BerandaHits
Rabu, 9 Jun 2020 17:00

Benarkah Biji Jambu dan Biji Cabai Bisa Sebabkan Usus Buntu?

Benarkah Biji Jambu dan Biji Cabai Bisa Sebabkan Usus Buntu?

Ilustrasi biji cabai. (Rumah Zakat)

Beberapa orang percaya jika menelan biji jambu dan biji cabai dapat menyebabkan usus buntu. Benarkah demikian? Simak yuk, penjelasannya

Inibaru.id - Radang usus buntu adalah masalah kesehatan yang terjadi akibat peradangan di saluran pencernaan. Seringkali, masalah kesehatan ini menyebabkan rasa nyeri yang sangat parah. Pengobatannya juga biasanya harus dengan prosedur operasi.

Banyak orang yang menyalahkan makanan sebagai penyebab langsung dari radang usus buntu, khususnya yang keras dan sulit untuk dicerna. Makanan-makanan ini dianggap bisa menyumbat usus buntu dan menyebabkan peradangan. Dua jenis makanan yang seringkali disalahkan adalah biji cabai dan biji jambu.

Berdasarkan sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam Asian Pasific Journal of Tropical Biomedicine, anggapan bahwa biji jambu dan biji cabai bisa menyebabkan radang usus buntu ternyata nggak benar. Meskipun sangat keras, kedua jenis biji ini nggak serta merta akan langsung menyebabkan radang usus buntu setelah ditelan.

Dari 2.000 kasus yang diteliti dalam studi tersebut, hanya satu kasus radang usus buntu yang disebabkan oleh biji buah. Hal ini berarti, risiko mengalami radang usus buntu akibat makan jambu biji atau biji buah lainnya hanya sekitar 0,05 persen.

Hal tersebut dikarenakan sistem pencernaan manusia sudah memiliki cara khusus untuk melumatkan makanan, yakni dengan enzim yang bersifat asam. Setelah kamu mengunyah makanan, otomatis makanan akan dihancurkan oleh enzim tersebut. Enzim ini cukup kuat untuk menghancurkan benda keras seperti biji jambu atau biji cabai.

Biji jambu. (ceritamedan)
Biji jambu. (ceritamedan)

Hasil penelitian ini dibenarkan oleh dokter Spesialis Gizi Klinik, dr Johanes Chadrawinata, SpGK. Dia mengatakan bahwa mitos biji-bijian menyebabkan usus buntu hanyalah mitos.

"Itu hoax. Sebenarnya kalau ditanya ke dokter bedah yang menangani usus buntu, pernah enggak menemukan jambu batu di situ? Ya tidak ada. Jadi itu semuanya mitos," ujar Johanes.

Menurut Johanes, radang usus buntu cenderung lebih dipengaruhi oleh faktor genetik atau keturunan. Seorang anak yang memiliki orang tua berpenyakit usus buntu memiliki risiko 10 kali lipat terkena penyakit yang sama dibandingkan dengan anak dari orang tua yang nggak pernah mengalaminya.

Selain itu, golongan darah juga bisa mempengaruhi risiko ini. Mereka yang memiliki golongan darah A lebih berisiko terkena penyakit ini daripada orang dengan golongan darah O.

Peradangan usus buntu harus ditangani dengan cepat, Millens. Jika sampai usus terus meradang dan akhirnya pecah, bisa memicu infeksi yang berbahaya. Jika nggak kunjung ditangani, bisa jadi membuat nyawa melayang.

Melihat fakta ini, nggak perlu khawatir berlebihan kalau nggak sengaja mengonsumsi biji jambu atau biji cabai, Millens. Nggak akan bikin radang usus buntu, kok. (Kom/IB24/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Iri dan Dengki, Perasaan Manusiawi yang Harus Dikendalikan

27 Mar 2025

Respons Perubahan Iklim, Ilmuwan Berhasil Hitung Jumlah Pohon di Tiongkok

27 Mar 2025

Memahami Perasaan Robot yang Dikhianati Manusia dalam Film 'Companion'

27 Mar 2025

Roti Jala: Warisan Kuliner yang Mencerminkan Kehidupan Nelayan Melayu

27 Mar 2025

Jelang Lebaran 2025 Harga Mawar Belum Seharum Tahun Lalu, Petani Sumowono: Tetap Alhamdulillah

27 Mar 2025

Lestari Moerdijat: Literasi Masyarakat Meningkat, tapi Masih Perlu Dorongan Lebih

27 Mar 2025

Hitung-Hitung 'Angpao' Lebaran, Berapa Banyak THR Anak dan Keponakan?

28 Mar 2025

Setengah Abad Tahu Campur Pak Min Manjakan Lidah Warga Salatiga

28 Mar 2025

Asal Usul Dewi Sri, Putri Raja Kahyangan yang Diturunkan ke Bumi Menjadi Benih Padi

28 Mar 2025

Cara Menghentikan Notifikasi Pesan WhatsApp dari Nomor Nggak Dikenal

28 Mar 2025

Hindari Ketagihan Gula dengan Tips Berikut Ini!

28 Mar 2025

Cerita Gudang Seng, Lokasi Populer di Wonogiri yang Nggak Masuk Peta Administrasi

28 Mar 2025

Tren Busana Lebaran 2025: Kombinasi Elegan dan Nyaman

29 Mar 2025

AMSI Kecam Ekskalasi Kekerasan terhadap Media dan Jurnalis

29 Mar 2025

Berhubungan dengan Kentongan, Sejarah Nama Kecamatan Tuntang di Semarang

29 Mar 2025

Mengajari Anak Etika Bertamu; Bekal Penting Menjelang Lebaran

29 Mar 2025

Ramadan Tetap Puasa Penuh meski Harus Lakoni Mudik Lebaran

29 Mar 2025

Lebih dari Harum, Aroma Kopi Juga Bermanfaat untuk Kesehatan

29 Mar 2025

Disuguhi Keindahan Sakura, Berikut Jadwal Festival Musim Semi Korea

29 Mar 2025

Fix! Lebaran Jatuh pada Senin, 31 Maret 2025

29 Mar 2025