BerandaHits
Selasa, 20 Jan 2025 17:21

Gapeka 2025 Mulai 1 Februari, Daop 4 Semarang Tambah 2 KA Baru dan 4 Perjalanan Reguler

Mulai 1 Februari, KAI Daop 4 Semarang menerapkan Gapeka 2025. (KAI)

Dengan kehadiran dua kereta api baru dan penambahan empat perjalanan reguler di KA Daop 4 Semarang, meningkatkan aksesibilitas serta kenyamanan bagi pelanggan.

Inibaru.id - PT Kereta Api Indonesia (Persero) akan mulai menerapkan Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2025 pada 1 Februari mendatang, menggantikan Gapeka 2023 yang sebelumnya berlaku.

FYI, Gapeka berfungsi sebagai panduan dalam mengatur perjalanan kereta api, mencakup informasi mengenai stasiun, waktu tempuh, jarak, kecepatan, serta posisi perjalanan KA secara grafis untuk memastikan kelancaran operasional.

Diterangkan Manager Humas Daop 4 Semarang Franoto Wibowo, bahwa penerapan Gapeka 2025 akan meningkatkan layanan bagi pelanggan.

“Mulai 1 Februari, Daop 4 Semarang akan beroperasi dua kereta api baru serta menambah empat perjalanan reguler setiap harinya. Hal ini sejalan dengan komitmen KAI untuk meningkatkan aksesibilitas dan kenyamanan perjalanan kereta api,” jelasnya.

KA Baru dan Perjalanan Tambahan

Salah satu keuntungan untuk penumpang adalah waktu tempuh yang lebih cepat. (Ist via Rmol)

Dua KA baru yang akan dioperasikan di wilayah Daop 4 Semarang, yaitu:

  • KA Gunung Jati: Melayani rute Semarang Tawang Bank Jateng-Tegal-Gambir (PP);
  • KA Sancaka Utara: Melayani rute Surabaya-Cepu-Gambringan-Gundih-Solo-Yogyakarta-Cilacap (PP).

Selain itu, terdapat peningkatan frekuensi perjalanan reguler pada beberapa rute favorit:

  • KA Argo Merbabu (Semarang-Jakarta PP): Dari satu menjadi tiga perjalanan PP per hari;
  • KA Harina (Surabaya-Semarang-Bandung PP): Dari satu menjadi dua perjalanan PP per hari;
  • KA Menoreh (Semarang-Jakarta PP): Dari satu menjadi dua keberangkatan menuju Jakarta per hari.

Fasilitas dan Kapasitas Tempat Duduk

Franoto menambahkan bahwa KA baru ini menawarkan kenyamanan dengan rangkaian kelas campuran. KA Gunung Jati menggunakan kelas eksekutif dan ekonomi new image dengan total kapasitas 520 tempat duduk, sementara KA Sancaka Utara memiliki kelas eksekutif dan bisnis dengan kapasitas 456 tempat duduk.

“Dengan beroperasinya KA baru dan penambahan perjalanan KA, Daop 4 Semarang pada pemberlakukan Gapeka 2025 total menambah 4.372 tempat duduk per harinya untuk mengakomodir kebutuhan masyarakat menggunakan transportasi KA,” terang Franoto.

Pemesanan Tiket

Tiket untuk KA baru dan perjalanan tambahan sudah tersedia melalui aplikasi Access by KAI, situs kai.id, serta mitra penjualan resmi lainnya.

“Kami berharap peningkatan perjalanan ini dapat memberikan kemudahan dan lebih banyak pilihan bagi masyarakat untuk bepergian dengan moda transportasi yang nyaman, aman, serta ramah lingkungan,” tambah Franoto.

Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi layanan pelanggan KAI di stasiun, Contact Center KAI melalui telepon di 121, WhatsApp 08111-2111-121, email cs@kai.id, atau media sosial KAI121.

Jadwal Perjalanan KA Baru

Berikut jadwal perjalanan untuk KA Gunung Jati dan KA Sancaka Utara:

  • KA Gunung Jati (Semarang-Jakarta): Berangkat dari Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng pukul 15.45 WIB dan tiba di Stasiun Gambir pukul 21.35 WIB;
  • KA Gunung Jati (Jakarta-Semarang): Berangkat dari Stasiun Gambir pukul 09.00 WIB dan tiba di Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng pukul 14.43 WIB;
  • KA Sancaka Utara (Surabaya-Cilacap): Berangkat dari Stasiun Surabaya Pasarturi pukul 07.00 WIB dan tiba di Stasiun Cilacap pukul 15.58 WIB;
  • KA Sancaka Utara (Cilacap-Surabaya): Berangkat dari Stasiun Cilacap pukul 17.10 WIB dan tiba di Stasiun Surabaya Pasarturi pukul 02.58 WIB.

Selain itu, KA Argo Merbabu, KA Harina, dan KA Menoreh juga mengalami perubahan jadwal dan penambahan perjalanan sesuai dengan kebutuhan pelanggan.

Wah, makin menarik ya pelayanan yang diberikan KAI Daop 4 Semarang? Yuk ah, bepergian pakai kereta saja, Millens! (Siti Zumrokhatun/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Belajar dari Burung Dodo: Ketika Dunia Berubah, Bertahan Saja Tidak Cukup

1 Mei 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: