BerandaHits
Rabu, 18 Okt 2022 13:42

275 Calon TKI dari Jateng Siap Ikuti Seleksi untuk Berangkat ke Jepang

Program magang ke Jepang diperuntukkan kepada warga Jawa Tengah yang kurang mampu. (Jatengprov)

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Tengah kembali membuka program magang ke Jepang. Sebanyak 275 calon TKI siap mengikuti tahap seleksi dan akan berangkat awal tahun 2023.

Inibaru.id - Karena pandemi Covid-19, program magang ke Jepang yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Tengah sempat berhenti. Tapi kini, Disnakertrans Jateng membuka program itu kembali. Sebanyak 275 akan mengikuti tahap seleksi dari 496 orang yang mendaftar.

Sekretaris Disnakertrans Jateng Defransisco Dasilva Tavares mengatakan, rangkaian seleksi dan pelatihan dimulai 10 Oktober 2022, sementara pemberangkatan direncanakan awal tahun 2023.

Sebagai informasi, tahun 2018 pekerja Jateng yang diberangkatkan ke Jepang mencapai 144 orang di tahap 1 dan 233 di tahap 2. Sementara, pada 2019 dari 185 orang yang lolos di tahap 1 separuhnya lebih diberangkatkan ke Jepang.

“Program magang ke Jepang ini dprioritaskan untuk orang kurang mampu, karena semua tahapan free, tidak ada pungutan apapun. Hal itu sejalan dengan upaya pengentasan kemiskinan yang dijalankan oleh Pemprov Jateng,” jelas Defransisco, Senin (17/10/2022).

Abdul Rosyid, calon peserta asal Pemalang bercerita, dirinya mendapat informasi program ini dari Lembaga Pelatihan Kerja (LPK). Dia bertekad mengikuti seleksi untuk mewujudkan mimpinya memiliki bengkel dan membuka toko sembako.

“Saudara saya juga pernah mengikuti magang ke Jepang ini juga. Katanya kerja di Jepang itu nyaman. Sudah terbukti saudara saya sudah punya usaha dari upah magang di Jepang. Nah saya juga ingin mengumpulkan modal," jelasnya.

Tahap Persiapan Gratis

Tahap pembekalan mulai dari persiapan, penginapan hingga pelatihan peserta dibiayai oleh APBD Jateng. (Jatengprov)

Kepala Bidang Pelatihan Kerja dan Produktivitas Disnakertrans Jateng Masduqi mengatakan, para peserta yang lolos juga akan dibekali Latihan fisik, keterampilan bahasa dan budaya Jepang.

"Mereka akan kerja di berbagai sektor, contohnya pertanian, konstruksi manufaktur, hingga care giver atau perawat. Jadi di Jepang mereka akan bekerja selama 3 tahun," jelasnya.

Selama persiapan peserta dibiayai oleh APBD Jateng. Mulai dari penginapan, hingga pelatihan. Sedangkan biaya transportasi pemberangkatan ke Jepang dan pengecekan kesehatan ditanggung para peserta.

"Tes fisik pelatihan bahasa selama lebih kurang sepuluh bulan di Jateng. Jika lolos mereka kemudian difasilitasi Kementerian Tenaga Kerja sifatnya gratis," terangnya.

Masduki mengakui pekerja asal Jawa Tengah disukai oleh pemberi kerja di Jepang lantaran etos kerja dan tingkah laku yang baik.

"Sebulan paling tidak pekerja magang bisa mendapatkan upah Rp 10 juta. Belum ditambah lembur. Tahun pertama belum ada lembur, tahun kedua ketiga sudah ada lembur," pungkasnya.

Semoga mereka yang lolos seleksi dan kini sedang mempersiapkan diri berangkat ke Jepang bisa melakukan pekerjaannya dengan lancar! Dan, semoga bisa pulang ke Tanah Air untuk mendirikan usaha sendiri! (Siti Khatijah/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Belajar dari Burung Dodo: Ketika Dunia Berubah, Bertahan Saja Tidak Cukup

1 Mei 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: