BerandaHits
Sabtu, 17 Jul 2020 10:46

Delapan Tamu Rombongan Kemenparekraf Positif Corona, Hotel di Solo Tutup

Ilustrasi: Swab test. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Nggak mau menunggu hasil swab test, salah seorang rombongan Kemenparekraf terbang ke Solo. Hasil tes menunjukkan seluruh anggota rombongan positif sehingga membuat dua hotel harus ditutup selama sepuluh hari.<br>

Inibaru.id – Dua hotel yang ada di Kota Solo, Jawa Tengah, ditutup lantaran delapan tamu yang menginap dipastikan positif Covid-19. Hal ini diungkap oleh Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Solo, Ahyani.

Menurut pemerintah Kota Solo, hotel-hotel berbintang empat tersebut akan ditutup selama sepuluh hari.

“Kami tutup mulai hari ini untuk penyemprotan disinfektan. Pegawai hotel yang kontak langsung kami contact tracing mulai dari resepsionis sampai pelayan 6kamar,” ucap Ahyani pada Kamis (16/7/2020).

Ahyani juga mengungkapkan, para pengunjung yang positif virus corona berasal dari rombongan pegawai Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Salah seorang di antaranya akan menjadi narasumber acara yang akan diadakan di salah satu universitas di kota tersebut.

Ilustrasi: Tes Covid-19. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)<br>

Sebelum terbang ke Solo, ajudan dari sang narasumber tersebut sebenarnya sempat menjalani tes swab karena merasakan gejala ringan virus corona. Namun, dia nggak mau menunggu hasil tes tersebut karena harus masuk ke dalam pesawat.

Sebelumnya, sang ajudan sudah membawa surat keterangan sehat berdasarkan hasil rapid test.

“Ternyata setelah sampai di sini, hasil tes PCR-nya positif,” terang Ahyani.

Setelah hasil tes PCR keluar, petugas Dinas Kesehatan (Dinkes) Solo pun langsung memeriksa seluruh rombongan Kemenparekraf. Hasilnya, delapan orang dipastikan positif Covid-19.

Rombongan ini kemudian meminta untuk dikarantina secara mandiri di hotel karena nggak mengeluhkan gejala kesehatan. Namun, permintaan ini ditolak Pemkot Solo karena berarti harus ada dokter yang memantau kondisi kesehatan mereka. Seluruh anggota rombongan pun dibawa ke RS.

“Kami langsung bawa mereka untuk isolasi di rumah sakit. Karena kami nggak yakin mereka bisa isolasi mandiri di hotel,” ucap Ahyani.

Fase new normal jika nggak diikuti pelaksanaan protokol kesehatan yang baik justru bisa memicu penularan virus corona yang lebih buruk. Kalau menurutmu, apakah kebijakan ini perlu dikaji ulang, Millens? (Cnn/IB09/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Belajar dari Burung Dodo: Ketika Dunia Berubah, Bertahan Saja Tidak Cukup

1 Mei 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: