BerandaHits
Sabtu, 12 Sep 2025 11:01

Apa Sih Bedanya Marka Jalan Berwarna Putih dan Kuning?

Marka jalan kuning yang sedang dicat. (Antara/Dedhez Anggara)

Marka jalan ada yang kuning dan putih. Kepikiran nggak apa sih beda dari dua jenis warna tersebut di jalan raya?

Inibaru.id – Saat berkendara di jalan raya, kita pasti sering menjumpai berbagai marka jalan dengan warna yang berbeda. Dua warna yang paling sering terlihat di atas aspal adalah putih dan kuning. Meskipun keduanya tampak sederhana, ternyata ada perbedaan penting yang mendasari penggunaannya.

Bukan sekadar estetika, warna-warna ini ternyata memiliki makna tertentu yang berkaitan langsung dengan keselamatan dan aturan lalu lintas.

Menurut Victor Assani, Ketua Bidang Road Safety and Motorsport Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), penggunaan warna marka jalan ada di Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor PM 34 Tahun 2014 yang mengatur tentang marka jalan. Di dalam peraturan tersebut dijelaskan bahwa marka jalan berwarna kuning digunakan di jalan nasional, sementara marka putih lebih sering ditemui di jalan non-nasional.

“Pada Pasal 16 ayat (2) Permenhub, marka jalan yang membujur dengan warna putih dan kuning memiliki fungsi dan peruntukan yang berbeda. Marka kuning biasanya digunakan untuk jalan nasional, sementara putih untuk jalan selain jalan nasional,” ujar Victor sebagaimana dinukil dari Kompas, Minggu (6/9/2025).

Fungsi Marka Kuning

Marka kuning umumnya digunakan pada jalan nasional atau jalan utama, yang memiliki tingkat lalu lintas yang lebih padat. Oleh karena itu, marka kuning berfungsi sebagai pembatas yang lebih tegas.

Dalam peraturan tersebut, marka kuning dapat berupa garis utuh atau putus-putus yang menunjukkan pembatas antar jalur atau lajur, dan juga sebagai peringatan tanda tepi jalur. Garis kuning ini sering kali ditemukan di jalan-jalan besar seperti jalan tol atau jalan-jalan dengan arus lalu lintas yang tinggi seperti di Pantura.

Fungsi Marka Putih

Marka jalan berwarna putih. (Freepik/by evening_tao)

Sebaliknya, marka putih lebih sering kita jumpai di jalan perkotaan atau jalan non-nasional. Warna putih ini lebih digunakan untuk mengatur arus lalu lintas secara sederhana dan fleksibel. Sebagai contoh, marka putih dapat berupa garis putus-putus yang berfungsi sebagai pembagi lajur, atau garis utuh yang menunjukkan tepi jalur lalu lintas pada sisi kiri jalan.

Fungsi marka putih memang cenderung lebih fleksibel dan umum, yang bertujuan untuk memberikan batasan yang jelas namun tidak seketat marka kuning. Sebagai contoh, pada jalan-jalan di kota, marka putih sering digunakan untuk membatasi jalur sepeda, trotoar, atau pemisahan antar jalur kendaraan.

Mengapa Perbedaan Ini Penting?

Penting untuk diketahui bahwa pemahaman tentang perbedaan marka jalan putih dan kuning sangat berpengaruh pada keselamatan berkendara. Kesalahan dalam menafsirkan marka ini bisa berisiko menimbulkan kecelakaan atau bahkan menyebabkan pengemudi ditilang. Oleh karena itu, mengenali dan memahami arti dan fungsi dari setiap warna marka jalan adalah bagian penting dari kesadaran berlalu lintas yang aman.

Jadi, ketika kamu berada di jalan raya, jangan sepelekan warna-warna marka tersebut, ya, Gez? Masing-masing punya peran besar dalam menjaga kelancaran dan keselamatan arus lalu lintas. Makanya jangan dilanggar. (Arie Widodo/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Menjaga Napas Rawa Gambut yang Kian Rentan Terbakar

29 Okt 2026

Poke Wayang, Ketika Pikachu dan Wayang Kulit Bertemu dalam Satu Panggung

30 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: