24 Feb 2026

Menyusuri Peran Para Tionghoa di Kudus via Walking Tour 'Jejak Naga di Timur Kota'

24 Feb 2026

Antisipasi Banjir, Pemkot Semarang akan Rutin Bersihkan Sedimentasi Sungai

24 Feb 2026

Mudik 2026, Daop 4 Semarang 'Diserbu' 305 Ribu Penumpang

24 Feb 2026

Kawal Mimpi Situs Patiayam ke Level Nasional, Lestari Moerdijat: Secara Keilmuan Sudah Sangat Layak!

24 Feb 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: