BerandaHits
Sabtu, 8 Mar 2019 12:49

7 Kecamatan Terendam Banjir, Pemkab Ponorogo Siapkan Tempat Evakuasi

7 Kecamatan Terendam Banjir, Pemkab Ponorogo Siapkan Tempat Evakuasi

Kondisi di Kelurahan Paju, Kota Ponorogo. (suarakumandang.com)

Intensitas hujan yang meningkat dari awal bulan ini telah mengakibatkan banjir di beberapa wilayah Indonesia. Bahkan di Ponorogo tercatat ada 7 kecamatan yang terendam banjir dan mengharuskan warganya untuk mengungsi.

Inibaru.id – Curah hujan tinggi dan tanggul jebol di Kecamatan Sambit dan Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo membuat sebagian wilayah di kabupaten tersebut terendam banjir.

Detik.com, Kamis (7/3) mencatat, ada 7 kecamatan yang terendam cukup parah seperti Siman, Balong, Sukorejo, Ponorogo, Slahung, Kauman dan Mlarak. Karena itu, sebagian besar warga di wilayah-wilayah ini harus dievakuasi. Tercatat ada 450 warga yang mengungsi. Mereka dibagi ke dua posko yaitu Gedung Sasana Praja dan Masjid Agung.

Akses utama penghubung antarprovinsi di Jalan Raya Ponorogo-Wonogiri pun terendam sedalam 50 cm. Alhasil, banyak kendaraan yang mogok. Curah hujan yang tinggi juga mengakibatkan longsor di Desa Cepoko, Kecamatan Ngrayun.

Untuk menyikapi bencana tersebut, pihak Pemkab bekerja sama dengan TNI, Polri serta petugas BPBD melakukan evakuasi dan menyiapkan tempat pengungsian. Sayangnya, proses evakuasi terhambat karena minimnya persediaan perahu karet.

Kondisi yang paling memprihatinkan dialami warga di Dusun Prayungan, Kelurahan Paju yang terisolir. Banjir mencapai ketinggian 1 meter sehingga membuat warga harus berjalan kaki melewati banjir demi sampai ke tempat pengungsian.

"Iya kalau warga sana mengungsi ke masjid setempat, perahu karet kita cuma punya 3 dan sudah dipakai di tempat lain. Warga di sana terpaksa ke tempat pengungsian harus berjalan," kata Kepala BPBD Ponorogo Imam Bashori kepada Detik.com.

Semoga banjir lekas surut dan warga dapat beraktivitas seperti biasa ya, Millens. (IB23/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Iri dan Dengki, Perasaan Manusiawi yang Harus Dikendalikan

27 Mar 2025

Respons Perubahan Iklim, Ilmuwan Berhasil Hitung Jumlah Pohon di Tiongkok

27 Mar 2025

Memahami Perasaan Robot yang Dikhianati Manusia dalam Film 'Companion'

27 Mar 2025

Roti Jala: Warisan Kuliner yang Mencerminkan Kehidupan Nelayan Melayu

27 Mar 2025

Jelang Lebaran 2025 Harga Mawar Belum Seharum Tahun Lalu, Petani Sumowono: Tetap Alhamdulillah

27 Mar 2025

Lestari Moerdijat: Literasi Masyarakat Meningkat, tapi Masih Perlu Dorongan Lebih

27 Mar 2025

Hitung-Hitung 'Angpao' Lebaran, Berapa Banyak THR Anak dan Keponakan?

28 Mar 2025

Setengah Abad Tahu Campur Pak Min Manjakan Lidah Warga Salatiga

28 Mar 2025

Asal Usul Dewi Sri, Putri Raja Kahyangan yang Diturunkan ke Bumi Menjadi Benih Padi

28 Mar 2025

Cara Menghentikan Notifikasi Pesan WhatsApp dari Nomor Nggak Dikenal

28 Mar 2025

Hindari Ketagihan Gula dengan Tips Berikut Ini!

28 Mar 2025

Cerita Gudang Seng, Lokasi Populer di Wonogiri yang Nggak Masuk Peta Administrasi

28 Mar 2025

Tren Busana Lebaran 2025: Kombinasi Elegan dan Nyaman

29 Mar 2025

AMSI Kecam Ekskalasi Kekerasan terhadap Media dan Jurnalis

29 Mar 2025

Berhubungan dengan Kentongan, Sejarah Nama Kecamatan Tuntang di Semarang

29 Mar 2025

Mengajari Anak Etika Bertamu; Bekal Penting Menjelang Lebaran

29 Mar 2025

Ramadan Tetap Puasa Penuh meski Harus Lakoni Mudik Lebaran

29 Mar 2025

Lebih dari Harum, Aroma Kopi Juga Bermanfaat untuk Kesehatan

29 Mar 2025

Disuguhi Keindahan Sakura, Berikut Jadwal Festival Musim Semi Korea

29 Mar 2025

Fix! Lebaran Jatuh pada Senin, 31 Maret 2025

29 Mar 2025