BerandaHits
Sabtu, 9 Sep 2022 17:00

Juara Bertahan, Jateng Kembali Masuk Nominasi Layanan Investasi Terbaik 2022

Karena pelayanan perizinan berusaha cepat dan mudah, Provinsi Jawa Tengah kembali menjadi nomine untuk daerah dengan layanan investasi terbaik tahun ini. (Dok Pemprov Jateng)

Sempat menyabet gelar daerah dengan layanan investasi terbaik tahun lalu, Jateng kembali masuk lima besar nominasi Pelayanan Investasi 2022. Apa tolok ukurnya?

Inibaru.id - Nggak lebih dari 30 menit bagi Nurul Hidayah dan Hasanah untuk bisa mengantongi Nomor Induk Berusaha (NIB) di Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jateng. Nurul mengatakan, pelayanan di sana terbilang cepat, mudah, dan ramah.

"Mengurusnya mudah. Kami emak-emak dilayani dengan ramah," kata Nurul yang mengaku baru kali itu datang ke Kantor DPMPTSP.

Nurul dan Hasanah adalah dua pengusaha rumahan asal Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang. Mereka memproduksi bawang goreng dan keripik. Keduanya datang untuk mengurus izin usaha UKM olahan makanan, dari NIB One Single Submission (OSS) menjadi NIB Berbasis Risiko.

"Prosesnya cepat; dua izin kurang dari setengah jam. Ini juga gratis," tambah Hasanah. "Kalau mempunyai NIB, usaha kami diakui. Jadi, seperti KTP dalam dunia usaha."

Layanan Investasi Terbaik

Menurut Gubernur Ganjar, kemudahan dalam berinvestasi adalah yang terpenting. (Dok Pemprov Jateng)

Apa yang dirasakan Nurul dan Hasanah agaknya juga dialami banyak pengusaha kecil-menengah di Jateng. Hal ini dinyatakan langsung oleh Staf Khusus Menteri Investasi cum Kepala BKPM Bidang Peningkatan Pengusaha Nasional M Pradana Indraputra.

Melakukan uji petik kinerja PTSP dan percepatan pelaksanaan berusaha di Kantor DPMPTSP Jateng pada Kamis (8/9/2022), Pradana mengakui adanya kemudahan mengurus perizinan di Jateng. Ini membuat provinsi tersebut kembali masuk nominasi lima besar daerah dengan layanan investasi terbaik untuk periode 2022.

“Kami melakukan uji kebenaran; berdialog dengan gubernur, wakil gubernur, pelaku usaha, melihat sarana prasarana, serta berdiskusi dengan pelaku usaha di lobby Kantor PTSP; semuanya baik," ungkap Pradana. "Ini luar biasa bagus, karena Jateng merupakan juara bertahan (2021).”

Pradana mengatakan, ada hal mendasar dan spesial yang bikin Jateng juara dalam Layanan Investasi 2021. Pertama adalah komitmen pemimpin, yang mampu menyelaraskan OPD untuk menyukseskan sektor investasi. Selanjutnya adalah sarana prasarana yang nyaman, serta respons yang cepat dari pemangku kebijakan.

Jateng, menurut Pradana, memiliki figur Gubernur Ganjar Pranowo dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen yang bisa memimpin dan memadukan gerak investasi di Jateng. Hal itu menurutnya nggak banyak ditemukan di daerah atau lembaga lain di Indonesia.

“Paling tidak Jawa Tengah masuk lima besar. Nah, yang sedang kami nilai adalah peringkat pertama sampai ketiga,” paparnya.

Juara adalah Bonus

Menanggapi kemungkinan Jateng kembali masuk nominasi layanan investasi terbaik 2022, Gubernur Ganjar Pranowo mengatakan, itu hanyalah bonus. (Dok Pemprov Jateng)

Menanggapi hal ini, Gubernur Ganjar Pranowo mengatakan, titel juara dalam layanan investasi adalah bonus. Menerima tim penilai di kantornya, Kamis (8/9), politikus PDI-P itu menyatakan, hal yang lebih penting adalah terlayaninya investor dengan prinsip cepat, mudah, dan bebas dari korupsi.

“Kita belajar, juara bukan tujuan, tapi bahwa dalam berinvestasi ada kemudahan. Ada insentif yang diberikan, apalagi dalam situasi sulit seperti ini. Mindset pemda harus menyediakan layanan yang baik, cepat, mudah, tidak ada korupsi, dan tidak ada pungli," urainya.

Didampingi Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen, Ganjar mengatakan bahwa pihaknya juga mewajibkan dinas di lingkup Pemprov Jateng untuk menciptakan inovasi layanan bagi masyarakat.

Ganjar mengatakan, investasi bukan saja urusan DPMPTSP. Oleh karena itu, dia meminta seluruh sektor di Pemprov Jateng untuk mendukung. Dia juga berharap saran dari Kementerian Investasi guna meningkatkan investasi di Jawa Tengah.

Nah, jika mengurus perizinan untuk berusaha nggak lagi sulit dan lama, pastinya warga Jateng baik yang muda maupun tua makin bersemangat untuk mengembangkan bisnisya. Iya kan, Millens? (Siti Khatijah/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Belajar dari Burung Dodo: Ketika Dunia Berubah, Bertahan Saja Tidak Cukup

1 Mei 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: