BerandaCOVID 19
Rabu, 17 Nov 2020 10:05

Nggak Murah, Segini Rata-Rata Biaya Perawatan Pasien Covid-19

Biaya perawatan satu pasien Covid-19 cukup mahal. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Hasbullah Thabrany melakukan survei biaya perawatan pasien Covid-19 di 9 provinsi. Hasilnya, rata-rata satu orang bisa mencapai Rp 189 juta.<br>

Inibaru.id - Biaya perawatan satu pasien Covid-19 ternyata nggak murah. Data itu disampaikan oleh Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Hasbullah Thabrany. Berdasarkan kajian yang dia survei di 9 provinsi, rata-rata biaya perawatan satu pasien Covid-19 yaitu Rp 184 juta dalam waktu perawatan rata-rata 16 hari.

"Biayanya rata-rata habis Rp 184 juta, dan itu rata-rata perawatannya 16 hari saja," kata Hasbullah dalam diskusi virtual bertajuk. "Perhitungan Rugi-rugi Kena Penyakit", Senin (16/11/2020).

Selain itu, dia juga memaparkan bahwa biaya paling tinggi dalam penanganan satu orang pasien Covid-19 bisa mencapai Rp 446 juta. Jumlah itu akan semakin berat diterima seseorang apabila kehilangan gaji, upah, bahkan usaha akibat pandemi Covid-19. Meskipun begitu dia mengungkapkan bahwa biaya akibat Covid-19 sudah dijamin oleh negara.

Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Hasbullah Thabrany. (Beritasatu)<br>

Pemerintah memang telah menganggarkan penanganan Covid-19 sebesar Rp 695,2 triliun. Perubahan APBN ini ditetapkan melalui Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2020 yang berlaku sejak diundangkan pada tanggal 25 Juni 2020.

Namun, Hasbullah juga menegaskan bahwa meskipun biayanya sudah ditanggung, bukan berarti masyarakat bisa menyepelekan Covid-19 karena sudah ditanggung biayanya oleh negara. "Duit APBN itu kan duit kita semua. Jadi kalau kita ambil seenaknya aja kan ambil duit bersama," ujarnya.

Maka dia mengimbau agar masyarakat nggak egois dan nggak menyepelekan Covid-19, contohnya dengan menerapkan protokol kesehatan. Jika masyarakat nggak disiplin, dapat merugikan negara dengan biaya besar yang telah dikeluarkan untuk menghadapi Covid-19.

"Gunakan masa sehatmu, sebelum sakitmu. Terlebih kekhawatiran secara psikologis juga enggak bisa diukur dengan uang. Jadi harus kita pikir bersama bahwa lebih baik jangan sakit," tegasnya.

Nah, cukup mahal bukan? Jadi daripada menghabiskan duit negara lebih baik jaga diri saja ya, Millens. (Kom/IB28/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Menjaga Napas Rawa Gambut yang Kian Rentan Terbakar

29 Okt 2026

Poke Wayang, Ketika Pikachu dan Wayang Kulit Bertemu dalam Satu Panggung

30 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: